Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tuan Felix, Nona Minta Tanggung Jawabmu!

Tuan Felix, Nona Minta Tanggung Jawabmu!

Matanya bertemu dengan mata Rein. Dan saat menatap mata itu, ada hal yang membuat Rhea ingin menarik kembali pertanyaannya. “Kau tidak melakukan kesalahan apa pun,” kata Felix, suaranya pelan. “Aku hanya sedang berpikir.” “Berpikir tentang apa, Tuan?” ***
10990 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Matanya memerah, penuh kekecewaan. "Saya juga tidak tahu, Pak. Yang jelas, Buk Salwa menulis surat ini sebelum beliau meninggal di kecelakaan pesawat waktu itu, Pak," jawab Pak Jhon, setensng mungkin. Mas Andra tersenyum getir, membuang pandangannya ke sembarang. "Apa anda bisa menunjukkan kepada saya, bukti kalau istri saya yang membuat surat itu? Bisa saja, ini ada konspirasi besar dari orang-orang yang ingin menguasai harta istri saya."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Suami Tak Ada Akhlak

Suami Tak Ada Akhlak

"Maafin Matun yang sellau merepotkan kalian Pak, Mak. Matun mohon doanya untuk keputusan Matun kali ini." Mbah Supi dan Mbah Makijan mengangguk. Matun segera memeluk ibunya dengan tangis yang sulit diartikan. Tangis karena sakit melihat perselingkuhan sang suami, atau tangis haru karena merasa beruntung sudah dibukakan bagaimana kebusukan pria itu. "Terima kasih, Pak, Mak." ***
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Kemudian, dia seperti terpikir sesuatu dan menatapku dengan ekspresi rumit. Beberapa saat kemudian, dia menelepon sekretarisnya. Wajahnya berubah cerah. "Kamu sebaiknya lihat ini dulu." Itu adalah berita trending hari ini. Seorang pria berpakaian compang-camping berlutut di depan rumah Keluarga Jusman dengan papan bertuliskan "Karen tidak punya etika profesional, licik, dan menindas yang lemah. Tolong beri keadilan".
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

sahut si Mami. "Jadi gimana, Mi? Utang gue yang kemarin lunas, ya? Malah harusnya Mami tambahin lagi buat gue. Ini cewek cantik banget, Mi. Masih muda banget, masih terik. Rugi dong gue kalau cuman jual murah ke Mami." Tidak salah lagi, Taufan menjual dirinya mungkin ke seorang mucikari. Karena samar Laura mendengar suara musik seperti di sebuah bar atau ... entahlah.
10981 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Si Gendut Penakluk Bos

Si Gendut Penakluk Bos

ucap Matteo tegas dan penuh keyakinan pada keluarga besar Taslim. ####
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

tanya Satria sambil mengalihkan pandangannya pada Pak Taufik. Pak Taufik pun menangis di dalam hati karena harus mencari cara untuk menjelaskan pada Satria tentang masalah ini tanpa membuat Tuannya itu tersinggung. 'Ah, nasibku buruk sekali hari ini,' pikirnya. "Suami netizen itu adalah—"
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

Alih-alih menjawab pertanyaan Sulis, Malati bertanya hal lain, “Kita kemana sekarang?” “Kita akan bertemu dengan Claire. Dia putrinya Laura Tan. Profesor Matematika yang mencurigakan itu!” jawab Sulis dengan mencengkram setir dengan begitu kuat. “Kau sakit?” tanya Malati melihat Sulis memakai sweater leher kura-kura. Sulis tertawa tiba-tiba. “No, aku tidak sakit! Aku hanya menutupi bekas kissmark pacarku!” katanya dengan mengedipkan matanya di depan spion tengah.
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Paling tidak, dia tak perlu melambaikan tangan atau berbasa-basi dengan Chacha. Matari masih melambaikan tangan pada Nenek hingga dia menghilang di tikungan. Pak Sur mulai menyetel lagu-lagu jadul favoritnya yang Matari tak yakin siapa namanya. Dia banyak berbicara soal kota kecil ini, tentang cuaca yang tak tentu dan soal pekerjaannya. Matari tak banyak menanggapi, meskipun sesekali dia mengangguk dan berpura-pura antusias. Saat setengah perjalanan, teleponnya berdering.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Berbagi Suami dengan Sahabat Sendiri

Berbagi Suami dengan Sahabat Sendiri

tandas Pak Luqman sembari melekatkan jari telunjuknya pada mulut. Bu Fatimah tersentak, beliaupun langsung membuang pikiran buruknya. Berharap keselamatan selalu menaungi keluarga besar mereka. Di sisi lain, Fajrul masih mengelus perut Una dengan lembut. Membacakan doa-doa kemudian meniupnya sebanyak tiga kali. 'Apa Mas Fajrul juga sebahagia ini saat tahu bahwa Qia sedang mengandung Sulaiman dulu?' gumam Una dalam batin. Sejatinya ia belum bisa melupakan semua yang diceritakan Qia padanya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai matan sulam taufiq
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status