Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAU MENDUA AKU PUN SAMA

KAU MENDUA AKU PUN SAMA

“Jangan ditanya dulu dong. Mending sekarang Lo pesen makanan, Naira pasti lapar.“ Meera menyahuti. “Bener banget itu. Aku juga lapar,“ sahut Adila. “Iya juga, ya. Kenapa gue lupa?“ gumam Cantika sambil mengeluarkan ponselnya dan membuatku tiba-tiba teringat pada ponsel yang kini tinggal bangkainya saja. “Lo ngelamunin apa?“ Meera yang menyadari itu, menatapku dengan alis terangkat sebelah. Aku menggeleng, “nggak apa-apa. Cuma inget sama ponselku, sekarang matot,“ jawabku. Membuat mereka bertiga kompak menatapku. “Serius?“ tanya Meera. Aku mengangguk. “Kenapa tadi nggak cerita?“ Adila menambahi.
9.971.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai pano naman ako
Baca
+Pustaka
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

ada yang mau bantuin Ibu Hanum ga? Ayok next kilatt
10145.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai pano naman ako
Baca
+Pustaka
BEDA ISTRI BEDA REZEKI

BEDA ISTRI BEDA REZEKI

ancam Panji jumawa. Next Terima kasih banyak untuk love n komentarnya ❤️ Jan lupa subs part terbaru 🙏
10147.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai pano naman ako
Baca
+Pustaka
Pamanmu Adalah Suamiku

Pamanmu Adalah Suamiku

Alena bertanya dengan nada datar. “Apa aku terlihat akan menyerangmu? Dan mengatakan jika kamu tidak pantas menjadi istri pamanku?” “Ya aku tidak tahu. Aku hanya menilai saja jika ada wanita yang melabrak aku karena suah menikah dengan pamanmu yang sangat berkarisma itu.” Wanita itu terkekeh-kekeh lalu dia berkata, “Sudahlah. Aku tidak akan mengganggumu lagi. Kamu bisa memanggilku Caca.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pano naman ako
Baca
+Pustaka
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

Begini lah aku tanpamu, Tania. ***
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai pano naman ako
Baca
+Pustaka
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Terserah aku, dong. Ehm, Rian, aku pesan itu." "Vi, kamu yakin bisa minum? Aku tahu kamu nggak pernah nyoba minuman kayak gitu." Terlihat raut cemas yang begitu kentara dari wajah Anin. "Nggak apa-apa. Lagian, aku juga pesan satu doang, kok." "Ya, udah. Kalian duduk dulu aja, nggak lama kok."
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai pano naman ako
Baca
+Pustaka
Paman, Aku Layak Menjadi Isterimu

Paman, Aku Layak Menjadi Isterimu

“Paman, maukah kau membantuku? Ini serius.” “Bantuan seperti apa?” “Ada orang sinting yang mengundangku makan malam. Aku sudah mengatakan padanya kalau aku punya pacar. Tapi dia malah menyuruhku mengajakmu.” Sebenarnya tidak persis seperti itu. Aaron mengerutkan kening. “Ini terdengar tidak ada hubungan denganku.”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai pano naman ako
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status