Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

“benar apa kata Vian, kamu itu pasti menyembunyikan sisa gaji kamu dariku, kan?!” Tio menggelengkan kepalanya, tak pervaya dnrgan perkataan Mila. “Sudah semua aku berikan kepadamu, aku hanya menyisakan 100 RB untuk diriku sendiri. Aku makan siang hari, itu uang aku sendiri!” ujar Tio. “kau lebih percaya perkataan orang, dibanding suamimu sendiri!” Mila terkekeh. “Kan memang benar?! Kenapa gajimu begitu kecil kau—“
16.2K viewsCompletedAdded to Library 649 Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

“Kamu pasti punya alasan tersendiri, kan?” Adhira terkekeh tanpa minat, “Mereka lebih membutuhkan piala itu ketimbang kita.” Bu Tamara mengernyit seolah belum berhasil memasuki alam pikiran Adhira yang berliku-liku itu. “Oh, ya? Kamu pikir Equator tidak butuh?” “Dan sayangnya aku tidak bisa memenuhi kebutuhan itu.” “Kamu tahu tindakan ini tak hanya akan merugikan dirimu. Sekolah kita butuh penjelasan.”
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 420 Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
The Woman You Betrayed Is a Hidden Heiress

The Woman You Betrayed Is a Hidden Heiress

Elena melakukan pembelaan. "Oh iya," jawab sinis Tamara. "Tapi aku tidak percaya, apalagi kamu seorang ....." kalimat terjeda, tatapannya semakin sinis. "Seorang wanita miskin ...." tawanya memecah. "Apalagi kamu harus menghidupi banyak anak panti, jadi besar kemungkinan kamu menghalalkan segala cara untuk dapat uang." alisnya sedikit terangkat. "Iyakan?*
475 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

"200 juta? Ini jelas nggak cukup," ujar Damar meremehkan. "Kalau begitu, terserah kamu. Mau kamu mati dibunuh pun aku nggak peduli," sahut Tamara tegas. Melihat tekad adiknya yang sudah bulat, Damar tahu percuma saja memaksa lebih jauh. Dia pun mengulurkan tangannya. "Cepat serahkan uangnya."
9.7169.6K viewsCompletedAdded to Library 6.3K Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Tama mencengkeram dagunya, tatapannya dingin seperti es. "Para tamu ini semuanya aktor yang aku undang, supaya kamu sadar siapa dirimu sebenarnya. Kamu bahkan nggak pantas untuk memegang sepatuku!" Dia menendang lagi ke perutnya. "Masih mau melahirkan anak kedua untukku? Memang kamu pantas? Bahkan anak pertama pun anak haram!" "Selama ini berapa banyak uang yang sudah kuhamburkan untukmu dan anak haram itu? Aku, Tama, bukanlah orang bodoh yang bisa diperdaya. Kamu harus pertimbangkan konsekuensi dari menipuku."
27.1K viewsCompletedAdded to Library 622 Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan

Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan

tanya Astuti, meremas segepok uang di tangannya. “Saya enggak papa. Kamu pakai untuk berobat ibumu, ya.” Tama mengangguk mantap. Tapi, sorot mata pria itu justru menujukkan hal sebaliknya. Sesaat Tama melihat jam di pergelangan tangannya. Hari sudah beranjak siang. Tama sudah terlalu lama di sini. Hatinya akan bertambah sesak jika ia terus berada di lingkungan rumah Prita. “Urusan saya sudah selesai. Saya pamit pulang dulu. Permisi.”
9.1134.5K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as pesiar tamtama tni ad
Show Reviews (20)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
rahman yono
kadang Nilam nyebut dirinya mama kadang jg Tante tp lebih sering Tante klo didepan ara. Tolong thor klo di depan orang² termasuk di depan Rere Nilam nyebut dirinya dpn Ara jgn Tante deh tp mama aja. Biar ga jd bahan gunjingan yg ga suka sm nilam.
Read All Reviews
Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

Suci menghela nafas dengan berat saat mereka telah sampai di tempat diadakannya pesta tersebut. Pestanya Begitu ramai didatangi oleh para tamu undangan. "Wah, nak Rangga ternyata datang tidak sendirian. Ini Suci, pegawai kelas bawah itu?" sambut seorang wanita bertubuh gempal yang memakai perhiasan begitu mencolok.
1018.5K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
Hamil Untuk Suamiku

Hamil Untuk Suamiku

Ada 150 ribu rupiah yang tersisa dan itu sangat cukup untuk membayar gelang seharga 20 ribu saja. Riti membereskan sisa kekacauan, membersihkan lantai dan memasukkan semua uang ke dalam dompet. Lalu, ia kembali mencari Tama. Ia merindukannya dan kalau bisa menceritakan semua yang ia alami di kantor, termasuk saat bertemu ayahnya. Ia ingin berpesan agar laki-laki itu berhati-hati, dalam menjalankan bisnisnya. “Aku harap Tama tidak bekerja sama lagi dengan orang seperti dia!” batinnya.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Ia adalah Janda Mandiri, dan ia akan membuktikan kepada Tama, kepada Ajeng, dan kepada dirinya sendiri, bahwa ia mampu membesarkan anak-anaknya dengan martabat dan kemewahan moral yang jauh lebih berharga daripada kekayaan Tama yang beracun. Ponsel tergeletak di meja dapur marmer yang bersih, kontras dengan layar yang menampilkan balasan singkat, namun mematikan, dari Tama. Isinya adalah kumpulan alasan klise yang familier, dikemas dalam nada victimisasi dan arogansi: gaji dipotong, restrukturisasi perusahaan, uang belum ada, jangan buru-buru, dan yang paling menusuk, kamu sudah punya uang dari orang tuamu. Tama mangkir.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

“Iya, berikan sajalah padanya. Itu bukan jumlah besar. Daripada dia menerormu terus. Menghadapi orang tua itu sulit. Mereka punya kata sakti. Durhaka dan balas jasa. Jika dua kata itu sudah mereka ucapkan, sebagai anak kita akan tak berkutik. Ya walaupun di kasus ini kamu tidak durhaka, tapi aku tidak ingin kau membuang energi dan keceriaanmu memikirkan hal ini. Seratus ribu tidak besar, Sayangku. Itu hanya penghasilan satu kasino dalam satu jam saja. Jadi, jangan dipikirkan.” Niat Trevor menenangkan gundah gulana Tamara malah dibalas Tamara dengan delikan sengit di matanya. “Bagiku 100 ribu itu sangat besar. Aku bahkan belum pernah melihat uang segitu! Lagipula, dia bukan lagi meminta 100 r
10284.2K viewsCompletedAdded to Library 7.7K Times as pesiar tamtama tni ad
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status