Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I Want You, Om Duda

I Want You, Om Duda

ini cerita 21+, tolong bijak berkomentar, dan ini hanya fiksiiiii! semoga menikmatiii "Mama nyesel kalian berdua hidup!" "Mama nyesel!" jerit Tina, mama Leah dan Dara "Kenapa punya anak harus hidup, sih?" murkanya. Kedua kakak beradik itu hanya menunduk menangis mendengar jeritan mamanya. "Ma-Mama, maafin Leah, Ma. Maafin Leah." ujar gadis itu sambil menangis "Kenapa kamu harus hidup Leah?!" tanya sang mama sambil menjambak rambut Laeh. "Kenapa harus hidup!" jeritnya lagi sambil menghempaskan Laeh begitu aja. "Kamu juga, kamu hanya nyusahin Mama. Dasar penyakitan!" amuknya. Dara hanya mampu menangis dipelukan Kakaknya. Mereka berdua tidak bisa melawan ketika Mamanya marah. Merek berdua hanya mampu menerima semua perlakuan dari Mamanya. Kehidupan mereka tidak seperti anak lain. Mereka berdua harus mendapat siksaan dari Mamanya setiap pulang dari kerja. Laeh berharap, semoga Mamanya berubah. Tidak menyiksanya lagi sama Adeknya.
663 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Simpanan Sang Miliuner

Simpanan Sang Miliuner

Hidup sebatang kara membuat Luna tak pernah merasakan kasih sayang sejak kepergian kedua orang tuanya. Gadis cantik itu tinggal bersama dengan Bibi kandungnya sendiri. Namun, sayang Bibinya sangatlah jahat dan kejam. Bibi Luna tega menjual Luna ke pelelangan di pasar gelap. Gadis itu tak bisa berbuat apa-apa, selain hanya menunduk akan nasib dirinya yang selalu buruk. Takdir berkata lain. Gadis cantik itu dipertemukan dengan Draco Riordan—pria yang membeli keperawanannya. Semua bermula dari sini. Draco adalah pria misterius yang menyimpan jutaan rahasia. Sedangkan Luna sosok gadis yang lugu, bahkan tak tahu apa pun. Semesta mempertemukan dua orang yang berbeda dari segi latar belakang. Draco yang penuh dendam dipertemukan dengan sosok gadis yang hangat. Lantas, bagaimana hubungan mereka? Apakah mereka bersatu atau seperti minyak dan air yang tak bisa bersatu? *** Follow me on IG: abigail_kusuma95
1021.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 806 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Melihat Suami yang Kucintai Berada di Pelukan Wanita Lain

Melihat Suami yang Kucintai Berada di Pelukan Wanita Lain

Pada bulan ketiga setelah Bisma menghilang tanpa alasan, aku tanpa sengaja melihat sebuah video pendek dari pasangan konten kreator. Pria bertubuh tinggi itu dengan dominan menarik gadis itu ke dalam pelukannya, "Kamu dengar? Jantungku sedang mengatakan bahwa aku mencintaimu." Lalu, dia menunduk dan mencium wanita itu dengan penuh gairah. Di balik kemejanya yang terbuka, penuh dengan bekas cakaran yang mesra. Kolom komentar langsung heboh, semua orang bilang mereka sangat serasi. Napasku seakan terhenti. Setelah tujuh tahun menikah, aku langsung mengenali bahwa itu adalah Bisma meskipun wajahnya tidak terlihat. Ternyata di saat aku bersusah payah mencarinya, dia sedang bermesraan dengan wanita lain. Saat aku keguguran karena terlalu terpukul dan harus dirawat di rumah sakit, dia malah sedang terjerat dalam gairah dengan wanita lain. Aku menghapus air mata, lalu menghubungi teman pengacaraku untuk menyusun sebuah perjanjian perceraian.
2.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 85 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Istri Kedua Naik Takhta

Istri Kedua Naik Takhta

"Apa? Saya harus menikahi anak Bapak?" Wajah tampan Liam seketika jadi merah padam, ketika orang yang menolongnya tiba-tiba meminta imbalan yang tak pernah dia bayangkan. Kepala Liam yang terasa berat dia tundukkan sejenak, mencerna dan memikirkan masak-masak perihal perjodohan sepihak yang ditujukan untuknya oleh orang yang terkapar tak berdaya karena telah menolongnya. Manik hitam Liam menoleh ke arah gadis lugu yang sedari tadi menunduk tak berani mengangkat wajahnya, apalagi menatap wajah judes yang sejak awal Liam tampilkan di depan Adistia. Sedangkan di sudut lain, ada Pak Latief yang makin terengah nafasnya seolah menunggu ajal datang. Sedih, kecewa, marah, kasihan bergemuruh jadi satu. Ketika harapan besar diserahkan Pak Latief di pundak Liam untuk menikahi putrinya. Lalu apakah Liam akan setuju dengan permintaan terakhir Pak Latief? sedang jauh di sana ada seorang wanita sudah yang menjadi tanggung jawabnya menanti kepulangannya.
369 viewsOngoingIdinagdag sa Library 10 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Runtuh di Tangan Karma

