Permainan Mustahil
Pria itu diam sejenak, lalu buru-buru membuka ikat pinggangnya.
Ya Tuhan, tadi malam aku baru saja bersama dua pria, sekarang aku dipermainkan lagi oleh seorang pencuri seperti ini!
Aku bisa merasakan dengan jelas, pencuri ini tidak kalah dari Rinto. Mereka sama-sama seperti binatang ganas.
Aku bagaikan perahu kecil di tengah badai samudra, hanya satu gelombang besar saja, aku bisa terbalik.
Aku tanpa sadar merangkul erat pinggangnya. Awalnya aku masih berusaha menggigit bibir agar tidak mendesah, tetapi tak lama kemudian, aku tidak bisa menahan lagi dan mulai mendesah keras.
Bab Populer