Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

"Kenapa Ren?" Aku tak sabar ingin tahu. Reni malah tersenyum tipis dan menggelengkan kepala. "Tidak apa. Aku cuma kesenangan kamu mau tinggal di sini. Jadi aku ada temannya. Padahal aku berharap kamunya lama loh tinggal di sini." Ia menggamit lenganku manja. Melihatnya membuatku merasakan arti sebuah saudara. Reni tiga tahun diataskudiatasku, dan sikapnya barusan membuatku terharu.
1070.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Simpanan Mafia Kejam

Simpanan Mafia Kejam

Yang tidak layak untuk mencari uang lagi. Di situ Kinanti memperlihatkan rasa simpatinya terhadap Nenek-nenek itu, sambil Kinanti berkata, "Di mana anakmu Nek? Kenapa mereka tidak membantumu, Nek?" "Mereka semua jauh, sangat jauh," jawab sang nenek. Walaupun Kinanti dan Brian tidak paham dengan ucapan nenek-nenek itu, tapi nenek-nenek itu mampu mengingatkan Brian pada Neneknya, yang mungkin usianya sama dengan neneknya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Istri Taruhan Sang Dosen

Istri Taruhan Sang Dosen

[Halo Nek] [Halo Alia ... Kamu di mana? Nenek lagi nyari sinyal ini ke dekat kabupaten soalnya nenek feelingnya dari tadi nggak enak tentang kamu lho nak] ucap nenek membuat air mata Alia kembali menetes begitu saja.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Bittersweet Love

Bittersweet Love

“Mau sampai kapan disini?” suara nenek terdengar mendekati Audrey. “Nenek nggak suka aku disini?” tanya Audrey dengan mengerucutkan bibirnya “Aku bilang sama kakek kalau nenek sudah ngusir aku.” Pukulan pelan diberikan nenek pada Audrey yang membuatnya mengerucutkan bibir “Anak nakal, terus kamu gimana?”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

"Panggil aku Zu saja! Apa aku boleh memanggilmu, Nean!" Neanraken hanya menggangguk. Lalu, ia menoleh padaku dan memberikan salam dengan gerak tubuhnya. Aku mengatakan padanya, "Tuan Neanraken! Jangan bilang kalau..." _____ See U... - This is My Story - by: yukimA15
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Kekasihku Berengsek

Kekasihku Berengsek

KENANGAN IBU “Bu, Ayah kenapa meninggal bu?” Kejar Shaina. Suaranya meraung memenuhi ruangan. Disambut oleh isak tangis keluarga, juga kerabat terdekat. termasuk nenek yang datang jauh-jauh menemani Shaina. “Ayah, maafkan Shaina. Shaina hanya bisa menyusahkan keluarga sampai saat ini. Shaina belum bisa membahagiakan Ayah. Bahkan hingga saat ini. Yah bangun Yah. Shaina pulang.” Rengek Shaina di dekat jenazah Ayahnya.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

tanya Nenek Lala sambil memberinya senyum manis. "Boleh dong, Nek!" Lala kecil memberikan tangan kanannya dengan semangat. Nenek mengelus telapak tangan Lala tiga kali lalu mengamatinya dengan saksama, wajah yang semula tenang berubah suram. "Keturunan murni dari Li, haih! Kenapa harus cucuku." Nenek menatap Lala sendu.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

Arrgh, padahal aku penasaran banget gimana rekasi si Yi Kyung asli yang jahat itu. “Jana, cepetan turun makan,” teriak tante Anna dari bawah. “Iiya, Tante,” aku langsung mematikan laptop dan mengubur sejenak rasa penasaranku dari drama korea yang baru setengah kutonton, Bride Of The Century, waktunya makan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

"Nek, Anda salah orang. Dia adalah temanku, bukan Quenne!" Nenek tua menggelengkan kepala dan berkata dengan agak cemas, "Quenne! Dia adalah Quenne! Quenne cepat pulang ...." Justin merasa tidak berdaya. "Nek, dia benar-benar bukan Quenne!' Tuan Eko berdeham dengan keras, lalu menghampiri. "Sayang, jangan ribut, kamu bakal menakuti anak-anak ini!" Nenek menatap Tuan Eko dengan mata yang berkaca-kaca. "Sayang, dia adalah Quenne! Quenne sudah pulang, Quenne sudah pulang ...."
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.2K kali sebagai nenek kau
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Baca Semua Ulasan
HANYA SUAMI DI ATAS KERTAS

HANYA SUAMI DI ATAS KERTAS

"I ... iya, Nek." "Satu lagi. Jangan sampai papamu tahu. Kalau kau ngadu-ngadu, ingat ... siap-siap saja kau kujual." Bentak sang nenek. Itukah yang namanya seorang nenek. Begitukan seorang nenek memperlakukan darah dagingnya sendiri? Kaki ini terus menerobos masuk ke dalam. Aku melihat Niken sedang duduk di lantai, tangannya mengepel lantai.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai nenek kau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status