Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Bukan Tukang Bakso Biasa

Suamiku Bukan Tukang Bakso Biasa

Ann terkesima, rasa bakso itu unik berbeda dari bakso pada umumnya. "Kamu kapan kenal Pak Sugi?" tanya Ann. "Sudah lama, memangnya kenapa, Sayang?" Sena membalikkan tanya pada istrinya. "Enak baksonya," dengan senyuman cerah Ann menatap Sena. "Iya, tapi ini cemong cintaku!" Jari Sena mengusap sisa kecap dibibir Ann, membuat pipi bersemu merah layaknya tomat.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Martabak Setan

Martabak Setan

jawab Zilga sambil merengut, bibir tipisnya terlihat mengerucut. "Bulan puasa gak boleh marah-marah! Entar pahala puasanya berkurang. Beli takjil yang lain saja kenapa sih? Kan ada Bingka, Risoles, Bakwan, Samosa, Rerokok dan masih banyak lagi kue lainnya yang dijual di sana. Apa semuanya juga habis?" "Gue cuma pengennya martabak, yang lain gak minat." "Ehm, ya sudah beli di warung lain saja!"
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 520 Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Topinya seperti berkata, “Kau ada masalah?” Akhirnya aku ikut membalikkan daging di panggangan besar. Pos tim tungku ini seperti pusat pesta. Tidak jauh dari kami ada para idiot Mars yang bernyanyi semakin keras. Lalu ada dua tempat utama: panggangan dan tungku pembakaran bahan mentah. Ikan dan bahan mentah besar dibakar di tungku, sementara bahan mentah kecil seperti sosis, daging potong, bakso, cumi-cumi—dan masih banyak lagi—dibakar di panggangan raksasa. Hampir semua orang berebut membalikkan bahan mentah. Hanna dan Emy juga terlihat membalikkan daging—bersenang-senang dengan Mika. Sesekali Lavi juga ikut obrolan. Hanya dalam dua hari terakhir, Lavi berhasil membangun komunikasi sangat b
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 655 Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Menu-menu sederhana ditulis dengan indah dan ditempel di dinding warung. Akhirnya tiga hari awal, warung mereka sangat ramai, bahkan mereka sampai tidak sempat ke mana-mana karena melayani pembeli. Bakso yang distok Ihsan untuk satu Minggu, nyatanya ludes hanya dalam waktu tiga hari, akhirnya hari keempat mereka membuat pentol bakso kembali dalam jumlah yang lebih banyak. Tiga hari ini tidak ada keuntungan yang didapat, hanya balik modal saja, mereka hanya mengenalkan rasa bakso agar menarik pelanggan. Menurut mereka, bakso buatan Ihsan memang sangat enak, kuahnya yang kaya akan rempah dan kaldu sapi begitu menggugah selera.
1084.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as panggangan bakso bakar
Show Reviews (26)
Read
+Library
Nainamira
terima kasih untuk kakak pembaca yang Budiman, yang setia mengikuti kisah Aina dan Hasan. sudah tamat di 263 bab ya ... ikuti novel baruku yang berjudul " misteri cinta di lokasi KKN" gak kalah baper loh ...
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Read All Reviews
Setelah Tiga Tahun Berpisah

Setelah Tiga Tahun Berpisah

Warung tersebut menjual berbagai macam makanan ringan dan bahan untuk bakar-bakaran, seperti jagung, sosis, dan beberapa daging siap panggang. Malam ini Raka sengaja menjemput Amira beserta kedua anaknya untuk mengajak bakar-bakaran di markas bersama anak jalanan. Amira tampak memegang sebungkus jagung manis sambil tertawa kecil saat Kenzo dengan ceria berlarian di sekitar mereka, sesekali menarik perhatian Raka. “Kita beli berapa banyak, Rak?” tanya Amira kepada Raka, yang tampak serius memilih beberapa tusukan daging.
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Mantan Kakak Ipar

