Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Mariam memandangi laut untuk beberapa saat, sebelum menjawab dengan lembut, "Aku rasa, kita sedang mencari kedamaian, Patiwaji. Kedamaian yang hanya bisa kita temukan ketika kita menerima segala yang ada di sekitar kita—termasuk ketakutan kita, masa lalu kita, dan segala ketidakpastian yang ada di masa depan. Kita mencari tempat yang aman di dalam diri kita, tempat di mana kita bisa berdamai dengan siapa kita sebenarnya." Patiwaji merasa ada sebuah kelegaan dalam kata-kata itu. Seperti ada sesuatu yang berat terangkat dari pundaknya. "Mungkin itulah yang selama ini kita cari, tanpa kita sadari. Kedamaian dalam diri kita sendiri."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

“Kadang hal-hal baik datang saat kita berhenti mencarinya terlalu keras.” Kata-kata itu menempel di pikirannya. Ada sesuatu dari cara Dimas berbicara—tenang, tulus, seperti seseorang yang juga pernah belajar melepaskan. Mereka berbincang sebentar tentang jadwal pameran, teknis pengiriman karya, dan beberapa ide yang bisa dikembangkan. Tapi percakapan mereka perlahan meluas ke hal-hal lain: tentang seni, makna keindahan, bahkan secuil tentang kehidupan pribadi.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

⸻ Pukul satu dini hari, ia menulis kalimat terakhirnya: “Kadang, menulis bukan tentang mencari akhir bahagia, tapi tentang memberi arti pada luka yang pernah ada.” Ia menatap kalimat itu lama. Ada rasa lega yang aneh — seperti seseorang yang akhirnya tiba di rumah setelah menempuh perjalanan panjang. Ia menekan tombol Save, lalu menutup laptopnya. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, kamar itu terasa benar-benar tenang. Tidak ada lagi beban yang menggantung di udara.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

Di permukaannya, ia menulis satu kalimat yang diwariskan oleh ayahnya: “Kedamaian sejati bukan ketika dunia berhenti berperang, tapi ketika manusia berhenti melupakan alasan untuk hidup.” Saat ia selesai menulis, bola energi itu bergetar lembut, lalu bersinar terang, mengalirkan cahaya ke seluruh jaringan bumi. Dari laut hingga langit, semua makhluk hidup merasakan kehangatan yang sama—rasa aman, rasa diterima, rasa hidup. Di layar kontrol utama, sistem menampilkan satu pesan otomatis: “Eterna Status: Integrated with Human Resonance.”
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

Dia menghabiskan malam, di balkon apartemennya, seperti biasa, setiap malam. Perjalanan hidup tidak ada yang pernah tahu, bagaimana arahnya. Semua kebahagiaan yang tampak nyata hari ini, tidak selalu meyakinkan bahwa itulah nyata yang sebenarnya. Semua yang tampak indah, tidak selalu berarti indah. Berat, namun semua hati, harus selalu sedia dalam kelapangan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Ia tahu itu adalah tanda pengampunan, tanda bahwa semuanya kini benar-benar damai. Angin lembut berhembus melalui pepohonan kuil, membawa aroma melati yang menenangkan. Adrian menunduk, meletakkan tangan di atas cermin kecil. “Ini untukmu… semua yang pernah menderita. Semoga dunia ini menjadi tempat yang lebih aman bagi mereka yang lahir dari cahaya murni.” Raina mengangkat bayi Mei ke pelukannya, menatap Adrian dengan mata penuh rasa syukur.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai moment of peace artinya
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Suluh Mukhalis: Pendekar Bayangan

Suluh Mukhalis: Pendekar Bayangan

"Dan ada kaitannya dengan harapan mereka meraih kedamaian." "Mukhalis, kau kata?" Madiarta sepintas menoleh kepada Suluh, kembali fokus dengan makanan yang tengah dibakar di bawah kegelapan malam ditemani kartika. "Bahasa kuno dengan arti mendalam." "Pahlawan untuk individu menjadi lebih baik dari sebelumnya," dia meneruskan. "Dan dapat dirasakan oleh mereka di sekitarnya." "Itulah makna sebenarnya Mukhalis," Madiarta lantas memperhatikan Suluh lamat-lamat. "Kupikir cocok dilekatkan kepadamu."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Mereka duduk dalam lingkaran kecil di bawah langit yang terbentang luas, mendengarkan suara angin sambil meniti harapan dari setiap hela napas yang diberikan bumi. Satu petani tua, dengan mata suram namun penuh kehangatan, mempersilakan Lintang duduk di antara mereka. "Kami bukan sekadar menanam padi atau buah zaitun," ujarnya dengan lirih namun tegas, "melainkan menanam benih perdamaian. Tanah kami, meski keras oleh zaman dan konflik, tetap berusaha mengajarkan arti hidup yang sederhana. Setiap benih yang kami tanam adalah doa agar dunia ini tak selalu diliputi oleh perang."
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Menteng adalah tempat mereka berdiri, dan hari ini mereka berdiri tegak, melihat masa depan yang berisi cahaya dan kasih sayang yang tenang. Mereka sudah sampai di titik akhir. Tidak ada lagi intrik, tidak ada lagi taktik, hanya ada damai yang dalam. Mereka menang tanpa perlu piala, karena mereka punya ketenangan. Dan itu harta paling berharga.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

"Tidak ada yang datang dengan mudah – baik klinik ini, proyekmu, maupun kedamaian yang kita nikmati sekarang." Nathaniel mengangguk. "Tapi setiap tetes keringat, setiap air mata, setiap keraguan yang kita hadapi sepadan dengan apa yang kita miliki sekarang." Arissa menyandarkan kepalanya di bahu Nathaniel, merasakan kehangatan dan kenyamanan yang selalu ia temukan di sana. "Aku tidak akan menukar ini dengan apapun juga. Inilah kesempurnaan bagiku – tidak harus mewah, tidak harus terkenal, tapi bermakna dan damai."
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai moment of peace artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status