Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Brakkk Sebuah pintu besar terbuka secara tiba-tiba, sebuah pintu yang terbuat dari kayu jati, dengan gagang pintu yang terbuat dari besi bulat yang sangat berat. Rumah yang megah dengan pagar bambu yang membentang mengelilingi rumah tersebut. Sebuah gapura besar dengan atap rumbia menjadi pembatas antara jalan dan halaman rumah itu.
10126.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai pegangan pintu rumah
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Taman dengan banyak bunga dan pohon di sebelah lapangan itu. Mobil kembali melambat ketika Juna membelokkannya ke sebelah kiri, dan berhenti di depan sebuah rumah yang pintu pagarnya tertutup rapat. Tak seperti rumah-rumah lainnya yang menggunakan pintu pagar terbuka –terali, umah yang satu ini tertutup secara keseluruhan. Pagarnya setinggi dua meter berwarna keemasan dengan pintu pagar berwarna sama. Ada dua buah kamera pengawas di kedua sisi pintu pagar, sebuah lagi yang tertangkap matanya di bagian sudut. Juna membunyikan klakson beberapa kali sebelum pintu pagar terbuka dari dalam. Seorang pria setengah tua berpakaian khas penjaga membungkukkan badannya menyambut kedatangan Juna.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Adik Angkatku Istri Kedua Suamiku

Adik Angkatku Istri Kedua Suamiku

Pintu khusus pejalan tidak otomatis, jadi Harena bisa masuk karena mengetahui letak untuk membuka gerbang pejalan kaki itu. Dharmatio menghela nafasnya, ia menurunkan kaca jendelanya dengan terpaksa. “Kalau kamu masih ingin mobil kamu itu, singkirkan dari depan gerbang rumahku,” ucapnya penuh penekanan, tatapannya datar. Harena memicingkan mata. “Mas, kamu serius ngomong kaya gitu?”
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
SAUDARA MISKIN

SAUDARA MISKIN

Baru setelah mendengar penjelasan Bu Maya satpam tersebut mengangguk mengerti dan kami di persilahkan masuk. Sebuah rumah yang bagiku tergolong sangatlah mewah dengan pilar pilar penyangga yang sangat besar. Seperti rumah rumah yang aku lihat di televisi bututku. Sesampai di depan pintu, Bang Usman menekan bel yang ada di samping. Lama kami menunggu hingga akhirnya pintu di bukakan oleh seseorang yang menurut ku adalah asisten rumah tangga.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Pantas sejak tadi dia terlihat gelisah. “Tentu. Kamar mandi ada di sana.” Aku menunjuk salah satu dari empat pintu yang ada di rumah kami. Bagi yang pernah tinggal di rumah tipe 36 pasti tahu, hanya ada 4-5 pintu di rumah bertipe tersebut. Pintu depan, pintu kamar, pintu kamar mandi, dan pintu menuju halaman belakang. Aku memerhatikannya mengeluarkan handuk dan pakaian dari dalam kantongan plastik, lalu mengikutinya ke kamar mandi ―tentu hanya dengan tatapan mataku saja.
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Petaka Rumah Bekas Pesugihan

Petaka Rumah Bekas Pesugihan

Sedangkan jendela rumah diberi tralis besi yang cukup kokoh dan tak mungkin seseorang bisa melewati Jendela. Kalau lewat pintu belakang tak mungkin karena pintu belakang msih terkunci dari dalam. Dan kalaupun lewat pintu depan, pasti Papah akan bertemu dengan Mamah saat ingin keluar. Aaaggghhh Aku pusing! Semua ini sama sekali tak bisa pakai nalas manusia. "Ceritanya Panjang Pak. Nanti kami kasih tahu kalau Mamah sudah ketemu." sahutku yang tak ingin membuang waktu untuk mencari Mamah.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ia menuliskan: Checkpoint 3 — “Pintu yang Pernah Tertutup.” “Kalau di titik ini, player harus milih untuk masuk ke kamar lama atau putar balik ke tangga,” gumamnya. “Masuk itu artinya dia siap menghadapi memori yang nggak enak, tapi… kita mesti kasih pegangan supaya nggak terasa menghakimi.” Haris duduk di tepi meja, memperhatikan. “Pegangan bisa bentuknya benda—kayak surat kecil, atau rekaman suara yang nuntun. Lo suka yang mana, Ran?”
928 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Suara pecahnya tabung air berpadu dengan tatapan garang di sudut matanya, membuat seluruh ruang tamu diselimuti tekanan yang mencekam. Para pembantu di sekitarnya menahan napas, menyusut ketakutan di sudut dinding. Pak Harto, kepala pelayan yang sudah setia bertahun-tahun, memberanikan diri maju selangkah, suaranya bergetar pelan. "Tuan, Nyonya hanya merasa ruangan terlalu pengap, jadi membuka jendela sebentar. Lagipula anginnya tidak kencang hari itu. Mungkin Nona Aruni lupa menutup selimut waktu tidur ...."
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
MISTERI RUMAH ASHWABIMA

MISTERI RUMAH ASHWABIMA

Pintu itu tidak terkunci! Jelas ada orang yang baru saja keluar dari rumah utama dan melewati pintu itu menuju halaman belakang. Biasanya pintu dapur selalu terkunci. Itu termasuk peraturan penting tidak tertulis yang diterapkan di rumah. Siapapun yang masuk kembali ke rumah utama lewat pintu dapur, selesai dari kamar mandi, harus kembali mengunci pintu.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

tanya polisi itu sambil menunjuk layar monitor. Rain mengangguk pelan. Senyum tipis tersungging di sudut bibirnya. “Karena… mereka bingung mau masuk pakai cara apa, Pak. Semua pintu di rumah saya—termasuk kamar utama, kamar anak, dan ruang bermain anak—pakai kode. Jadi… bakal susah kalau orang luar mau masuk,” jelasnya tenang.
10506.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.2K kali sebagai pegangan pintu rumah
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Kakak Author ini ceritanya bagus-bagus. Suka semua. BTW aku juga Author, tapi masih keren kamu. Salam kenal, Kak. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe suka ceritanya kakk daraa...... makasi kakkk
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status