Dua Sisi
Lama-lama bisa gegar otak dia kalau kepalanya di pukuli secara terus menerus.
"Masih berani nanya lagi? Salah kamu itu buanyiakkkk, Revan. Nggak terhitung. Sudah bagus kami mau menerima kamu menjadi menantu. Kalau nggak mikir kamu itu mantan murid ibu, pasti ibu lebih memilih pangeran Rattapoom yang akan menjadi menantu, ibu. Sini sungkem dulu sama papa Al dan ibu sebagai tanda jadi sudah di anggap mantu. Eh Satria, nih pegang ponsel saya, videoin yang bener akting Revan. Katanya cita-citanya mau jadi sutradara, jadi harus bagus ya hasilnya? HD ya hasilnya, jangan ngeblur?!!" Zahra memberikan ponselnya pada Satria.
"Wokehhh, satu dua tiga, ACTION!!!"
Hot Chapters