Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

Dengan dorongan kuat ke belakang, mereka melompat ke atas. Cakar Cacing Tanah Kabut Racun sangat tajam, mampu menembus batu dalam sekejap. Mereka memanjat dinding batu menggunakan cakar mereka, memanjat dengan kecepatan luar biasa yang hampir tidak lebih lambat dari kecepatan lari mereka di tanah. "Makhluk sialan!" Wajah Xi Feng memucat. Dia tidak pernah mengantisipasi bahwa Cacing Tanah Kabut Racun dapat memanjat dinding, hal yang secara efektif membuatnya tidak bisa melarikan diri.
9.2117.2K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

Wanita bersanggul itu tak menghiraukan pertanyaan Sari. Nyi Bai terus mencari hal yang membuat hatinya cemas. Didongakkan kepalanya, sesaat Nyi Bai terpaku, melihat seekor cicak berwarna hitam belang-belang menempel di asbes. Reflek, Nyi Bai melempar tusuk kondenya yang tepat sasaran.
9.312.4K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
 JADI JANDA GARA-GARA JANDA

JADI JANDA GARA-GARA JANDA

ancamku. Pernah denger juga kata Bu Janita kalau anak laki-lakinya ini fobia sekali dengan cicak. Mungkin gak ada salahnya kali ya, kalau aku nakutin sama senjata yang satu itu. Siapa tau si Jali kapok dan gak akan lagi ganggu aku. Rojali sesekali harus diberi pelajaran. Tanganku mengulur mengambil cicak yang kebetulan telah lewat di dinding yang tak jauh dari kediamanku.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

teriak Jazlan sambil menahan balok kayu. Saat itu masih ada tiga pendaki yang belum naik ke atas dinding benteng, termasuk Riki. Sedangkan, bukan hanya tenaga Jazlan yang tidak cukup kuat untuk menahan dorongan Mahluk Haus Darah. Melainkan, lebih fatal lagi, balok kayu yang digunakan untuk menahan Mahluk Haus Darah itu sendiri sudah mulai rapuh, seperti akan segera patah karena tekanan kedua sisinya. “Ayo cepat, cepat!” sayup sayup terdengar para pendaki yang masih berusaha naik ke atas dinding benteng.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

"Ada apa, ini?" Bayu beranjak ke dapur setelah mendengar suara piring pecah. "Satu hari tinggal di sini mecahin satu piring. Kalau 12 hari berarti selusin. Bener nggak, Yum?" Asti melipat kedua tangannya dengan senyum kemenangan. Mawar merengut kesal karena Asti kembali membuat dirinya malu. Di depan Bayu, Mawar merasa kalah dari Asti.
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 617 Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Ada saja tingkah di luar nalar dari mereka yang membuat Tama dan Luna tidak habis pikir. Aluna kembali berusaha mengembalikan fokus mereka. Karena dia masih belum puas memberikan pelajaran baru pada triplet. “Oke, sekarang coba lagu lain. ‘Cicak di Dinding’, ya.” Baru saja ia menyanyikan bait pertama, Rama menjerit, “Bunda, cicaknya beneran ada!” Semua serempak menoleh. Benar saja, seekor cicak kecil sedang merayap di dinding ruang tamu.
1032.0K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
Suami Preman Ternyata Sultan

Suami Preman Ternyata Sultan

Dan ternyata sumber bau berasal dari lengan bajunya yang terkena taik cicak. Rumah ini benar- benar mengerikan. Semua binatang ada di dalamnya. Cicak, kecoa, rayap, semut, kalajengking, entah apa lagi setelah itu. Hampir lengkap seperti kebun binatang. Qasam terpaksa menukar bajunya. Kemudian ia keluar kamar dan mendapati Agata tengah mengomeli Qizha. Qasam mendapati ruangan sudah rapi. Bekas pecahan kaca sudah bersih.
1043.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

Pluk Entah dari mana datangnya, seekor cicak jatuh di paha Alina. Alina sangat benci dengan reptil dan hewan-hewan yang merayap. Alina berteriak dan berjingkat-jingkat. Ronald ikut panik dan menyuruh Alina untuk diam agar dia bisa menyingkirkan cicaknya. Karena terlalu panik, Alina tidak mendengar perkataan Ronald. Ia tetap loncat-loncat berharap cicak itu jatuh dari tubuhnya.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
Kabut Cinta Riana

Kabut Cinta Riana

jawabku sembari tangan menunjuk pada cicak yang merayap di atas. "Kamu mengigau, ya? Mana cicaknya, gak ada?" sahut Jovan sambil mengarahkan pandangan ke arah langit-langit kamar yang kosong. "Loh, tadi ada di situ! Kemana tuh perginya si cicak?" tukasku terbengong. "Tidurlah! Hari sudah malam," ucap Jovan seraya kembali membalikkan punggung membelakangiku.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
Penakluk Hati Om Dokter

Penakluk Hati Om Dokter

Namun naasnya, entah darimana muncullah seekor cicak yang sedang berontak di tengah kuah bakso. Belum selesai masa traumanya, Dirga kembali diteror oleh segerombolan cicak. Saat mandi, handuk yang digunakan malah dibuat lintasan lari 3 ekor cicak. Hampir saja ia lari keluar kamar mandi dengan keadaan telanjang penuh.
8.3K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as not balok cicak cicak di dinding
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status