Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Dan pertanyaan itu keluar seperti luka yang disobek ulang. “Aku menunggumu. Aku menunggu setiap hari. Aku mencarimu ke mana-mana—” Suaranya naik, lalu pecah lagi di tengah kalimat. “Aku pikir kau pergi. Aku pikir aku kehilanganmu.”
9.861.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai permataku yang hilang
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
gecoteh480
aku baru baca 10 bab trus ngintip cuplikan2 sampe bab akhir. sebenrnya aku penasaran pgn baca tapi ending nya kok sepupu aria halu malah tergila gila sama suaminya aria sampe ngaku2 dihamili.. ini berat deh konfliknya keluarga. aku jadi takut bacaaa huuu tapi penasarannnnn
Farah
manis bgt endingnya ... salut sama Davis yg milih pergi tp kasian... cerita ini bener" ngandung bawang dr awal nangisin aria, terus nangisin Aditya, sekarang udh bhgia semua.. ikut seneng.. thx thor, ini bukan novel ringan loh, ini novel berat yg bener" nguras air mata sama emosi..
Baca Semua Ulasan
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Pemuda yang dikenal tangguh dan selalu logis di depan anggota timnya itu kini tersungkur, menangis tersedu-sedu di atas Bukit Halo. Suara isakannya tertelan oleh desau angin malam dan suara serangga bukit. Semesta menjadi saksi bisu betapa hancurnya seorang lelaki yang baru saja menyadari bahwa ia telah membuang permata demi segenggam kerikil. Ia menangis bukan hanya untuk Aksara, tapi untuk dirinya sendiri yang telah kehilangan arah pulang. "Maaf... Aksa... Maaf..." ratapnya lirih di sela tangis.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SUAMI YANG HILANG

KEMBALINYA SUAMI YANG HILANG

Kehilangan. “Bagaimana bisa anak saya hilang?” tanyaku pada seorang pelatih. Suaraku meninggi, tidak bisa kutahan. Pelatih perempuan itu menoleh cepat. Wajahnya pucat, matanya sembab, rambutnya sedikit berantakan. Ia mengulurkan tangan ke arahku, tapi aku tidak menyambutnya. “Maaf, Bu… ini kelalaian kami.” Suaranya gemetar.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
Kini Aku Melupakanmu

Kini Aku Melupakanmu

Aku melemparkan jaket yang tadi dia kenakan ke lantai, menundukkan kepala, dan menatap lemari yang kosong dengan penuh kekecewaan dan kesedihan. "Tidak apa-apa. Aku dan gaun itu sama, setelah ingatanku bersih, semuanya akan baik-baik saja." Aku cuma dicampakkan. Setelah ingatanku benar-benar hilang, aku bisa benar-benar melepaskannya. Saat sedang memikirkan itu, tiba-tiba otakku sakit parah, dan sebagian besar ingatanku menghilang.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
Setelah Hilang Ingatan, Teman Masa Kecilku Menggila

Setelah Hilang Ingatan, Teman Masa Kecilku Menggila

Dengan mata memerah ia memohon, “Jangan pergi, Diana. Aku tidak sanggup merasakan kehilanganmu untuk kedua kalinya. Nando dan Candra juga merentangkan tangan, menghalangi jalanku. “Pulanglah bersama kami, Diana. Kami tidak akan pernah meninggalkanmu lagi.” Rasa gelisah di dalam hatiku makin tak tertahankan. Aku menarik kembali tanganku dengan kuat dan berkata dengan waspada, “Tuan-tuan, meskipun kalian tahu namaku, aku sungguh tidak kenal kalian.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat kembang api meledak, sekop pertama tanah digali di pemakaman. Wujudku makin memudar dan hampir meninggalkan dunia Julian untuk selamanya. Musik mulai diputar. Itu adalah lagu pernikahan. Saat itu, Julian melepaskan penutup matanya. Wanita di balik kerudung putih itu berbisik memanggil namanya, “Julian.” Julian pun tersentak mundur dan menjatuhkan gelas sampanye di meja dekatnya.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Beberapa hari yang lalu, aku telah meninggal di tempat di mana musim semi sedang mekar penuh. Aku menggunakan semua tabunganku untuk memesan pemakaman di laut untuk diriku sendiri. Christopher menghabiskan banyak sumber daya untuk menemukanku, tetapi gagal. Itu karena aku sudah meninggal. Dia tentu saja tidak dapat menemukan seseorang yang abunya telah dikirim ke selatan untuk dimakamkan di laut. Christopher menatap kartu pos di tangannya. Pandangannya seketika kabur. Dia merasa seolah-olah tidak dapat melihat apa pun dengan jelas lagi.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
SUAMIKU MATI DI TANGANKU

SUAMIKU MATI DI TANGANKU

Namun tanah penutup liang tetap ditimbunkan pada tubuhnya. Aku pasrah, titik perjuanganku telah mencapai batas. Tanpa derai air mata, aku menatap nanar pada dinding tanah liang. Terlintas wajah Kirana, putriku, juga terlintas wajah ibu. Akhirnya aku tahu, beginilah pahit rasanya perpisahan untuk selamanya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

"Aku bisa saja menerima permintaan maafmu, Mas. Tapi perlu kamu tahu, bahwa membangun sebuah rumah tangga itu dibutuhkan rasa saling percaya. Dan untuk saat ini, rasa itu sudah tidak lagi kumiliki untukmu. Jujur bukan cintaku saja yang hilang, tapi rasa percayaku padamu yang sudah tiada. Apa menurutmu seseorang bisa bersama membangun rumah tangga dengan orang lain jika ia tak lagi mempercayainya?" Mas Rian masih memilih bergeming. "Apa yang bisa kulakukan untuk mengembalikan kepercayaanmu padaku, Syai?" Aku hanya menatapnya beberapa detik hingga Aa masuk kembali membawa makanan untukku. Melihat Si Sulung, tanpa kusadari kedua netra ini berlinangan cairan. "Mama kenapa menangis?" Kuusap denga
9.8137.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Apa yang akan terjadi jika raga tanpa nyawa—mati, dan hampa. Banyak permata yang kak Andi jaga. Tapi, perlahan menghilang karena keadaan yang membuat kak Andi sering kali terluka. Ibu, permata pertama yang kak Andi puja perlahan ia menjauh membiarkan permata itu terbang bebas sesuka hatinya. Kak Ayu, permata kedua yang kak Andi puja, namun naas ia sama membiarkannya terbang bebas. Aira dan Aya, dua permata paling berharga yang sama sekali tidak kak Andi biarkan mereka cacat dan terluka sedikit pun.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai permataku yang hilang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status