Terpaksa Menikah dengan Mantan Kakak Ipar

David dan seorang penjaga vila menyiapkan panggangan arang dan panggangan listrik, sementara Arjuna dan Kieran duduk tak sabar menunggu makanan mereka. “Bunda, kenapa jagungnya nggak dibakar di sini aja?” tanya Arjuna sambil memperhatikan Disti yang sedang memanggang sosis di atas grill pan. “Kalau dibakar di panggangan arang, rasanya lebih enak, Sayang. Ada aroma khas yang bikin beda,” jawab Disti sambil membalikkan sosis dengan hati-hati. David tertawa kecil dan menambahkan, “Iya, Juna. Lebih seru dan rasanya lebih enak kalau dibakar pakai arang.”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Cinta Tanpa Jeda

Cinta Tanpa Jeda

jawabnya singkat. "Ini, Mbak. Pesanannya. Dua bakso bakar ekstra pedas dan tiga bakso cumi goreng kranci ekstra saus Padangnya," kata Natasha dengan mulut yang berbusa. Rasanya ia ingin meneteskan air ludah saat mengatakan makanan yang pastinya akan enak jika dimakan saat hujan-hujan begini. Apalagi di saat perut sedang meronta-ronta meminta jatah makanan seperti perut Natasha. 'Hems…. Pasti enak sekali rasanya,' batin Natasha sambil menyerahkan lima boks makanan itu dengan berat hati. "Iya. Makasih ya, Mbak. Oh, ya. Aku udah bayar lewat aplikasi," sahut Safira kemudian melenggang pergi.
1010.9K viewsOngoingAdded to Library 415 Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Gadis Yang Kunodai

Gadis Yang Kunodai

"Iya, Mas itu. Aku sekarang butuh sesuatu yang pedas untuk menghilangkan gugupku, Mas." "Iya Sayang." Mereka berjalan bersisian menuju warung bakso yang sudah penuh dengan pembeli. Sarah memesan semangkuk baso jumbo. Sedangkan Devan memesan bakso biasa dan minum teh hangat. Sesaat bakso datang, aroma khas membuat Sarah ingin segera menikmatinya. Sarah menambahkan satu sendok makan sambal ke dalam mangkuk, menuang sedikit kecap manis juga saos. Lalu mengaduknya agar merata. Pertama Sarah mencicipi kuahnya, rasa pedas langsung meledak di rongga mulutnya. Lantas memotong bakso jumbo jadi empat bagian. Menyendok salah satunya dan siap memasukkannya ke dalam mulut.
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Bukan karena siapa yang mengajak, tetapi karena membayangkan kesempatan untuk menyantap makanan favorit ketika ayahnya masih ada, lewat begitu saja. Dulu, sehabis gajian, ayahnya selalu mengajak untuk makan di luar. Dan tempat yang disebutkan oleh Gibran itu adalah tempat makan legendaris di daerah tersebut. Sebuah warung makan dengan tempat sederhana, tetapi menyajikan menu masakan khas daerahnya dengan rasa yang tidak main-main. Bahkan rasa masakan sekelas restoran Padang mewah di pulau Jawa saja, kalah oleh rasa masakan warung sederhana yang terletak di pinggir sawah tersebut.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as panggangan bakso bakar
Read
+Library
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Di depannya terlihat sebuah warung bakso yang tidak terlalu besar di pinggir jalan. Darko memasuki warung tenda dan memesan satu porsi Bakso daging sapi untuknya. “Pak minta Baksonya satu.” “Baik.” Tak lama kemudian Bakso daging sapi pesanannya terhidang di mejanya. Sebelum dia menyantap Bakso di depannya, tiba-tiba ada sepasang tangan yang mengambil mangkuk Bakso di depannya membuat Darko tercengang di buatnya.
9.6171.7K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as panggangan bakso bakar
Show Reviews (26)
Read
+Library
MN Rohmadi
Terimakasih atas support dan dukungan para pembaca setia Menantu sang Jendral Besar, yang telah mengikuti perjalanan Darko sampai tamat di season ini. Tunggu cerita petualangan Darko di season 2 Menantu sang Jendral Besar 2 terimakasih.
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Read All Reviews
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status