Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Putri Istimewaku

Putri Istimewaku

Adu teman sebangkunya yang bernama Ceri. "Benarkah nak. Berarti Naya di sana sendirian? Ya sudah Ceri antar bunda Naya ke sana ya. Raihan sayang, Raihan duduk di sini jangan kemana-mana ya." Benar saja sesampainya di situ. Aku melihat Naya sedang berbicara sendiri. Tapi sebenarnya sih tidak berbicara sendiri. Ada sosok anak perempuan cantik berambut panjang dikuncir tengah dengan pita warna putih. Dan bergaun putih.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Majikanku

Hasrat Terpendam Majikanku

"Jangan mengoceh lagi, dan cepat ganti pakaianmu, sebelum teplon ini kulempar!" Jangan, Bang. Itu teplon masih ada tunggakan dua bulan! *** Akhirnya kami tiba di pelataran kediaman utama keluarga Wiharna--nama tuan besar atau papa Nyonya Intan. Sebenarnya nama lengkap Nyonya Intan juga adalah Intan W. Pertiwi. Cuma lebih sering disingkat Intan Pertiwi. Udah Intan, anak sultan, turunan Minang-Jawa lagi, pantesan cakepnya kebangetan.
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
Rawi, Sang Jejaka Super

Rawi, Sang Jejaka Super

“Kali ini aku akan memperkenalkan diriku dengan baik. Rawi, namaku Putri Tramsita. Satu-satunya penguasa hutan, penjaga keseimbangan hutan, dan perwakilan semesta. Akhirnya kita bisa bertemu secara langsung.” Rawi bingung bagaimana dia merespon perkenalan formal itu. Apakah dia akan membungkuk, atau dia akan menyembahnya, atau dia akan menyalami dan menyentuhkan cincin merah delima di tangannya itu ke arah dahinya? “Senang bertemu dengan Putri Tramsita. Aku siap berlatih sebaik mungkin.” Akhirnya Rawi memutuskan untuk membalas perkenalan itu secara formal juga.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

"Mas ..." "Dek ..." Hendro dan Pertiwi saling menatap dan tersenyum simpul karena mereka memanggil berbarengan. Hendro dengan santai mempersilahkan Pertiwi untuk berbicara terlebih dulu. Tetapi Pertiwi malah meminta Hendro untuk melanjutkan perkataannya. "Dek... kamu rindu tidak dengan saat-saat kita dulu?" tanya Hendro. "Sore-sore duduk santai sambil makan pisang goreng buatan kamu."
1047.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Putri Ahtisa ingin tetap dipanggil dengan sebutan putri. Seekor rajawali terlihat bertengger didekat Putri Ahtisa dengan jinaknya, sahabat peliharaan Putri Ahtisa ini memang sangat berjasa dengan kemenangan prajurit negeri atas angin atas Pasukan Neraka Perut Bumi dalam peperangan kemarin. Rajawali yang sangat gagah terlihat disebelah Putri Ahtisa. Didekat Putri Ahtisa sendiri juga terlihat Bayuasta si hakim emas, dan ketiga hakim lainnya.
9.5243.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai pertiwi hasan
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
Istri Gendutku dari Desa Ternyata Orang Kaya

Istri Gendutku dari Desa Ternyata Orang Kaya

"Percaya apa? Gimana Teteh mau percaya kalau yang kalian omongin itu sama sekali gak bermutu dan masuk akal, omong kosong." "Gak bermutu gimana sih Teh? Kita itu beneran loh Teh, kita berdua itu enggak bohong, dan Teteh harus percaya sama kita kalau A Hasan sama Teh Asmi itu pesugihan. Jadi Teteh sebaiknya jangan nerima duit itu kalau Teteh masih mau selamat," timpal si Putri. Dia baru kedengeran nimbrung. "Bener, kalopun setelah nerima itu duit Teteh bisa selamat, tapi hidup Teteh bakal sial selamanya, itu yang Dewi pernah denger dari orang."
9.9194.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

seru Wira sambil menunggang kudanya ke depan semua orang. Hasan mengikuti di belakang sembari memegang pisau hitamnya yang penuh dengan lubang. Dia tampak sangat sedih. "Paman Hasan, jangan begitu murung. Aku akan membuatkan yang lebih bagus untukmu nanti," ujar Wira yang meliriknya dengan tidak berdaya. Setelah memenangkan pertarungan ini, wajah semua orang berseri-seri sepanjang perjalanan.
96.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246.1K kali sebagai pertiwi hasan
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Ketika Melahirkan di Tempat Mertua

Ketika Melahirkan di Tempat Mertua

Darahnya langsung mendidih tatkala melihat orang yang menipunya kini berdiri di depannya. "Hmm… anu, Lisa ada, Bu, saya ingin berbicara dengannya!" ucap seseorang itu dengan terbata. "Lihatlah! Anakmu jam segini masih tidur. Apa kamu dulu tidak mengajarkan bagaimana caranya menjadi perempuan. Dasar penipu!" Ranti berkacak pinggang menghadapi sang besan yang masih berdiri di depannya. Sedangkan sang besan yang bernama Hasyim itu terkejut saat mendengar ucapan ketus Ranti.
1020.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
SIAPA ?

SIAPA ?

salah seorang dari mereka mengeluarkan sejenis salep yang memang sudah disiapkan sebagai bahan P3K. “Waw,, waw,, waw,,, aku tak bisa berhenti gemetar Jis, melihat perjuanganmu, teknik mu, hampir saja kau mengalahkan pesilat terbaikku.” Ucap Pak Hasan yang kini sudah berada di tengah lingkaran. terlihat senyum lebarnya, menandakan sebuah kepuasan. “Kau lihat Johan, Ajis, calon pelindung mu telah menunjukkan hasil yang luar biasa, bagaimana dengan mu,?” Lanjut Pak Hasan yang kemudian menunjuk ku pertanda giliranku telah tiba.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

“Aku pernah membacanya di buku. Bukankah negeri itu milik .... Maaf, aku lupa namanya.” “Aku tak tahu di bukumu tertera nama siapa, tetapi bangsa kami menyebutnya Haidir. Dia malaikat. Dia penguasa negeri abadi. Letaknya di seberang lautan. Dia mengundang bangsa peri untuk hidup abadi di sana. Saat ke sana, semua sisi gelap kami harus dibuang. Dan, mereka yang berhasil ke sana disebut peri yang dilimpahi cahaya. Namun, ketika mencoba melawan sisi gelap itu, ada kalanya kami kalah. Peri yang telah dikalahkan oleh sisi gelap disebut peri kegelapan. Mereka tidak bisa menyeberang ke negeri abadi. Mereka masih di sini. Dan, merekalah yang kau kenal sebagai peri yang memperbudak manusia.”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai pertiwi hasan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status