Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CAP PELAKOR

CAP PELAKOR

Dia segera mandi dan berwudhu untuk menunaikan kewajibannya sebagai muslimah. Melisa ingin mengadu, menumpahkan segala sesak di hatinya kepada Yang Maha Kuasa. Tidak ada lagi tempat mengadu untuknya selain di atas sajadah, dia tidak mau membuat orang tuanya khawatir jika mengadu pada mereka.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Penyesalanku

Penyesalanku

Nafsu sudah diatas ubun-ubun, tiba-tiba harus dipadamkan, nyesek banget rasanya, kayak ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, merana. "Mas, maaf kita gagal lagi," lirih Uma, menatapku dengan wajah penuh penyesalan. . Aku hanya mengangguk lesu, menjawab ucapan Uma. Ah Via, kamu nggak tahu kebutuhan orang dewasa, rasanya tuh nyeri banget kalau tidak tersalurkan.
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 980 Times as muslimah sedih
Read
+Library
ISTRI KEDUA AYAHKU

ISTRI KEDUA AYAHKU

Penyesalan itu sungguh lebih menyakitkan dari apapun juga. Mushala sepi, namun sandal Huda ada di depan. Ragu ragu aku melangkah masuk dan tertegun mendapati dirinya masih khusyu berdoa dengan bahu berguncang guncang. Huda tengah menahan tangis sekuat tenaga. Perlahan aku mundur dan menyandarkan tubuh di pilar mushala. Ku pejamkan mata menahan cairan bening yang hendak keluar. Huda tengah berada di puncak sedih, sesal dan kecewanya pada hidup. Biarlah dia mengadukan semua pada Allah. Semoga setelah ini kami akan mendapatkan kembali adikku yang berbeda.
1021.4K viewsCompletedAdded to Library 771 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

“Istighfar, Nak, istighfar.” Di dalam dada yang terasa sesak, aku terus beristighfar melawan rasa sedih yang tak kunjung reda. Aku sungguh merasa depresi. “Kira-kira siapa yang menculik Meyda, ya, Mi? Selama ini aku dan Gus Azam tidak memiliki musuh. Kenapa ada orang yang begitu tega merampas putri kami?” “Fia, tolong kendalikan dirimu,” seru Umi.
1060.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as muslimah sedih
Read
+Library
Bangkitnya Istri yang Terbuang

Bangkitnya Istri yang Terbuang

Bayang-bayang penolakan Maira masih terus berkelebat dalam kepalanya, menyisakan luka yang begitu perih di hatinya. Namun, sebagai seorang muslim Boy tak ingin begitu larut dalam kesedihan sebab ia yakin dari setiap kegagalan, Tuhan pasti sudah menyiapkan kejutan yang lebih indah di depannya. Sesakit apapun hatinya, tetapi Boy berusaha memasrahkan semua pada Sang Pencipta agar tenang.
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as muslimah sedih
Read
+Library
Cinta karena Balas Dendam

Cinta karena Balas Dendam

Wanita muslimah itu melakukan hal itu karena tadi sempat melihat perdebatan Ziya dengan pria yang belum dikenalnya. “Tegar, Umi ... kasihan dia di dalam sana. Kasihan dia, Umi ..,” ucap Ziya dengan serak. Mengingat Tegar yang selama ini dia sayangi harus merasakan kesakitan akibat ulahnya. Umi Diana langsung memberi pelukan pada Ziya ketika melihat gadis di depannya ini mulai semakin tidak bisa menahan dirinya, tangisan itu berubah menjadi meraung-raung dengan kedua tangannya menutupi wajah.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Tangan mereka tampak lihai, kepiawain mereka yang dibarengi dengan kerja sama team membuat pekerjaan itu menjadi lebih mudah. Awak kapal nelayan pun kembali ke kapal mereka. Rombongan pengungsi malang itu pun bersorak, rona kebahagiaan membentuk senyum di wajah-wajah lelah mereka. Mereka pun saling memeluk. Seketika semua kesedihan dan kepayahan seolah musnah, kecuali Masyitah. Ia nampak diam duduk menghadap jenzah sulungnya. Tak ada sedikit pun rona kebahagiaan, bahkan tak sedikit pun ucapan syukur yang keluar dari lisannya. Ia hanya duduk terdiam tubuhnya memaki geledak kapal.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Sebab Mus, Hajar, dan para anggota Enam Kelana, detik itu tersenyum ke arahku tanpa merasa berdosa. Aku sedih tapi sangat bahagia. Tak ada kamus tebal manapun yang sanggup mengartikan kebahagiaan sekaligus kesedihanku kala itu. Aku menerjang derita dan tawa tertahan yang seirama. Mereka semua pun menertawakan kelemahan diriku, yang gagal menebak pikiran Mus dan semua permainan itu.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as muslimah sedih
Read
+Library
Membuang Lelaki Sampah!

Membuang Lelaki Sampah!

Dia menangis meraung, menarik-narik tanganku. "Ayo, ayo kerumahmu Sit!" Aku panik berlari kearah rumah Siti. Didalam bu Muslim sudah tak sadar. Mulutnya berbusa dan wajahnya pucat. Aisyah adik Siti sudah menangis disamping ibunya. Hatiku terenyuh melihat ini. "Ya Allah, Bu Muslim!" Mataku menatap bu Muslim. Segera kuambil tisu dan mengusap mulutnya.
1057.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as muslimah sedih
Read
+Library
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Perabotan yang tidak terlalu penting dimasukan ke dalam kardus, untuk mencicil persiapan pindah bulan depan. Sudah hampir satu minggu ini aku tidak shalat shubuh di masjid, tapi di rumah berjamaah dengan Umi. Aku masih sedih dengan kepergian ustadz Ahmad. Kejadian ustadz Ahmad yang tiba-tiba jatuh saat menjadi imam, masih terngiang-ngiang di dalam otakku. Bagaimana aku tidak sedih. Setelah mendengar pemberitahuan meninggalnya ustadz Ahmad dari beberapa menara masjid, aku dan Umi segera berlari kembali kerumah beliau. Kesedihanku sudah tidak terbendung lagi. Bendera kuning sudah berdiri di ujung-ujung jalan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as muslimah sedih
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status