Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Tatapan yang bukan lagi berisi cinta yang buta, tetapi kekecewaan yang telah mengeras menjadi es. ​Di tengah tatapan dingin itu, sebuah bayangan aneh melintas di benak Arya. ​Bukan bayangan Kinanti, bukan juga wajah Bramantya yang sinis. Tapi, bayangan yang kabur...sebuah aula besar yang gelap, suara tembakan yang memekakkan telinga, dan bau amis darah yang menyengat. Secepat kilat, bayangan itu lenyap, meninggalkan sakit kepala berdenyut dan sensasi aneh di telapak tangannya, seolah ia baru saja memegang senjata berat.
10851 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Aku mengarungi samudera darah Akulah sang pengembara Melenggang ke Barat, Meluruk ke Timur, Merangsak ke Utara, Merantau ke Selatan, Kan kuremas matahari di telapak tanganku Kan kupecahkan wajah rembulan Tak ada lawan, Tak ada tandingan, Ilmu dari segala ilmu. ”Tadi malam syair Maut tidak menembangkan bait awal Aku datang dari balik kabut hitam, Aku mengarungi samudera darah. Selain itu pembunuh tadi seorang perempuan, berarti ia bukan pendekar penolongku. Nah pertanyaannya sekarang, kalau ia bukan penolongku itu, lantas siapa dia ? Mengapa ia selalu menembang Syair Penakluk Langit setiap melakukan pembunuhan keji?”
1044.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as pantun gombalan maut
Show Reviews (28)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
BEDA ISTRI BEDA REZEKI

BEDA ISTRI BEDA REZEKI

Mulutnya mulai merapalkan mantra. Niat ingsun amatek Ajiku si jaran goyang Gumilang-gumilang Ancik-ancik sapi Gumarang Cemetine sada lanang Segara adat Sabetake jabang bayine PANJI PRADIPTA Gruduk getuni aku Ngedani aku Hani lantas menghentakkan kakinya ke lantai sebanyak tiga kali. Bibirnya menyeringai miring telah berhasil membaca mantra tersebut.
10147.3K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
Madu Dari Suamiku

Madu Dari Suamiku

So sweet sekali. "Gombal." Astaga! Rasanya ingin ku cabean pake lombok sekilo ini bibir. Kenapa sih, tidak bisa di ajak kompromi. Masih saja ceplas–ceplos di saat seperti ini. "Beneran. Jika hanya ingin menggombal ... aku bisa, dan sudah lama aku lakuin. Aku yakin, pasti wanita di luaran sana akan mencair, tapi ini bukanlah gombalan. Kau terlalu berharga jika di sandingkan dengan gombalan receh. Lagu tadi mewakili perasaanku, yang ku lipat rapi di dalam hati." Pak Rayhan berucap tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan.
1022.0K viewsOngoingAdded to Library 880 Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

ucapnya perlahan, lalu meninggal sepersekian detik. Tiba-tiba lukisan itu seolah hidup, keluarlah Pesinden sambil menyanyikan lagu jawa yang diiringi dengan suara gamelan. "Sekar macem-macem aruming wangi, Minggah kadhaton ndhawuhi suka, Jro pandelengan pan dadi siji, Liring pawestri kang sarwa esthi."
102.0K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
Kaisar Badai Petir Zera

Kaisar Badai Petir Zera

Tempest pun tidak mau tinggal diam, ketika Azzura sudah membulatkan tekadnya. "Kalian jangan tidak sabaran, pertunjukan baru saja dimulai." Jawab Enes sambil merapal manteranya. "Irama Kegelapan Mayat Hidup." Kemudian, keluarlah tulang manusia dan para monster yang telah mati dalam pertarungan tadi. Termasuk juga dengan Kazen dan Kaijin yang mati dalam pertempuran. Tidak mereka berdua saja. Bahkan jenderal Kuo dan Koncon pun juga kembali hidup.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
Malam Membara Bersama Pamanmu

Malam Membara Bersama Pamanmu

Kematian dalam diam, tanpa seorang pun yang tahu hingga beliau ditemukan bersimbah darah dengan pisau mengoyak pergelangan tangan dan menikam dadanya. Liora menengadahkan wajahnya ke atas, pada langit siang yang tak seterik biasanya, yang terlihat dari celah rimbunnya dedaunan di dahan pohon. ‘Mama ... mereka yang menyakiti Mama sudah merasakan pembalasannya.’
1069.7K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as pantun gombalan maut
Show Reviews (15)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Almiftiafay
terima kasih sudah membaca ya (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠) perjalanan kita kali ini ditemani oleh Liora yang baik hati dan Kayden yang dingin dan tak bisa ditebak. Thor sekali lagi ucapkan Selamat naik rollercoaster, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Read All Reviews
Pewaris Langit Ketujuh

Pewaris Langit Ketujuh

"Labirin? Permainan anak-anak." Wanita itu hanya tersenyum. Loncengnya berbunyi sekali. Dalam sekejap, tubuh pemuda itu mengering, seperti disedot roh kehidupan dari pori-porinya. Jatuh. Mati. Debu. "Hanya mereka yang bisa melihat kebenaran yang bisa keluar hidup-hidup," katanya sambil menoleh pada Gohan. "Dan kamu... darahmu terlalu jujur untuk tempat ini."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Dia menghela napas dalam-dalam, dan rasa kesepian serta kesedihan terpancar di matanya. "Jika anak ini lahir di Bumi, dia pasti akan menjadi pangeran yang melankolis dan flamboyan..." Lin Yang mengeluh. Tak lama kemudian, semua kontestan naik ke panggung untuk membacakan puisi dan menggubah lirik, tetapi sebagian besar hasilnya biasa-biasa saja, dan beberapa bahkan mempermalukan diri sendiri. Apa maksud dari pepatah, "Sekumpulan ayam panggang terbang ke selatan, dan dua bebek panggang menuju ke utara"?
2.5K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

“Kalau pelit, bisa-bisa kuburan loe sempit.” Munaroh menghela napas panjang. Pagi tadi ia hampir bertengkar dengan mertuanya. Masa iya sorepun ia berantem dengan ipar-iparnya. Daripada pusing dan menguras tenaga, Munaroh lebih baik mengalah. “Berapa?” tanya Munaroh membuat Atun dan Rohaye sumringah. “Lima ratus saja , Roh,” sahut Atun malu-malu.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as pantun gombalan maut
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status