Terjerat Nafsu Kakak Tiri
“Baiklah… mari kita lihat, Ayah, apa sebenarnya yang kau sembunyikan dariku.”
Begitu layar laptop menyala, Kanara langsung mencolokkan flashdisk. Folder-folder bermunculan, sebagian berisi dokumen, sebagian lagi video. Ia membuka satu per satu file dokumen, membaca cepat isi laporan yang penuh angka, catatan keuangan, dan beberapa nama asing. Semua itu masih butuh waktu untuk ia pahami.
Lalu matanya berhenti pada sebuah file video. Ia ragu sesaat, jari-jarinya melayang di atas touchpad. Nafasnya terasa berat.
Bab Populer