Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Cantik Setelah Talak 3

Menjadi Cantik Setelah Talak 3

ujar Anisa begitu tegar. "Iya, ini musibah. Hari apes tidak ada di kalender. Hanifa juga kuat, ya!" ujar Nenek Laksmi hingga membuat Hanifa mengangguk lemas. Wanita itu memang sedang bersedih, tapi dia juga harus kuat dan berusaha untuk ikhlas. "Maaf, Ma, Nek. Lagi dan lagi, aku gagal," lirih Hanifa sedikit terisak.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Perjuangan menyelesaikan sholat kali ini terasa begitu berat bagiku, bayang-bayang mas Riza menyebut nama Nirmala di tidurnya, juga saat dirinya memeluk wanita lain berputar begitu saja. Aku malu, malu pada Robb-ku karena tidak konsentrasi menghamba pada-Nya hanya karena urusan dunia. Aku malu pada Tuhanku, karena terlalu fokus pada masalahku yang belum jelas tapi alfa terhadap nikmat-nikmat-Nya. Selesai salam Ibu mendekatiku, memberikan pelukan erat yang begitu hangat. Kurasakan mukenaku basah karena terkena air matanya. Kami menangis bersama, menyalurkan emosi dan kecewa yang dirasa.
1061.2K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as muslimah sedih
Read
+Library
Pura-Pura Buta { Berpisah atau Bertahan}

Pura-Pura Buta { Berpisah atau Bertahan}

Setelah selesai mandi dan berpakaian muslim salat lalu disambung dengan membaca kitab suci Al Quran membuatnya dirinya menitikkan air mata, antara sedih dan bahagia. Sedih karena tidak ada lagi wanita yang selalu memberikan kehangatan senyuman setiap dia membuka matanya dan bahagia karena bisa melepaskan wanita yang sudah mengisi hidupnya selama tiga tahun untuk Kebahagiaan wanita itu.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Love Me, Sersan!

Love Me, Sersan!

Aku menjawab serak sambil berusaha menghapus air mata yang terus keluar. "Maaf, Ma," ucapku tidak enak. "Tidak apa-apa, Sayang. Mama mengerti perasaan kamu. Menangis saja, jangan ditahan. Kita boleh, kok, bersedih selama dalam tahap wajar. Bahkan Rasulullah saja bersedih ketika ditinggal wafat orang-orang terkasih beliau." Aku mengangguk. Mama Anin begitu lembut. Bagaimana bisa tadi aku berpikiran buruk tentang beliau?
9.9120.2K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as muslimah sedih
Read
+Library
Story WA Istriku

Story WA Istriku

kata Abi dengan suara pelan dan aku hanya mengangguk perlahan, aku terbawa suasana haru dan tak dapat lagi berpikir karena jelas aura kesedihan itu begitu nyata. "Hanifah, maafkan aku tetapi akur lah dengan Halimah karena kalian berdua sama-sama bidadari ku," kata Abi pada kedua istrinya. Ummi sesenggukan, dia menangis meng-iayakan agar Abi tak kepikiran. Namun, hati manusia siapa yang tahu, apalagi wanita. "Assalamualaikum," kami menoleh mendengar suara itu,
8.262.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as muslimah sedih
Read
+Library
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Merasa sama sepertinya, yang juga sedang dilanda duka mendalam sampai tak kuasa menahan air mata. “Maaf, ya, Mbak, em aku ... udah kebelet banget.” Alhesa menganguk sembari mengulum senyum tipis di wajahnya. Ingin meneymbunyikan betapa sesak dadanya sekarang. Kesedihan itu datang bukan hanya karena kehilang sang kakek, dan khitbah dari ustaz Faqih tapi juga rasa bersalah sekaligus mali pada abinya karena dianggap terlalu egois. Memikirkan hasrat yang membelenggu hatinya.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 590 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

Namun, entah kenapa mendengar penuturannya itu, aku merasa seperti ditampar oleh kenyataan. Bukan hanya aku, Musa sepertinya meninggalkan tempat ini dengan keadaan yang murka, tampak dari cara jalannya yang cepat dan menunduk. Saat aku masih berusaha menegangkan diri, beberapa ibu-ibu terlihat menatapku dengan wajah yang penuh penasaran. Entah apa maksudnya, aku memang tak pernah pergi ke musala. Lagi pula pekerjaanku banyak, setiap hari selalu saja sibuk.
1084.7K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as muslimah sedih
Read
+Library
KUIKHLASKAN SUAMI MENIKAH LAGI

KUIKHLASKAN SUAMI MENIKAH LAGI

] Syahdu menyertakan tiga emotikon menangis. [Alhamdulillah, aku bahagia sekarang!] balasku. Namun, hati tidak benar-benar bahagia. Aku menggigit bibir, meremas gamis juga menutup mata karena diri bagai diserang tombak dari segala arah. Hancur.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 374 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Noda Di Balik Hijab Humairah

Noda Di Balik Hijab Humairah

Siluet kehangatan satu malam kembali terngiang di benak dua insan yang belum halal saling meluahkan tersebut. "Sepertinya aku sudah gila!" bisikan hati Humairah. Rasanya gadis itu ingin sekali menghilang ke planet mars. Dia cukup malu tinggal di muka bumi saat pikiran mesum terlintas dalam benaknya. "Apa artinya hijab yang aku kenakan, jika itu tak mampu menjaga marwahku sebagai wanita muslimah. Siang malam aku sujud di atas sajadah mengagungkan nama sang pencipta, nyatanya hatiku kotor karena percikan noda dosa yang tidak bisa aku hapuskan begitu saja dari hidupku," batin Humairah penuh sesal.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as muslimah sedih
Read
+Library

Maaf, Sudah Berlalu

Aku berdiri di sana, hanya merasakan lambungku yang baru sembuh mulai terasa sakit lagi. Rasa terbakar di lenganku berangsur membaik dengan siraman air yang tanpa henti. Di ruangan yang sunyi hanya terdengar suara air mengalir. Jika dipikir, aku baru ingat kalau aku belum membatalkan pernikahan itu.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as muslimah sedih
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status