PIL KB MILIK IBU MERTUA
Dirinya tidak terlalu yakin dengan ingatan itu, karena dirinya sendiri pun merasa kalau itu agak tidak logis.
"Dan apa, Mas?" desak Naira yang penasaran dengan diamnya Anggara.
"Aku minum cocktail yang dia pesankan sendiri ke bar restoran. Dia bilang, itu adalah soda cocktil, bukan yang beralkohol dan aku percaya itu. Dan ..., aku minum sampai tiga atau empat, atau entahlah aku benar-benar tidak ingat."
Anggara meremas kepalanya dengan kedua tangan. Dia gemas dengan dirinya sendiri yang menjadi lemah ingatan untuk peristiwa satu itu saja.