Kebangkitan Sang Putri Terbuang
“Kalian punya waktu tujuh hari. Satu langkah salah, satu napas ragu, dan hutan itu sendiri akan menelan kalian. Jika kalian ingin hidup,lakukan secara berkelompok Jika ingin menang, berjuanglah.”
Mo Tian mengangkat tongkatnya tinggi-tinggi. Cahaya biru terang menyebar ke seluruh lembah, membentuk pintu-pintu cahaya besar di udara — masing-masing memancarkan aura berbeda, seperti pusaran energi.
Mulut tetua itu seolah olah sedang wmmbaca mantra,tiba tiba tidak jauh darinya sebuah portal muncul.
---
Lin Yue menatap portal itu dengan mata tajam. Cahaya biru memantul di irisnya yang jernih, seperti dua bilah pedang.