Istri Warisan Sahabat
Namun, karena sifat khilaf seorang manusia, dokter itu melupakan segalanya.
Gelagapan dokter perempuan yamg bernama Irma itu menjawab, "Lebih tepatnya, sih, vitamin, Pak. Bukan suatu obat penyembuh suatu penyakit tertentu. Aliyah ini kan rentan, kalau kata orang tua dulu, anaknya ringkih. Jadi, kecapean sedikit saja, ya, begini," jelas sang dokter sedikit berbohong agar Haidar tidak lagi curiga.
Lelaki itu menatap sang istri. "Kalau begitu, jangan sampai lupa minum vitamin itu, Al. Kesehatanmu taruhannya." Haidar melanjutkan omongan sang dokter.
Hot Chapters