Air Mata di Hari Persandingan
Al Kahfisaya terima nikah dan kawinnyasambutan pengantin wanitaniat menikah karena allahucapan pernikahan yang menyentuh hati
Apakah itu semua tak layak untukku, Allah, ataukah dia yang terlalu sempurna, lalu diriku yang terlalu hina?
Aisyah menyeka airmata yang mengalir deras di pipinya, lalu ia pun segera meraih ponselnya yang tiba-tiba bergetar.
"Assalamu'alaikum, Ma," ucap Aisyah menyapa mama mertua yang menghubunginya itu.
"Ai, apa Bram nggak ada di rumah sekarang? Mama hubungin kok nggak direspon?"
"Mas Bram keluar sebentar, Ma."
Beliebte Kapitel