Runtuh di Tangan Karma

Saat suamiku yang seorang CEO, sedang menemaniku menjalani program bayi tabung untuk kedua belas kalinya, tiba-tiba dia menerima panggilan dari nomor tak dikenal. Dia melirik layar ponselnya sekilas, sorot matanya langsung berubah tegang. "Ada rapat darurat dewan direksi." Dia berdiri sambil merapikan ujung lengan jasnya, gerakannya begitu tenang dan terkendali, seolah sudah berulang kali melakukannya. "Ada kendala di proyek akuisisi lintas negara. Kamu lanjut dulu sendiri ya, nanti kalau rapatnya udah selesai aku balik lagi temanin kamu." Pintu ruang pemeriksaan tertutup lagi. Perawat yang memegang berkas medis tampak ragu saat menatapku. "Nona Wanda, proses pencairan embrionya udah dimulai. Apa mau tetap dilanjutin?" Aku menunduk, menatap lembar persetujuan yang sudah aku genggam hingga kusut. Rapat darurat? Keluarga Linarta adalah investor terbesar di perusahaan milik Yansen Suwira. Jika memang ada rapat darurat, bagaimana mungkin aku, sebagai putri sulung Keluarga Linarta, tidak mengetahuinya?
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 41 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Tak Pernah Terbesit, Cintanya Palsu

Tak Pernah Terbesit, Cintanya Palsu

Saat mengetahui aku hamil, Arzo Tasmian mengeluarkan banyak uang untuk mengundang seorang dokter terkenal untuk meresepkan obat penguat kandungan untukku. Dirinya yang atheis bahkan berlutut lama di rumah ibadah, memohon agar aku bisa melahirkan dengan selamat. "Sayang, kamu sudah bekerja keras. Setelah anak ini lahir, aku pasti akan menebus semuanya dengan baik." Di hari yang sama, aku kebetulan membantu menjawab teleponnya. "Pak Arzo, sesuai perintah Anda, di dalam obat penguat kandungan Nyonya telah dicampurkan obat sterilisasi. Anak itu akan lahir sebagai bayi mati." "Anak Bu Mona sangat sehat dan pasti bisa lahir dengan lancar untuk menjadi pewaris Grup Tasmian. Nyonya tidak akan menyadari adanya masalah apa pun dan tidak akan merusak hubungan Anda dengan Nyonya. Bapak bisa tenang." Aku menunduk sambil memandang perutku yang membesar. Tak pernah terpikir olehku bahwa cintanya ternyata sepalsu ini. Oleh karena itulah, setelah menandatangani surat perjanjian cerai, aku memilih untuk pergi.
7.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 286 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Pak Yordan, Aku Nggak Akan Jatuh Cinta Padamu Lagi

Pak Yordan, Aku Nggak Akan Jatuh Cinta Padamu Lagi

Hari di mana Helen Cohara mengetahui dirinya hamil lagi juga merupakan hari di mana dia menemukan suaminya telah membangun keluarga baru dengan mahasiswi miskin yang dia sponsori. Ternyata, di saat dia masih terpukul atas kehilangan anaknya dan makin kurus setiap harinya, Yordan Winaldi justru merayakan kelahiran anak haramnya bersama kekasihnya. Ternyata, perusahaan yang dia dirikan telah diambil alih oleh kekasihnya. Ternyata, Yordan juga mereplika kamar pernikahan yang dikiranya khusus dibuat untuk mereka berdua, untuk kekasihnya. Semua cinta kini lenyap, menyisakan hati yang penuh kebencian. Helen menyembunyikan hasil tes kehamilan dan dengan tegas mengajukan gugatan cerai. "Helen, kalau kamu berubah pikiran dan memohon padaku sekarang, aku bisa menganggap perjanjian perceraian itu nggak pernah ada," papar Yordan dengan tegas. Helen berbalik dan pergi. "Pak Yordan, sampai jumpa di Kantor Catatan Sipil." Kemudian, Yordan pada akhirnya menunduk, menatap Helen yang begitu bersinar dan memesona, menyesal dan memohon agar kembali padanya. Hanya senyum dingin menghiasi wajah cantik Helen. "Pak Yordan, kamu terlambat. Aku nggak akan jatuh cinta padamu lagi."
427 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Sentuh Aku, Renshu!

