Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perfect Game

Perfect Game

tanya iena “Zaman dahulu, pada saat Perfect game masih tahap Beta, developer kami membuat story dimana 7 Dosa besar menjadi villain utama dalam story kami. Dan lawan dari 7 Dosa besar adalah 7 ksatria pelangi, yang dimana pelangi juga menjadi janji Tuhan kepada umat manusia agar menjauhkan dari selaga marabahaya yang ada. Tertulis dalam Kejadian 9 ayat 13. 7 Dosa besar dan 7 ksatria pelangi akhirnya bertarung, namun developer mengubah cerita di tengah peperangan, menyebabkan kerusakan data antara kedua belah pihak. Dan akhirnya perang yang terjadi seminggu itu langsung lenyap dalam 1 malam. Banyak rumor yang mengatakan bahwa banyak peninggalan dari perang itu terutama di Kolose. Dan akhirny
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Iya. Harus sesuai.” Pelangi menelan ludah. “Berarti kita harus tahu… apa yang kurang…” Nyanyian itu kembali. Namun kali ini… lebih terarah. Seperti mencoba menunjukkan sesuatu. Pelangi langsung menutup matanya. “Ada yang dia kasih lihat lagi…” katanya. Aruna berkata lembut. “Fokus.” Sosok besar memperhatikan. “Pola informasi meningkat.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Elisa mengulum senyum membayangkan wajah orang yang bergosip. Karena biasanya, wajah orang bergosip mengikuti arah bicara mereka, persis seperti ajab. Berubah sesuai apa yang dibicarakan. Sendal jepit yang Elisa kenakan menjadi saksi betapa tak ada arahnya perjalanan Elisa, diapun tak tahu untuk apa pergi ke supermarket kecil di ujung jalan. Mungkin pikirannya terlalu suntuk atau dia iri dengan kebahagiaan dari keluarga kecil teman-temannya?
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

bohongku pada seseorang, padahal itu cuma alibiku saja biar tidak terlihat Aryan dan Dewi. “Iya boleh, ayo naik.” Langsung saja aku naik, untung saja tadi sebelum kabur aku ingat dan sempat mengambil tasku, langsung saja aku keluarkan jaket untuk menutupiku. “Sampai sini saja dek, memang mau kearah selatan atau utara?” tanya seseorang yang aku tumpangi “Selatan bang.” “Yaudah nanggung dek, sekalian saja turun depan sana, memang mau kemana?”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

bisikku tepat di samping telinganya, sehingga aroma stroberi kembali terendus oleh indera penciuman. Tidak ada penolakan dari Sasi. Dia malah menyandarkan kepala di dadaku. “Walau bukan orang yang dicintai, tapi Abang suamiku,” balasnya entah dengan raut wajah bagaimana. Dalam hening, kami menyaksikan matahari menenggelamkan diri di ufuk barat pulau Rangali. Pantulan jingga yang menghiasi permukaan laut, tampak begitu indah. Aku semakin mengeratkan pelukan dan merasakan kehangatan punggung Sasi di tengah dinginnya angin malam yang mulai menyapa.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Tangis ketiganya pecah dalam dekapan erat pelukan masing-masing. “Sudah, sudah. Kalo begini terus, kapan Raka berangkatnya, hum? Bagian informan sudah mengumumkan, pesawat jurusan Yaman akan berangkat lima menit lagi. Kamu siap-siap gih,” Lisa menguraikan pelukan. Bermaksud memberikan kekuatan pada kedua puteranya. “Kalo gitu, Raka pamit ya,, bu. Izza? Ingat pesan Abang, ya,” melihat satu persatu senjanya. Kemudian tersenyum, menyalaminya satu persatu.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

Kamu adalah nyanyian sunyi yang kami doakan, bahkan sebelum tahu kata apa yang tepat untuk mengungkapkan doa itu. Glen meletakkan jurnal itu di meja, lalu berdiri dan menatap Aruna dan Selaras yang tertidur berdampingan. Ia mengambil ponselnya dan memotret momen itu—wajah Aruna yang damai, dan Selaras yang menyender di pelukan ibunya, seolah tak ada tempat lain di dunia yang lebih aman dari itu. Foto itu ia beri judul: "Awal Segalanya."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Begitu masuk, mataku langsung tetuju pada stiker yang menempel di kursi penumpang depan [Kursi khusus Cindy]. Steve berdeham pelan, lalu agak canggung menjelaskan, “Cindy yang maksa pasang di sana, lagipula kamu juga menyetir sendiri biasanya.” Aku mengangguk dan menjawab datar, “Iya, semuanya berawal seperti ini.” Steve mengernyit, seperti masih ingin bicara, tapi ponselku berbunyi. Aku tidak menanggapi Steve lagi, langsung menunduk dan fokus membalas pesan.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

Bisikku Laras mengikuti arahanku Bokongnya menungkik naik siap menerimaku, dalam satu sentakan panjang aku memasukkan milikku ke dalam miliknya yang basah dan licin karena air sabun Laras mendesah, desahan yang membuat adrenalinku semakin memuncak. Tanpa ragu aku memegang pinggangnya dan mulai mendentumkan badanku ke badannya, maju mundur, maju mundur dengan irama yang beraturan. Pinggulku juga aku goyang ke kiri dan kanan, kadang aku getarkan agar memberi sensasi pada tubuh Laras. Dia menjerit “ Ahh. Ohh.... Ah.. ..Liyo”
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
marah kecewa pasti ada ini tapi aq yakin laras bukan tipe cewe pendendam dia dapt memutuskan sesuatu dengan kepala dingin & bukan dengan emosi sesaat. aq yakin sih laras akan memaafkanmu. ya ampun deg2an ini menanti julio berkata jujur pada laras
~•°Putri Nurril°•~
bener² dapat kejutan banget di bab minggu ini. dan setiap permasalahan yang ada pasti ada solusi. novel ini mengajarkan tentang kehidupan yang tak selamanya di atas/ di bawah. ceritanya pun ngeh banget di hati. thanks Ci Net, udah bikin cerita yang luar biasa
Baca Semua Ulasan
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

"Siapa yang menjilat? Jelaskan apa maksudmu!" Marcus tertawa ringan. "Oh, aku salah ucap! Bukan menjilat, itu disebut: sepenuhnya harus patuh pada instruksi atasan, mendukung setiap keputusan atasan tanpa syarat? Kalau atasan bilang ke timur, jangan pernah ke barat. Kalau atasan bilang kejar anjing, jangan pernah terpikir menangkap ayam. Begitu atasan senang, bukankah prestasi pasti akan otomatis mengalir?" "Pfft!"
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai orientasi laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status