Sisa Rasa
Karena disudut kanan layar, tanpa disadari, ia menamai file itu :
Draft - R.
Buru-buru ia menghapus huruf itu dan menggantinya dengan nama yang benar.
“Astaga, gue udah gila ini,” bisikku pelan.
Tapi jauh di dalam hati, aku tahu masalahnya bukan karena aku kepikiran Rendra.
Masalahnya karena, aku belum tahu harus bersikap apa saat akhirnya kami harus berdiri berhadapan lagi.
Bukan sebagai mantan.