AMPLOP LEBARAN
Vita sedikit menunduk, tak menyangka amplop yang dia berikan dibuka langsung di depan keluarga besar.
“Maklum, Mbak! Aku tinggal di kampung jadi enggak bisa kasih banyak,” ujarnya menahan malu.
“Anggi juga tinggal di kampung, tapi dia bisa memberi anakku 100 ribu.” Lina menoleh pada adik iparnya yang satu lagi.
“Lebaran kan setahun sekali, malu dong kalau aku kasih sedikit. Lagian, semakin banyak beramal, rezeki akan semakin besar.” Anggi membanggakan diri karena telah memberi lebih banyak.
Hot Chapters