Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Sebatas Status

Pernikahan Sebatas Status

"Sini, biar kugendong anak kita." Tubuh Jingga bergetar hebat ketika Ganendra mengucapkan kalimat itu. Dia kembali membeku saat memandang iris mata coklat terang yang juga lekat menatapnya. "Kenapa? Apa aku salah bicara? Dia memang putri kita, kan?" Ganendra tersenyum menggoda. Dia sengaja memamerkan lesung pipi pada Jingga. "Eh, di mana Elio? Armas juga?" Jingga yang gugup, segera menoleh ke samping. Akan tetapi, tak ada siapapun di sana.
98.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Baca
+Pustaka
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

"Kami juga memohon pada orang tuamu untuk tidak mengatakan ini padamu. Ternyata kamu mengetahuinya sendiri. Tolong maafkan kami. ya. Kami yang lancang mengambil keputusan ini." "Sudahlah, Mi. Jangan merasa bersalah. Aku bisa lihat Jingga sangat bahagia saat datang bersama Elma tadi. Mungkin sekarang kami sudah bisa mencukupi kebutuhannya, tapi berada di sini adalah pengalaman baru buat Senja." Saat itu, Elma muncul dari kamar, berjalan perlahan mendekati mereka. "Iya, Mbak. Dia terlihat bahagia dengan memilih jepit-jepit indah. Juga tali rambut."
1045.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai novel jingga dalam elegi
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Gempita

Cinta dalam Gempita

Dingin, angkuh, dan terkesan tidak memiliki rasa kasihan. "Kau memiliki suara yang indah." Lagi! Jantungku kembali berdegup kencang. Perlahan kedua tanganku turun ke atas paha. Kuberanikan diri menatap mata elang itu. Seolah ada sejuta buku dengan gembok raksasa yang menguji nyali ini untuk memecahkan kode rahasianya. Mengapa tatapan menakutkan itu begitu memesona?
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Baca
+Pustaka
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

Membaca novel menjadi salah satu cara untuk membuat pikiranku kembali segar. Hari ini aku berniat menghabiskan bacaan novel The Greatest Women Aisyah Ar-Ridlo karangan Sibel Eraslan. Sambil mendengarkan suara syahdu Sami Yusuf dari earphone yang kupasang di kedua lubang telingaku. Sementara Ave dan Salsa masih belajar di Madrasah karena libur sekolahnya hari Jumat.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Baca Semua Ulasan
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

Dia pernah membaca sebuah novel on line dengan judul Dendam Permaisuri yang Terbuang, ada satu scene di mana sang permaisuri melarikan diri bersama panglima perang berjalan menyusuri gua gelap gulita dan … keadaan itulah yang terjadi padanya kini. ‘Elard.’ Bayangan sang tunangan yang ada di dunianya tiba-tiba terlintas. Air mata Kalina menetes, lelaki tersebut yang selalu ada menenangkannya, bahkan saat ini dia merasa rindu akan tubuh hangat itu. ‘Ah, kenapa aku selemah ini dan malah merindukannya?’ protes Kalina pada diri sendiri. ‘Padahal di sini ada Gavin, tetapi mengapa aku malah merindukan Elard,’ cicitnya, bibir Kalina menyunggingkan senyum, senyum menertawakan kebodohan yang terjadi.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
KarRa
Bab 74 masih sedikit revisi, mungkin akan tersedia hari senin. Tidak mengubah alur dan isi cerita di bab tersebut, hanya menambahkan jumlah kata agar nyaman dibaca. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan selamat membaca.
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Baca Semua Ulasan
ANYELIR KUNING

ANYELIR KUNING

Kukira telah sampai di ujung pelangi Angkuh petik satu warna Merah jambu kesukaanku. Lupa pada buta malam Hitam yang kubawa pulang Tuai derita tak kenal musim. ______________________________ Dentuman musik selimuti desa, empat orang biduan berlenggak ikuti irama, satu di antaranya pria gemulai. Pemuda dewasa itu bergerak lincah lagi lentur, bak belut diangkat dari penangkaran.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Baca
+Pustaka
Cinta Pertama : Aku Bukan Orang Ketiga

Cinta Pertama : Aku Bukan Orang Ketiga

Jingga melanjutkan. Elsa menghampiri Jingga dan menatap Jingga penuh intimidasi. “Kalau aku mau, kamu mau apa?” tanya Elsa. “Apa kamu tidak takut pada dosa? Dosa berzinah itu sangat besar.” “Hee sok alim, itu bukan urusan kamu. Dosa ya dosaku, tidak perlu mengatakan hal yang membuatmu terlihat sok suci seperti ini,” kata Elsa membuat Jingga menghela napas halus.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Baca
+Pustaka
Tanah Makamku masih Basah, Mas

Tanah Makamku masih Basah, Mas

Dhira menautkan dua alisnya. “Dia bilang dia temen Ibu.” “Apa?” Pak Tomo mengetuk pintu, ada seorang pria bersamanya, Luthfi yang rupanya menangkap dengan jelas obrolan mereka yang terakhir tentang teman ibu Jingga. Keduanya masuk ketika Dhira menoleh. “Benar, sejak awal Jingga diikuti makhluk halus. Jin itu tinggal di gudang di mana Jingga dilahirkan. Itu kenapa Jingga selalu dibawa ke sana. Dan untungnya dia jin muslim.”
1025.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 935 kali sebagai novel jingga dalam elegi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status