Suamiku Jadul
kataku coba memberikan pengertian.
“Enak kali mancingnya, Kak, hobby-ku mancing,” jawabnya tanpa melihatku.
“Hei, hobby ya, hobby, tapi jangan merugikan orang, itu ikan bukan ikan gratis, yang kami besarkan itu mulai kecil, jangan sampai hobbymu merugikan orang,” aku akhirnya lepas kendali.
“Maaf, maaf,” katanya lalu tertawa.
Sebel.
Ketika malam tiba, kami kumpul di halaman rumah, empat keluarga makan malam dengan lauk bebek goreng dan telur asin.
Hot Chapters