Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

Di pesantren Al khudori sebenarnya ada dua gerbang, yang pertama dekat dengan ndalem utama, dan yang kedua dekat gedung sekolah formal dan informal. Dan rumah nur, masih satu area di gedung tingkat yang bisa di gunakan para santri untuk menuntut ilmu dari pagi sampai sore hari. Letak nya tak terlalu dekat dengan jalanan setapak yang biasa di lewati para santri dan beberapa warga desa yang ikut ngaji rutin kitab Mukhtar dan tafsir jalalain.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

"Mas kan tahu aku punya trauma. Setidaknya aku butuh kenal dan dekat dulu sama keluarganya Mas, supaya..." Nabila menggantungkan kalimatnya saat Aditya mengangguk, mengisyaratkan jika ia telah paham apa yang dia maksud. “Ya udah kapan-kapan Mas bawa kamu ke rumah.” “Rumah yang di mana? Rumah Mas banyak.” “Rumah orang tuaku yang di Bina Marga.” “Orang tuanya Mas nggak galak kan?” “Nggak, paling cuma gigit doang.”
1034.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Pasti akan tersisih. Tidak akan sulit bagi Sahra untuk mengemban tugas sebagai Bunyai besar, dia memiliki segala hal yang tidak kupunya, cekatan dan sangat bisa diandalkan. "Jadi pesantren ini, kelak akan menjadi pilarnya pendidikan agama dilingkungan kita. Untuk itu kita semua harus berjuang, melawan sesuatu yang tidak terlihat itu jauh lebih sulit ketimbang menghadapi apa yang nampak."
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Karena sudah merasa aman. “Pak kita berhenti di areal yang ramai saja, bisa masjid atau puskesmas atau apa gitu,” ucapku. “Iya, Mbak. Itu di depan ada POM, kita berhenti di POM saja sekalian isi bensin,” jawab Pak Hadi. “Iya, Pak,” jawabku.
9.949.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Orang pintar rekomendasi May kali ini ada di pinggiran Plumbon, Porong. Namanya Mbah Pangat. Sebenarnya, belum terlalu tua untuk digelari Mbah. Mungkin belum ada lima puluh tahun, sekitar awal empat puluhan. Mungkin itu sudah menjadi keharusan, kode etik dalam dunia perdukunan dan perklenikan. Walaupun setengah baya tetap harus dipanggil, Mbah, agar perbawanya terpancar secara adiluhung.
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

Pondok Pesantren As Salam. Letaknya persis di perbatasan antara Kota Surabaya dan Kota Gresik. Dekat dengan jalan besar hingga akses untuk menjangkaunya tidaklah susah. Masa remaja Inamah banyak sekali dihabiskan di tempat ini. Tempat ia mengenyam pendidikan juga mendalami ilmu agama. Bersama dengan santriwati yang lain. Segaris senyuman terlukis di bibir Inamah. Wajah yang dipayungi penuh luka itu mencoba menyamarkan perih dalam hati.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Pesantren

Kutukan Sang Putri Pesantren

Pesantren memang menyediakan beberapa tempat seperti taman, yang bisa digunakan saat salah seorang santri dijenguk oleh keluarganya, maupun saat para santri melakukan kegiatan belajar-mengajar di luar kelas. “Biasa aja,” jawabnya sambil mengangkat bahu. Sang ibu hanya bisa tersenyum. Ia tahu betul, Clara masih belum bisa menerima hal ini. Sebagai seorang ibu, ia sendiri merasa berat karena harus tinggal terpisah dengan putrinya saat ini. Namun ini merupakan keputusan suaminya, dan ia tidak bisa berbuat banyak. “Oh, ya ... gimana kalau kita keluar sebentar? Kira-kira bakal dibolehin, nggak?” Sang ibu kembali bertanya, sambil sesekali membetulkan kerudung putrinya. Clara mengangguk.
10866 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Alana Sang Nyonya Pewaris

Alana Sang Nyonya Pewaris

Dia menghampiri Kendrik yang masih berdiri. Kendrik terperangah mendengar pernyataan Alana. Pikirnya, wanita manis itu adalah ART yang Alana pekerjakan untuk beres-beres di sana. Senyum Resti merekah lebih lebar. Dia mengalihkan gelas dari nampan ke atas meja. “Saya teh orang Bandung, Pak. Manis, ya?” “Iyuww!” seru salah satu pemuda yang kini juga menghampiri Kendrik. “Saya Ibnu, Pak. Dan itu Aris. Kami semua bekerja untuk Bu Alana,” papar pemuda jangkung sambil menyalami Kendrik.
877 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK ALINA

MADU UNTUK ALINA

mohon Alif pada sang ayah. Kyai Fuad menunduk dengan mata berembun. Dalam hatinya yang terdalam, dia pun tidak ingin melukai sang menantu yang notabenenya adalah Putri dari sahabat karibnya sendiri. Kyai Nashor, ayah Alina adalah pemilik pesantren tersohor yang terletak di Jawa Timur. Apalagi kelembutan Alina sudah menjadi candu bagi sang mertua. Kyai Fuad dan Bu Nyai Fatma sudah Alina perlakukan seperti orang tua sendiri.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Area pesantren itu sangat luas dan memiliki banyak gedung sehingga dia kesulitan menemukan gedung yang ditempati anak kelas Aliyah atau selevel SMA. “Apa benar ini gedung Umar bin Khattab?” tanya Selina pada salah satu security yang berjaga di depan gerbang. Pondok pesantren Al-Kubra Boarding school memiliki beberapa gedung dan dinamai sesuai nama-nama sahabat atau saudara rasulullah saw. “Mbak, mencari siapa?” Security tersebut bertanya balik. “Jika ingin melakukan registrasi silahkan pergi ke bagian pos di gedung Hamzah sebelah utara.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai pesantren al bina
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status