Dinikahi Dosen
"Aku begini, sama Bapak, sama Rafa, udah bahagia banget Pak. Aku rasa, nggak perlu berlebihan untuk bahagia. Dan nggak perlu, datangin personil baru di keluarga, karena aku sendiri menyangsikan. Bisa jadi, justru karena ada personil baru, keluarga kita malah nggak seharmonis ini lagi."
Bapak terlihat menghela nafas, tangannya yang tadi sibuk mengikir itu, terlepas. "Kalau kita udah bisa bahagia, lalu kenapa kita nggak ajak orang lain untuk bahagia juga? itung-itung pahala bagi kita, karena kita membagikan suasana positif ke mereka."
"Maksudnya, berbagi rasa bahagia?"
Sikat na Kabanata