Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Lebih aman lewat WA saja. [ma, apa orang kampung kemarin pada nggak nyumbang?] tulisku dan segera terkirim ke mama. Langsung centang biru, berarti mama membacanya. [nyumbang, kok] balas mama. [mana, kok nggak ada namanya di amplop]
9.35.9K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as pengampunan
Read
+Library
Lepaskan Aku, Om

Lepaskan Aku, Om

Amplop itu tergeletak di meja, dan setiap kali aku menatapnya, aku melihat dua hal: kebebasan… dan kehancuran. Ponselku bergetar lagi. Pesan dari Revan: *“Satu hari lagi. Jangan lupa, sayang.”* Aku menatap layar ponsel itu lama-lama, lalu untuk pertama kalinya, sebuah pikiran gila muncul di kepalaku: "Bagaimana kalau aku gunakan uang ini… bukan untuk membayar Revan, tapi untuk menghancurkannya?"
102.3K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as pengampunan
Read
+Library
Gadis Simpanan Sang Miliarder

Gadis Simpanan Sang Miliarder

Dengan menolak panggilan masuk mamanya,bahkan mengusir nya ketika ditemani pak Tikno, menolak pesan yang dikirim mamanya ,Diandra berpikir bahwa ia akan puas , ternyata malah menyiksa batinnya dengan penyakit yang disebut dendam. Sampai di basement apartemen menuju ke lift khusus, suara kecil hati nuraninya berbisik lembut, 'hanya dengan sikap mengampuni akan menyembuhkan penyakit dendam di hatimu Diandra. Dengan mengampuni engkau tidak kalah, tetapi menang atas penyakit dan kejahatan, kelak kamu akan hidup tenang dan lega. Ingat ada janin yang kau kandung, jangan kamu semaikan dengan penyakit dendam mu.'
1.1K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as pengampunan
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

“Dengan bau Lumpur Emas ini saja, kau nyaris tidak tahan. Kau bilang kau akan menjalani seberat apa pun, hah?” Antaguna tersenyum kecut. “Tapi aku—” “Bersanggama!” “Hah?!” Antaguna membelalak. “Tu-Tuan Gadih?” Puti Champo mengendikkan bahunya. “Kau tahu, bersanggama adalah cara terbaik dan paling ampuh untuk menyalurkan tidak saja berahimu, tapi juga tenaga dalammu pada pasangan bersanggamamu.”
1074.5K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as pengampunan
Read
+Library
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

Pesan singkat dari Angga yang diselipi emoji sedih. Amanda : "Nggak pa-pa. Aku juga udah berangkat." Angga : "Sama siapa? Amanda mendengkus kasar ketika gawainya tiba-tiba tak bisa dinyalakan, dia lupa mengisi daya hingga benda pipih itu kehabisan baterai. "Ada apa, Amanda?" tanya Yuda ketika tahu Amanda sedang menahan kesal. "Ponselku lowbat, Padahal tadi mau ...."
104.7K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as pengampunan
Read
+Library
Amagl's Bride

Amagl's Bride

Ia pun membaca tulisan itu dengan fasih, walaupun Amora sendiri tidak mengerti apa artinya. “Eccit Amagl Magna. Vecthum ech euten tezpuq excitare eg tebenrias ac eblau. Da dum sponsa Amagl ieumda ixtagrem ed sozius uz essi oq stetari fundi.”*
1061.0K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as pengampunan
Read
+Library
Pengampunan Ke-99 Kali

Pengampunan Ke-99 Kali

3 tahun pertama, Dina sayang banget sama kuponnya, 1 pun nggak terpakai. Tapi begitu Irwan muncul, dalam 2 tahun sudah terpakai 96 kupon. Sekarang sudah yang ke-97. Jari-jariku yang pegang gelas sampai memutih. Aku tersenyum paksa sambil menghampiri Pak Nizam dan berkata, “Pak Nizam, aku bersulang untukmu.” Pak Nizam menghela napas, lalu suruh aku minum sedikit dan masalahnya pun dianggap selesai.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as pengampunan
Read
+Library
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

Ucap Gina dengan senyum dan tatapan lurus ke arah jimi yang seolah menyihir dirinya untuk terpaku diam. --- Glosarium; [1] Terak; adalah ampas berupa batu yang terlepas dari bijih baku logam saat logam yang diinginkan sudah terlepas. [2] Homo Ludens; adalah konsep yang memahami manusia merupakan seorang pemain yang andil dalam memainkan permainan
104.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as pengampunan
Read
+Library
DALAM DEKAP LUKA

DALAM DEKAP LUKA

“Omong kosong. Aku nggak menghancurkan mereka karena aku nggak mau jadi seperti mereka, sampah emosional yang didorong oleh balas dendam dan nafsu. Aku nggak perlu penyembuh, Hyra. Aku hanya perlu ahli waris dan kamu akan memberikannya padaku, sesuai dengan pasal 3, ayat B.” Ghaidan lalu melirik ke amplop di tangan Hyra seraya berkata, “Bakar itu. Hapus ingatan tentang hari ini. Mulai sekarang, anggap aku hanya sebagai bankir yang melunasi hutangmu. Fokusmu hanya pada program bayi tabung. Kamu mengerti?”
999 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as pengampunan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status