Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Bikin meleleh aja. "Kayaknya harus direkam biar gak lupa." Aku mendongak, mengingatkan biar Om Bas biar gak lupa dengan ucapannya sendiri. "Sudah terekam di otak saya. Jadi kalau mau khilaf, ada settingan otomatis yang langsung mengingatkan. Seperti alarm." "Haseeeek! So sweet." Bisa aja si Bambang bikin melayang. Gak gombal kok, aku percaya sereceh apapun ucapannya, Om Bas gak pernah main-main.
1094.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai pengingat diri
Baca
+Pustaka
Bayang-bayang Kematian

Bayang-bayang Kematian

Suatu rasa yang mengingatkannya akan setiap jiwa yang akan ia lihat pergi. "Tahan!" teriak Alexa, suaranya tiba-tiba memecah kesunyian yang membungkus mereka. "Kau mulai membuka indera keenam mu, tapi jangan terburu-buru. Ingat, pengendalian itu penting. Setiap bayang-bayang yang kau lihat bukan hanya tanda kematian, itu adalah peringatan. Kau harus bisa memahami apa yang sedang terjadi sebelum bertindak."
771 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai pengingat diri
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Malam itu, sebelum pulang, Nara menuliskan sesuatu di notes kecil miliknya: “Dulu, aku datang ke sekolah setiap hari untuk diterima orang lain. Hari ini, aku datang ke sekolah untuk menerima diriku sendiri.” Ia menyimpan kertas itu di dompet. Karena kadang, pengingat terkecil bisa menyelamatkan kita dari versi diri yang ingin kembali ke masa lalu. Di rumah, Raydan menunggunya dengan secangkir cokelat panas. Ia tidak bertanya apa pun. Hanya menyodorkan minuman dan selimut. “Aku baik-baik aja,” ujar Nara. “Tapi malam ini... aku sadar, kita bisa sembuh dari kenangan tanpa harus melupakan.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pengingat diri
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

“Gitu, ya, Ma?’ “Hu-um. Biasakan melakukan dengan mencatat, tidak sekadar mengandalkan ingatan. Karena dengan begitu tidak akan ada yang terlewat, dan tidak membuat pikiran jadi penat. Coba saja, nanti Mama kembali lagi,” ucapnya sambil beranjak.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.3K kali sebagai pengingat diri
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Astika Buana
Maaf, ya. Minggu ini tersendat update. . Penulis lagi siaga satu. Alhamdulillah sudah dilancarkan proses persalinannya, dan baby boy lahir dengan selamat. . Diusahakan hari besuk keseruan keluarga Maharani dan Kusuma kembali hadir. . Terima kasih atas dukungannya.
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Ia berbisik. Sinden itu membuka mata. “Itulah fungsi ingatan.” Ia berkata. “Bukan untuk menahan…” Sunyi. “…namun untuk memahami.” Sunyi. Sosok besar itu berdiri diam. Namun kini— tidak mencoba menghindar. Ia juga merasakan. Meskipun dengan cara yang berbeda. Dan untuk pertama kalinya— ia tidak mencoba menolak. “Variabel internal meningkat…”
875 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai pengingat diri
Baca
+Pustaka
7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

Apakah gadis itu masih membencinya karena kejadian di prom night dulu? "Rizky," dia berbisik pada dirinya sendiri, "kamu harus fokus. Ada jemaah yang menunggu pencerahan darimu." Dengan tekad baru, Rizky membaca kembali catatannya, menghafalkan poin-poin penting yang ingin dia sampaikan. Tentang pentingnya memaafkan, melupakan, dan melangkah maju. Tentang bagaimana masa lalu hanya pelajaran, bukan tempat untuk menetap.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai pengingat diri
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

POV. Aksara Dari pantulan kaca spion, aku melihat Hasna berdiri--dia sempat melambaikan tangan dengan ragu. Aku yakin dia akan menunggu, walaupun aku datang terlambat. Aku pasti datang, itu janjiku.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai pengingat diri
Baca
+Pustaka
Pewaris Naga Majapahit

Pewaris Naga Majapahit

dziiin Suara klakson meraung-raung menyadarkan Jaka kalau dia sedang mengemudikan mobilnya di tengah jalan. “Aduh, saya sampai lupa kalau saat ini saya sedang mengemudi. Sebaiknya saya menepi terlebih dahulu dan mempelajari apa sebenarnya yang sedang terjadi pada diriku,” gumam Jaka yang kemudian melajukan mobilnya menghindari kemarahan pengendara yang ada di belakangnya.
9.771.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai pengingat diri
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
MN Rohmadi
Selamat datang follower dan pembaca setia novel Menantu sang Jendral Besar, penulis mengucapkan selamat membaca novel terbaru Pewaris Naga Majapahit, semoga novel ini bisa menghibur penggemar setia penulis MN Rohmadi, terimakasih. Jangan lupa tinggalkan jejak komentar dan beri bintang lima.
Rubi man
Lanjut Thor, aku paling seneng klu alur cerita histori nya adalah dari bangsa sendiri Krn aslinya kita memang dulunya bangsa yg hebat JAWA DWIPA /NEGRI NUSANTARA sempalan surga, pokoknya BANGGA BANGET deh lihat sejarah sejarah NENEK MOYANG kita dulu, MAJAPAHIIT, SRIWIJAYA, KALI NGGA, DLL............
Baca Semua Ulasan
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ia menuliskan: Checkpoint 3 — “Pintu yang Pernah Tertutup.” “Kalau di titik ini, player harus milih untuk masuk ke kamar lama atau putar balik ke tangga,” gumamnya. “Masuk itu artinya dia siap menghadapi memori yang nggak enak, tapi… kita mesti kasih pegangan supaya nggak terasa menghakimi.” Haris duduk di tepi meja, memperhatikan. “Pegangan bisa bentuknya benda—kayak surat kecil, atau rekaman suara yang nuntun. Lo suka yang mana, Ran?”
813 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pengingat diri
Baca
+Pustaka
Menikahi Mantan Pacar Teman

Menikahi Mantan Pacar Teman

“Saya nggak sebaik itu, Mas. Kalau saya sebaik itu, nggak mungkin saya diceraikan.” “Mei, sebesar apa kau memercayai pikiranmu, itulah yang akan kau dapati." Mei mengerutkan kening. “Mei ..., ada 6 elemen hypnotic. Nah yang kau ungkapkan tentang dirimu tadi adalah salah satu elemen ‘self talk’. Jika kau sering mengatakan ‘aku tak sebaik itu’ maka kata-kata itu akan terprogram dalam alam bawah sadarmu, dan program itulah yang akan menggerakkan arah pikir dan tindakanmu ke arah ‘aku tak sebaik itu’. Nah, apa kau sungguh ingin menjadi ‘tak sebaik itu’?”
10129.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai pengingat diri
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ade Nanin
Hai ka Author aku baru beres baca Novel Mei-Juna setelah kemarin beres baca Jaka-Nuning,sesuai expektasi ceritamu sangat menarik dan bikin aku ga bisa Move on,udah 3x aku baca bolak balik dan sukses selalu bikin Gemez sama para tokoh dan ceritanya,semoga cepat ada cerita baru ya,sukses selalu ...️
dhee_n@
satu2nya novel on going yg sy ikuti smpai tunts semkin menju akhr authorx smkin semangat update shg membuat kita smkin senang jg bcax bhkn msih nagih lagi dan lagi tp ceritax mmng keren cr endingx bnr2 dluar ekspektasiku deh sedih, deg2an,kecewa n ketawa2 sndri spnjang bca novel ini sukses thor...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status