I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu
Jujur, patah hati itu selain menguras tenaga, menguras sifat rajin menjadi pemalas.
"Kak," dia menghela napasnya seperti orang jengah. Mungkin karena tatapanku berubah datar dengan aura yang membuatnya tidak nyaman.
"Kalau kakak tahu patah hati itu bukan hanya menguras hati, tapi menguras tenaga. Capek kan nangis sambil uring-uringan tuh? Yaudah makan dulu, nanti abis itu dilanjut lagi deh. Terserah mau sampai tepar juga, aku nggak akan larang." katanya, terlihat dia seperti kakak di sini dan aku adiknya. Kalimat sindiran semacam terserah mau sampai tepar juga, aku nggak akan larang, justru membuatku menelan saliva.
Hot Chapters