Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Om Tajir Milik Si Kutu Buku

Om Tajir Milik Si Kutu Buku

“Tapi bagaimana bisa nggak bau mulut?” Lexton terkekeh geli, melihat Ivy justru penasaran dengan hal di luar tebakannya. Ia menjawab sembarangan. Katanya, “Aku pakai produk daily life Tanverra dong! Buat sikat gigi dan kumur!” Tak Lexton duga, ucapannya itu mengundang tawa lepas Ivy yang membuatnya semakin terlihat manis. “Kau pasti staf Tanverra! Rajin sekali promosi!”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

“Ma, calon lagi?” Melati mengangguk penuh semangat. “Iya dong, Mama ngerti kok kalo kamu gak mau sama Mutiara. Tapi tenang, Mama udah siapin opsi lain.” Melati mengambil ponselnya dan mulai membuka galeri foto. Dia menggeser satu per satu foto dengan cepat, seolah sedang memamerkan katalog produk yang siap dijual. “Nih, anaknya Jeng Ratna. Lulusan luar negeri juga, lho, Bi. Kulitnya mulus, kalau kamu liat, pasti langsung suka!”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
Mandul: Cinta Yang Dikhianati

Mandul: Cinta Yang Dikhianati

“Kamu mandul.” Kalimat itu tidak pernah diucapkan langsung. Tapi tersirat dalam setiap senyum dingin ibu mertuanya, dalam setiap kalimat “Kami hanya ingin cucu,” atau “Kinan perempuan baik, sayang sekali kalau tidak bisa memberi keturunan.” Isaac diam saja saat ibunya berkata seperti itu. Diam. Tak menjawab. Tak membela. Diam yang lebih kejam dari penghinaan apa pun.
757 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Izza yang selalu tersenyum manis saat ditanya perihal momongan, lama-lama jadi Izza yang sangat vokal menanggapi omongan orang-orang tak punya otak itu. Mandul. Kata yang singkat, padat, dan penuh arti kesedihan. Tersirat makna menyepelehkan ketika kata ini terlontar. Tersurat penekanan akan kegagalan dan selalu ditujukan untuk mengintimidasi. Tak ada sarat makna indah sama sekali. Label mandul selalu menjadi momok bagi banyak pasangan. Dan sebagian besar memburu para kaum wanita.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
Pesona Wanita Terkutuk

Pesona Wanita Terkutuk

Raygan menyandarkan tubuhnya di salah satu lemari. “Buku kutukan.” “Untuk apa?” dahi berkerut menghiasi sosok Raygan. Helaan napas kasar tersembur dari mulut Atlea Bartodon. Segera ia taruh buku di tangan, di mana benda itu menuliskan hal sia-sia. Cuma tentang kutukan hewan di dalamnya, semakin menyulut emosi karena apa yang dicari tak berjumpa. Lambat laun ia lepaskan zirah di badan. Mengundang tatapan bingung dua kenalannya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
Istri Imutku

Istri Imutku

Kevin mengangguk lalu menggandeng tangan Liora memasuki rumah Altar. Di dalam rumah tersebut terlihat Altar dan Karin duduk menghadap meja makan, terdapat banyak makanan dan buah-buahan di meja tersebut. Kevin sampai heran melihat adik iparnya makan dengan begitu lahap, terlebih yang di makan bisa di bilang gak wajar. Bagaimana tidak jika yang Altar makan saat ini adalah ubi kayu mentah. Kevin bergidik. Kevin duduk dan begitupun juga Liora. Altar menoleh, memperlihatkan raut wajah yang sulit di jelaskan.
9.7217.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
Kecanduan Ciumanmu

Kecanduan Ciumanmu

Halaman belakang kediaman Watanabe dihiasi dengan pernak-pernik khas pernikahan ala Jepang dan juga bunga-bunga potong segar, seperti Mawar, Lily Calla, Gerbera, Aster, dan Chrysanthemum. Di pesta resepsi pernikahan itu Kakek Leonard Indrajaya yang selalu memiliki kharisma kuat di hadapan siapa pun, tak terkecuali bagi tetua Watanabe. Mereka mengobrol dengan Leon yang menjadi penerjemah kedua belah pihak. Banyak pesan tersirat yang disampaikan olrh Kakek Leonard agar pihak Watanabe menjaga cucu kesayangannya selama tinggal menjadi warga negara negeri Sakura itu.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 806 kali sebagai mulut kedutan
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hai Kakak Kakak Pembaca novel Suami Kontrak, sekuel season 2 buku ini sudah rilis hingga tamat lho dan itu exclusive di GN. Kebetulan novel itu menang lomba Cerita Cinta di Kantor juga, mungkin kalian penasaran untuk membacanya juga. Thank you ... love you all
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Racun Mulut Tetangga

Racun Mulut Tetangga

balas bu Arum. Acara ulang tahun sudah selesai. Kini tinggal racun mulut tetangga yang bertebaran di kalangan ibu-ibu syirik kaum mendang mending. Aku masih menantikan suara mulut tetangga yang penuh dengan racun kedengkian. "Alah kok bingkisannya nggak seheboh organ tuanggalnya, hanya nasi bento sama jajan ciki seribuan," ucap bu Mutia.
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 844 kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

Kresek kresek Suara sangat pelan pun akan langsung tertangkap gendang telinga. Sudah hampir jam dua dini hari. Jam dimana banyak orang sudah dibuai mimpi. Roni mengarahkan senter ke arah pohon rambutan yang tak terlalu tinggi di samping rumah Bu Ipah. Ternyata hanya tupai yang mencoba menikmati rambutan pentil yang masih kelat, lalu mencampakkan ternyata rambutan sama sekali tak enak dimakan. Geraknya lincah menghindari sorot lampu senter Roni.
1031.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 922 kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

jawab Murti dengan senyuman lebar. Pawana mengantar Murti naik ke pedati. Tidak ada yang dibawa dari sana kecuali pisau memasak yang bagi wanita itu mempengaruhi rasa masakan. Atau mungkin ia gunakan untuk membalas dendam. Pedati yang ditarik seekor kuda, berjalan menuju puri milik Pawana. Sepanjang jalan lelaki itu tersenyum. Hatinya sedang berbahagia karena Murti telah ikut serta, juga ia akan memiliki keturunan.
1050.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mulut kedutan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status