Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

“Pergi. Pergi. Pergi.” Aku seakan lupa cara bernapas. Pandanganku kabur. Apa aku juga menangis? Enggak. Bahkan, meski kucoba, air mata itu enggak keluar. Cuma ada rasa sesak. Tak tertahankan. Ini semua mimpi buruk, ya. Mimpi buruk. “Pergi. Pergi. Pergi.” Tinju Ibu makin lemah. Apa dia lelah? Apa dia sakit?
6.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
Istri Dadakan Paman Nathen

Istri Dadakan Paman Nathen

menjeda perkataan, Feli mendongakan kepala. Menghirup udara dengan sedikit serakah guna menarik cairan di hidung yang hendak melorot, Feli mengerjapkan pelupuk mata dengan pergerakan cepat, dengan harapan ia bisa meredam air mata yang masih menggenang di sana, agar menghilang tanpa harus ia deraikan. "Sama saja dengan aku membiarkan ibu hidup dalam penderitaan lebih lama."
1011.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 434 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

Air mata adalah gambaran rasa yang ada dalam sanubari. Mobil terpaksa kutepikan karena mata tak mampu melihat dengan jelas. Butiran air bergerombol di kelopak mata. Kemudian jatuh bagai air hujan di musim panas. Jangan tanya bagaimana perasaanku saat ini. Hancur, seperti kaca yang jatuh di lantai. Remuk tak lagi utuh. Talita hanya diam, dia bingung dengan situasi yang menimpa kini. Anak itu hanya melirikku beberapa kali. Hingga sebuah pelukan ia berikan padaku.
107.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 228 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
Kepergianku Membuatnya Gila

Kepergianku Membuatnya Gila

Aku berbalik hendak pergi, tetapi langkahku terhenti saat melihat kilauan air di matanya. Aku menatap matanya, lalu mengucapkan kata demi kata dengan serius, "Bukan itu semua. Aku suka orang yang lembut, tapi kamu selalu merasa tinggi di atas, seolah nggak ada siapa pun yang pantas di matamu." "Kamu juga jangan sedih karena ini, kita semua masih terlalu muda. Nanti setelah dewasa kamu akan tahu kalau ini bukan masalah besar."
10.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 206 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Bibir Jeff bergerak, tapi dia tetap berbalik dan menghilang dari pandanganku. Barulah pikiran kacau di kepalaku akhirnya berhenti menyiksaku. Seharusnya aku merasa lega, tapi entah mengapa, air mata mengalir tak terkendali. Astaga, apa yang telah diriku lakukan…. Melihat kekacauan di ranjang, aku berjongkok di lantai dan menangis tanpa henti. Namun, tangisan anakku membuat diriku tersadar.
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 89 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
PHOSPENE

PHOSPENE

teriak ragil. “TAPI GIL ... DENGAN CARA KAMU BEGITU AKU NGERASA DI RENDAHIN, AKU MERASA KEMAMPUAN AKU GAK ADA ARTINYA. CARA KAMU SALAH DARI AWAL KENAPA GAK BILANG SAMA AKU” Dira menangis, ia benci ini, entah harus bagaimana lagi agar air matanya tidak keluar namun justru terus semakin deras. Tindakan Ragil sangat melukai hatinya.
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 72 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
I Can See You

I Can See You

Air mata yang mengalir perlahan menuruni kedua belah pipinya tanpa diperintah oleh otak dan kemuraman hatinya. Apa ini air mata penyesalan? Bersambung.
1013.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 287 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

Mata cokelat pria itu menatap Tabitha dengan tajam. Air mata yang sedang ditahan oleh Tabitha pun mengalir turun. Air mata yang seharusnya menjadi air mata keharuan, air mata kerinduan, air mata bahagia. Malam itu justru berubah menjadi air mata kekesalan, kemarahan, dan kekecewaan. Semua kata seolah langsung tertelan dan tenggelam di dasar tenggorokan. Tabitha tidak mampu berkata apa-apa.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 153 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
Pergi Dari Belenggu Cinta

Pergi Dari Belenggu Cinta

“Kak Susan, aku bersulang denganmu, jangan marah lagi, ya.” Katanya sambil pura-pura tersandung. Segelas penuh bir dingin itu pun tumpah menyiramku dari ujung kepala sampai kaki. Gaun putih yang kupakai langsung basah kuyup. “Aduh, maaf Kak Susan. Aku benar-benar nggak sengaja.” Mulutnya meminta maaf, tapi matanya memancarkan kepuasan seolah baru saja menonton pertunjukan bagus.
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 76 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
Menjadi Istri Duda Muda

Menjadi Istri Duda Muda

Penolakan ini membuat rasa semakin lenyap, dan mati, pergi tak tersisa kembali. Air mata Nazila jatuh seketika. Sedari tadi dia sudah menahan air matanya yang akan jatuh. Namun sebisa mungkin dia menahannya. Dan sekarang air mata itu tak bisa dia tahan. Membasahi kedua pipinya.
6.922.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 515 Beses bilang pergilah air mata
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status