Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LUKA

LUKA

Gluk. Gluk. Nara menyeka bibirnya, ia menatap lurus dapur tempatnya berdiri. Matanya bergetar mengelilingi ruangan mencoba menenangkan hati yang mulai cemas. Mimpi yang begitu nyata membuat tubuhnya terasa letih. "Mimpi yang menakutkan."
87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

"Permen pentol rasa stroberi, kesukaan Lala, kan? Ini sebagai tanda maaf dari Lola. Mau terima?" Lala, dari balik tirai jari-jari mungilnya, mendengar kata ajaib: "stroberi". Tangisannya berangsur-angsur mereda. Perlahan-lahan, dia menurunkan tangannya dari wajahnya. Saat itulah, dunia bisa melihat matanya yang indah. Jika mata Lola adalah musim semi dan mata Lulu adalah musim dingin, maka mata Lala adalah kehangatan musim gugur yang merona. Pupil matanya berwarna bata merah yang hangat, seperti warna daun maple yang disinari matahari sore, penuh dengan kelembutan dan kedalaman yang berbeda.
459 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Gairah Membara Paman Tunanganku

Gairah Membara Paman Tunanganku

“Berlari mengejar kelopak bunga.” Luna mengerucutkan bibirnya sedikit. “Tapi ini indah.” Ia mengangkat satu kelopak yang berhasil ditangkap di telapak tangannya. “Lihat.” Rion melirik sekilas ke telapak tangan Luna. Di sana ada satu kelopak kecil berwarna pink pucat. Angin kembali berhembus, membuat rambut Luna bergerak ke sana ke mari.
1069.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
PUTRI YANG TERTUKAR

PUTRI YANG TERTUKAR

Pundak mungil itu tersingkap, menampakkan kulit seputih gading dan tanda lahir berbentuk kelopak lili yang samar namun jelas. Leon tercekat. Untuk sesaat, pikirannya menolak fokus pada makna tanda itu. Matanya malah terpaku pada kulit mulus yang hanya berjarak sejengkal darinya. Keinginan untuk menyentuhnya berkelebat begitu cepat, membuat dadanya bergetar tak karuan.
10227.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai pelupuk
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Piemar
Dear reader, Overview, biar gak salah paham alur y. Arc 1 (Bab 1–100) Awal kisah, kesalahpahaman FL & ML. Arc 2 (Bab 101–150) Cinta tumbuh, identitas FL terungkap. Arc 3 (Bab 151–215) Cinta diuji, rahasia besar terbongkar, konflik istana memuncak. Arc 4 (Bab 216–250) Konflik mereda, FL & ML bersatu.
sheila chrysilia
Emosinya roller-coaster. Senang, sedih, tegang, selipan humor, dll suka banget! Ditambah gaya penulisan dan cara mendeskripsikan detail mulai dari latar, karakter, aktivitas karakter, dll, wow! <3 Jadi bisa ikut ngebayangin <3 Thanks kak Piemar udah nulis novel ini. Sukses selalu! Ditunggu next-nya.
Baca Semua Ulasan
PERNIKAHAN RAHASIA SUAMIKU

PERNIKAHAN RAHASIA SUAMIKU

POV ELANG Aku menatap pantulan wajahku di depan cermin oval. Kusentuh pipi sebelah kananku yang tak mulus. Terdapat bekas luka melintang di bawah kelopak mataku hingga mendekati telinga. Luka yang timbul karena tusukan pecahan beling yang begitu dalam menembus lapisan kulit pipiku. Begitu dalamnya tusukan itu, hingga mengubah rupa wajahku.
1049.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Supernatural Louva

Supernatural Louva

"Louva, bangun!" Saat kedua kelopak mata itu perlahan terbuka, Robert pun termangu untuk beberapa saat. Lelaki itu baru menyadari kalau warna bola mata Louva tidak benar-benar hijau, tapi ada sedikit gurat kecoklatan di dalamnya, dengan bintik-bintik kecil hitam yang tersebar di bagian irisnya. Unik dan... cantik sekali.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Jurnal Sang Dokter

Jurnal Sang Dokter

Menjahit Selaput Dara Romansa berdiri di depan jendela kamarnya, mengamati ke arah taman, melihat kupu kupu kecil berwarna kkuning berterbangan, slaing mengejar, tidak tentu arah. Dua kupu kupu kecil, seperti sepasang sahabat, atau bahkan anak dan ibunya. Romansa menghela nafas panjang, dia memejamkan mata sekejap.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
The Vestige

The Vestige

Kalimat tersebut menggantung karena lawan bicaranya sudah musnah ditelan pintu. Di luar toko roti tersebut, ia memulakan langkah dengan saling menggosok-gosok telapak tangannya terlebih dahulu, hingga memerahlah kulit di sekitar sana. Kupluk menutup nyaris sebagian kepala atas, menyisakan sedikit poni yang dibentuk horizontal tepat di atas mata. Beberapa orang mungkin akan ikut merasakan sakit saat membayangkan maniknya itu tercolok, namun sepertinya tidak, gadis itu tidak pernah datang dengan mata merah.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Duke

Satu Malam Bersama Duke

Ada seutas kain yang mengikat matanya dengan cukup erat. Dengan tangan yang masih terasa sedikit kaku dan kebas, Lucian merobek kain sutra gelap itu dari wajahnya dan melemparkannya ke lantai. Mata merahnya mengerjap, menyesuaikan diri dengan cahaya remang-remang. Ia menoleh ke sekeliling dengan waspada. Kosong. Lucian memijat pelipisnya. Kepingan ingatan dari malam sebelumnya mulai menghantam kepalanya secara bertubi-tubi.
9.951.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Bayangan seseorang tampak dari balik kaca menatap tajam ke arah papan nama “Dinda Snack & Home Taste.” “Yon” bisik Dina pelan “Kayaknya ini belum berakhir.”
688 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status