Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

Panggilan Andi menghentikan lamunan Andi yang hampir menuju bagian paling indah. "Hah?" Andi tergagap, refleks ia mengambil bantal kecil dan menutupi area pahanya agar Ana tidak menyadari ada yang berubah di sana. "Ada rekomendasi film lain nggak?" Ana mengulang pertanyaan untuk kesekian kali. "Kita nonton pake itu aja, kan wifinya bisa koneksi ke Netlix." Andi menunjuk televisi layar lebar yang ada di di dinding.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as penanda dialog
Read
+Library
Tetangga Penggoda

Tetangga Penggoda

Akhirnya rendang tersebut kuputuskan untuk diberikan pada Bu Pur. Sehabis solat isya, aku dan Mas Adrian bersantai sembari menonton televisi. Meskipun faktanya, televisi yang menonton kami karena kami asyik ngobrol sendiri. Ketika bersama Mas Adrian memang aku merasa nyaman untuk berbicara apapun. Terlebih, lelaki itu selalu memberikan respon, sehingga membuatku merasa nyaman. "Mbak Nana! Mas Adrian!" Samar-samar aku mendengar teriakan di luar. Tak berselang lama bel rumah pun berdenting.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as penanda dialog
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

***"** Dering ponsel menyadarkan lamunan Tiara. Tertulis nama Nanta disana. "Halo, asalamualaikum." sapa Nanta. "Waalaikumsalam, ada apa Nanta?" jawab Tiara. "Apa benar Bapak dirawat di Rumah Sakit, Tiara? kenapa kamu nggak ngabarin aku?" "Iya Nanta, tapi sekarang sudah pulang. Bapak sudah sembuh." "Ada apa sebenarnya, kata Papa karena demo yang dilakukan para pekerja, ya?"
2.9K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as penanda dialog
Read
+Library
Keris Bunga Bangkai

Keris Bunga Bangkai

Di sana dia melihat satu bangunan pendopo kecil untuk bersantai di taman di dekat kolam ikan yang kebetulan sepi. Danadyaksa mengajak Tarendra ke sana, lalu mempersilakannya untuk duduk sebelum melanjutkan ceritanya. “Tidak biasanya kamu seperti ini? Biasanya juga bicara ceplas-ceplos saja tak liat kondisi,” ujar Tarendra dengan sedikit senyum jenaka yang bercampur eskpresi penasaran.
1043.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as penanda dialog
Show Reviews (26)
Read
+Library
Johan Gara
rangkahasa adalah salah satu karakter yang saya rindukan di tengah maraknya karakter2 cerita urban. mau nyaranin buat berkenalan dengan karakter penakluk seribu negeri siluman dalam cerita The Destinable of Light di applikasi ini, tapi syg keris bunga bangkai ini sudah tamat. semoga ada sekuelnya
Rytíř
Besok ada rencana mau ke rumah family di luar kota. Selama masih sempat saya usahakan update chapternya hari ini dan juga besok. kalau ada absen update nya dalam 2 - 3 hari ini, mungkin saya dalam perjalanan. InsyaAllah, nanti pas sudah di rumah, saya usahakan kembali update 3-4 chapter perhari.
Read All Reviews
TERNODA DI MALAM PERTAMA

TERNODA DI MALAM PERTAMA

Dia diam masih mengatur napas. "Dia itu bisa menyerang kita kapan saja, karena bisa mendeteksi panas tubuh. Sedangkan kita, gak bisa lihat makhluk itu. Mana gelap, gak bawa alat buat nyerang juga, gimana " jawab Rimba kemudian. Aku terdiam. Benar juga yang dia katakan. Aku menatap jari kami yang masih saja bertautan erat, lalu tersenyum. Hati memang tidak pernah bisa berbohong. Namun, saat dia menyadari itu, segera dia lepaskan dan meminta maaf padaku. Rasanya tidak perlu dia meminta maaf, karena aku juga menginginkannya. "Kita dirikan tenda sebelah sana saja. Sepertinya aman. Sudah terlalu malam juga, aku lelah," ucapnya seraya menurunkan ransel. Aku mengangguk setuju.
1098.6K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as penanda dialog
Read
+Library
Mengejar Cinta Mantan Istriku

Mengejar Cinta Mantan Istriku

Bara menantang. Lazarus mendesis. “Kau hanya anjing gila.” “Dan kau… tikus tua.” Mereka saling terjang. Raka menarik Anandita ke ruang besar di ujung lorong. Di sana ada terminal tua dengan layar berkedip. “Pandora… akhirnya akan kubuka.” Anandita berusaha melepaskan diri. “Kenapa… kenapa kau mau melakukan ini?!”
3.2K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as penanda dialog
Read
+Library
JODOHKU GURU GALAK

JODOHKU GURU GALAK

"Gue cuma lagi nyari lo, karena lo tadi nggak bareng pulang sama gue. Tadinya gue mau langsung pulang, tapi tiba-tiba kepikiran lo. Tapi, ternyata lo malah di sini. Sama Pak Nata. Dan ... hanya berdua? Apa ada sesuatu yang gue gak tahu?" Nadira membuka mulut untuk menjawab, tetapi tidak ada suara yang keluar. Pikirannya berputar, mencoba menemukan jawaban yang masuk akal, tetapi segala alasan terasa begitu lemah dan rapuh. Sebelum Nadira sempat berbicara lagi, Adhinata melangkah maju. Suaranya terdengar rendah namun tegas, memotong ketegangan seperti pisau. "Kami sedang bicara soal sesuatu yang penting. Apa ada yang salah dengan itu?"
105.5K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as penanda dialog
Read
+Library
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

(Pana’a iu = olar rasa dan batin). Mendengar penuturan laki-laki kepercayaannya di hadapannya membuat dagu Paduka Sandaka Dana sedikit terangkat. Ia menebarkan pandangan kosongnya ke seantero ruangan pertemuan istananya, sebelum ia tercenung. Kepalanya mengangguk-angguk pelan. “Apakah iya ada seorang jawara yang mampu menandingi kesaktianku, Dewa Dodo ro Karenda?”ucapnya dengan suara melas tanpa melihat kepada lawan bicaranya sehingga seolah-olah ditujukan kepada dirinya sendiri.
9.1153.2K viewsCompletedAdded to Library 6.1K Times as penanda dialog
Show Reviews (62)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Duda Pilihan Mama

Duda Pilihan Mama

Matanya yang memerah dan basah menatap ke arah sang sahabat. “Kamu beruntung tahu kebusukan Dirga sebelum semuanya terlambat. Sebelum hubungan kalian berjalan terlalu jauh dan …” “Bisa anterin aku pulang, Nes?” potong Andara. “Aku nggak mau ada orang yang lihat aku nangis kayak gini,” lanjut Andara. Anessa mengerutkan keningnya. Namun, sedetik kemudian dia mengangguk setuju. Gadis berambut panjang itu lantas mengambil ponsel pintarnya di dalam tas selempang miliknya.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 23 Times as penanda dialog
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status