Sentuh Aku, Renshu!

​"Jika aku harus hancur, aku tidak sudi hancur sendirian. Kalau kau takut mati dipenggal... maka matilah bersamaku malam ini." ​Yan Liying, Putri ke-9 Kekaisaran Yanze, mengira hidupnya sempurna. Namun di tengah badai, ilusi itu hancur berkeping-keping. Tunangannya yang tampan nan terhormat ternyata berselingkuh dan merencanakan kematiannya demi menguasai mahar kekaisaran. ​Dikelilingi serigala berbulu domba dan iblis berwajah dewa di dalam istana, Liying yang rapuh tahu ia tak bisa selamat sendirian. Dalam keputusasaan, ia menyerahkan kehormatannya pada Chu Renshu, seorang prajurit penjaga gerbang dari kasta terendah yang memiliki mata setajam elang dan hawa membunuh sebuas iblis. ​Liying mengira ia hanya meminjam pedang sang prajurit untuk membalas dendam. Namun, ia tidak menyadari bahwa ia baru saja membangunkan predator mematikan. ​Di bawah bayangan taman bambu dan hukum istana yang kejam, batas antara majikan dan pelayan hancur lebur ditelan gairah. Renshu tak lagi menunduk padanya. Pria itu mengungkungnya, menghapus setiap jejak musuhnya, dan berbisik serak: ​"Mulai detik ini, Anda bukan majikan hamba. Malam ini... Anda adalah milikku."
10452 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Pacar Rahasia Sang Aktor

Pacar Rahasia Sang Aktor

Menjadi figuran bukanlah impian Hana, tapi itu satu-satunya jalan yang bisa ia tempuh untuk bertahan hidup di Seoul. Di balik senyum sopannya saat bekerja paruh waktu di coffee shop dan berlatih akting di GoGo Agency, Hana menyimpan satu prinsip: jangan pernah terlalu dekat dengan bintang. Apalagi jika bintang itu adalah Han Jiwon, aktor ternama yang wajahnya menghiasi megatron dan botol soju di seantero kota. Namun, takdir justru mempertemukan mereka. Jiwon, yang awalnya hanya ingin membantu seorang figuran belajar akting, mendapati dirinya mulai menikmati kehadiran Hana—seseorang yang jujur, sederhana, dan tidak terpesona dengan popularitasnya. Sementara Jiwon mencoba mendekat dengan tulus, Hana justru mulai menjaga jarak. Ia tahu betul, berada di dekat bintang bisa membuatnya terbakar—oleh rumor, oleh harapan semu, dan oleh kenyataan bahwa dunia mereka tak pernah setara. Tapi bagaimana jika seseorang yang begitu tinggi justru ingin menunduk untuk mengenalmu lebih dekat? Dan bagaimana jika rasa itu tumbuh... meski Hana berusaha menolak?
10530 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang menunduk
Read
+Library
Selir Shen: Menulis Ulang Takdir di Istana Dingin

Selir Shen: Menulis Ulang Takdir di Istana Dingin

Shen Yaoqing meninggal setelah kelelahan lembur, lalu terbangun di dunia novel. Dinasti Liangyun, kekaisaran kuno yang ia kenal dari sebuah novel tragis. Ia kini bersemayam dalam tubuh Selir Mulia Shen, perempuan pendiam yang dibuang ke Istana Dingin setelah ayahnya, seorang jenderal perang terhormat, difitnah berkhianat. Lebih kejamnya lagi, ia diusir saat tengah mengandung putra mahkota oleh perintah Kaisar sendiri. Kaisar Zhao Yichen, penguasa Liangyun yang dingin dan kejam, memilih percaya pada bisikan licik istana daripada tatapan perempuan yang pernah ia cintai. Di balik tembok merah dan diselimuti salju Istana Dingin, Shen Yaoqing seharusnya menunggu kematian, seperti yang tertulis di novel itu. Namun, jiwa yang kini mengisi tubuhnya bukan lagi selir rapuh yang hanya tahu menunduk dan menangis. Dengan ingatan dunia modern dan pengetahuan akan alur cerita, Shen Yaoqing bangkit. Sikapnya yang dulu sunyi berubah jenaka dan cerdas, membuat istana gempar dan mata sang kaisar kembali tertuju padanya. Perlahan, ia membersihkan nama ayahnya, membongkar konspirasi para menteri, dan membalikkan takdir yang seharusnya menghancurkannya. Sayangnya, kebangkitan itu mengundang kebencian. Permaisuri mengincarnya tanpa ampun, para selir lain menanam duri di setiap langkahnya.
10744 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang menunduk
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status