SELIR HATI
Dan semua orang kini menilai Gita sebagai sumber kekacauan.
Gita menutup wajah dengan kedua tangannya. Rasa panas naik ke matanya. Ia tidak menangis, tapi hampir. Belum stabil emosinya, tiba-tiba suara pintu diketuk lagi. Kali ini lebih keras. Bukan pelayan.
Gita buru-buru menghapus jejak air di sudut mata. “Masuk saja.”
Yang muncul adalah Raisa, Dayang Permaisuri, perempuan tegas yang sangat dekat dengan Dias. Wajahnya tidak marah, tapi jelas-jelas kecewa.