Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

tanya Permadi, yang melihat Rodent serius sekali melihat video di ponselnya. "Ahh..ehhh! Ini Bos, ada pria misterius bisa bergerak cepat sekali seperti Bos. Tapi ini di Jepang, Bos," sahut Rodent gugup dan kaget, saat menyadari Permadi sudah duduk di sebelahnya. "Coba kulihat..!" Permadi mengambil begitu saja ponsel Rodent. Dia langsung memutar ulang video yang sudah di lihat oleh anak buahnya itu.
9.963.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Werewolf and Psychopath

Werewolf and Psychopath

Perkamen speranta merupakan perkamen yang membuat pelindung tak tertembus untuk melindungi paket bluemoon dari segala ancaman selama ini, perkamen itu diwariskan oleh Dewi gunung pada Alpha bluemoon pack generasi pertama, hingga sekarang generasi ke-tujuh yang dipegang oleh Gerald. Namun perkamen itu juga bisa menjadi musuh jika berada di tangan yang salah, seperti ambisi Vernon dan Verdinant. Keadaan Evelyn sekarang sungguh mengenaskan. Verdinant menggantung tubuh Evelyn terbalik di atas langit-langit berlumut dengan bau amis menyengat berasal dari darah manusia yang tubuhnya telah terpotong-potong. Ya, Gerald tengah saat akan melepaskan Evelyn, Vernon yang melihat itu langsung menusuk peru
108.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 297 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Tit. Citra menghela napas panjang. Matanya tiba-tiba menangkap sesuatu di lantai. Tepat di tempat Damar tadi bangkit berdiri. Citra memungutnya. Sebuah bungkus permen karet. Merek lokal "Yosan". Kertas pembungkusnya sudah lecek parah, seolah sering diremas-remas di dalam saku sebagai pelampiasan stres, disetrika jari sampai rapi, lalu diremas lagi.
932 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

Tunggu saja Extra Chapter sebelum memasuki turnamen Setelah iena pergi, pengadil itu pun memberitahukan lagi set yang akan di gacha "Kali ini, adalah tombak yang biasa. Namun hax yang tidak biasa. Nama hax ini adalah Permanent. Yaa, tombak ini tidak akan bisa di debuff jika sudah terbang. Tidak akan bisa dihentikan, dipantulkan, ditahan. Cukup dengan menghindar saja kau bisa bertahan. Baiklah, Permanent Spear dimulai dari 1-99" pengadil sudah melakukan voting angka. Dan semua angka sudah dipakai untuk di gacha. Kemudian pengadil menghampiri tombol pengacak angka
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Dendam Istri Presdir Yang Diperlakukan Seperti Pembantu

Dendam Istri Presdir Yang Diperlakukan Seperti Pembantu

gumam sekretaris Nade pada dirinya sendiri. “Sudah jangan bertengkar, apa kau sangat menyukai karakter doraemon?” tanya sekretaris Nade pada Maria. “Ya, sangat menyukainya,” ucap Maria. “Baiklah, mungkin ini cocok untukmu,” ucap sekretaris Nade seraya mengeluarkan pemantik api yang baru dibelinya. Pemantik api dengan kepala berbentuk doraemon.
1037.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 944 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Preman jatuh cinta

Preman jatuh cinta

Senyumnya, marahnya dan segalanya adalah hal paling penting dalam hidupnya. Sangat sulit terpejam, padahal masih ada waktu sekitar 12 jam lagi untuk sampai ke alamat tujuannya. Dirogonya saku tas yang berada di pangkuannya, mengambil benda pipih yang tersimpan di sana. Tujuan Rendi mendial nomor yang sejak seminggu ini meracuni sistem kerja otaknya. Nama Mouza tercetak besar di layar ponsel Rendi. Wanita itu tak langsung mengangkat teleponnya. Mungkin sudah tertidur, tapi tetap saja Rendi takkan berhenti sebelum mendapatkan yang dia mau.
107.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 284 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

tidak sesuai blas sama gayanya. "Ehem ... gelangnya baru ya, Mbak?" goda Bu Dina saat menerima uang. Senyumnya juga seakan penuh keingintahuan. "Eh, iya, Bu ... baru. Kembaliannya permen milkita aja," jawab Shasa yang langsung mengambil empat permen dengan dua rasa. "Ya udah. Pulang dulu, makasih, Bu ...." Shasa meninggalkan warung Bu Dina sambil memakan permen milkta rasa strawbery.
108.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 257 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

“Itu bukan seluruhnya salahmu. Suatu hari kita akan menemukan solusi untuk masalahmu.” Jeni mengambil sebuah mocem dari laci. “Ini.” Linda mengambil kacamata itu dari tangan mamanya dan memakainya. Akhirnya matanya bisa terasa lebih nyaman. Setelah itu Linda melirik ke alat yang sedang dikerjakan mamanya. “Apa itu?” Jeni menengok ke benda yang dimaksud oleh Linda. Lalu ia balik ke mejanya dan kembali mengenakan kacamata pembesarnya. “Ini… Pintu Doraemon.”
106.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 246 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
Penguasa Sebenarnya

Penguasa Sebenarnya

Mau sampai kapan pun pendukung tetap tidak akan bisa menjadi pendamping. Itulah hakikat yang harus diterima Natsume. "Apakah ini benar tidak apa-apa?" tanya seorang laki-laki yang duduk di dahan pohon. Natsume mengalihkan pandangannya ke arah dahan pohon. Menatap seorang laki-laki dengan sebuah yukata kimono berwarna hitam dan sebuah bekas luka di bagian mata kirinya. Laki-laki itu adalah Zenwa. Mantan pemimpin organisasi Dardura.
1010.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 339 Beses bilang permen doraemon
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status