Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Pria barbar itu memutar tongkat rampasannya dengan sangat luwes, menatap sisa musuhnya yang mulai berkeringat dingin menahan gentar. Melihat komplotan terkuat mereka tumbang dalam sekali serang, sisa dua preman lainnya mulai gemetar hebat menahan kencing. Gara-gara nyali yang menciut parah, ayunan tongkat baseball mereka menjadi sangat lambat layaknya siput berjalan.
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
Enggan Punya Anak

Enggan Punya Anak

Meringkuk di tepi ranjang dan menjauh sejauh-jauhnya dariku. “Mas,” panggilku lirih dengan mata berkaca-kaca. Entah sudah tidur atau Mas Herman memang tak mau menghiraukanku, tak terdengar suaranya sedikit pun. “Aku sudah lepas kontrasepsiku. Ayo kita punya anak.” Dua detik kemudian, pria itu langsung berbalik dengan mata membola. Menatapku tak percaya. “Ayo kita coba.” Jantung ini melesat. Dada naik turun dengan cepat.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
Pendekar Tanpa Wajah

Pendekar Tanpa Wajah

Karenanya, rasa percaya diri pria berkumis tebal kembali timbul setelah redup beberapa waktu lalu. “Hmph!” Yao Chen menembakkan api lebih banyak ke tungkunya dan itu seolah menelan seluruh tungku. Pemandangannya sungguh menakjubkan sekaligus mengerikan untuk siapa pun yang melihat. “Itu … tungkunya tak akan meledak, ‘kan?” Orang mulai khawatir. “Apakah kita perlu bersiap-siap lari jika tungkunya meledak? Dia ceroboh sekali menggunakan kekuatan apinya sampai sebesar itu.” Yang lainnya berpendapat.
9.948.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pocong menyeramkan
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Sang Penjelajah Malam

Sang Penjelajah Malam

Pandangan mata mereka masih memutari sekeliling lebatnya pepohonan. "Po_pocoooong!!" pekik Ryan yang memang melihat ke arah belakang pohon pisang. Ada satu penampakan benda putih yang meloncat-loncat mengarah ke dekat mereka dengan mata merah menyala. Pocong itu bergerak secepat angin, seakan berjarak lebih dekat hanya dalam waktu beberapa detik saja. "Masuk ke dalam, cepaaatt!!" teriak Putra.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
Penggoda Dalam Rumah

Penggoda Dalam Rumah

Dia pasti akan menghiba untuk dikasihani Niko. Aku rasa ... makin seru kisah si nenek semlohai itu. "Rasakan kamu wanita kejam, kamu akan masuk ke lubang perangkap yang akan membuatmu kapok selamanya!" seruku sembari memukulkan kepalan kanan ke telapak kiri.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
Zuco's Obsession (Indonesia)

Zuco's Obsession (Indonesia)

Geram Zuco lagi dan lagi. Raki menepuk bahu Zuco. "Fokus bro." Ucapnya. Setelah itu sebuah music 'Ice cream-SelPink' mulai mengalun. "Woaaah... Ada dancenya dulu, dong..." "Woaah, body goals semua..." "Woaah..." Segala macam bentuk 'woaah' memenuhi lapangan. "Cewek lo jadi center, paling bening bro." Ujar Hasbi sengaja menggoda Zuco.
1026.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 911 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Desi Diah PangestiMisteriIblisSantetKutukan
Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat
91.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
Teror sang Pecundang

Teror sang Pecundang

"Kirain ada apa, Teteh takut kalau kamu kenapa - kenapa. Dari kemaren dilihat murung terus bawaannya." "Siapa yang murung, Teh? Semalam aku capek aja, makanya diam terus enggak becanda sama Aa Anton." "Iya, biasanya kalian ribut terus kalau lagi ngumpul, ini malah bengong aja. Seperti sedang memikirkan sesuatu."
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Di saat itu pula, rombongan pocong yang mengepung Clara memenuhi rumah hingga terasa begitu sesak. ”Manik gumilir cahya gumilang sang gateyap ireng aran kang ningali sajroning soca, copiyang naga marucut arane banyune mata sira lunga.” Erika bergetar di tempat persembunyian, salah satu pocong yang memiliki ukuran lebih besar itu menyuarakan mantera yang sama seperti orang-orang pembawa obor.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai pocong menyeramkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status