Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Kata penghulu Tio hanya tersenyum malu, ia mulai mengatur nafas dengan pelan dan tenang. (Suasana Khidmat) Tio memperbaiki duduknya untuk menghadap Penghulu dan para saksi. (Suasana seketika menjadi hening dan tegang) "Hadirin yang berbahagia, akhirnya sampailah kita pada inti acara, yaitu akad nikah Tio dan Sophia. Semoga Allah SWT meridhoi janji suci mereka berdua!" MC membuka acara
10534 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
Madu Suamiku

Madu Suamiku

ucap Nina saat ia baru datang sembari membawa nampan berisi enam gelas es teh dan dua gelas susu coklat untuk si kecil. "Jadi bundamu kumat jantungnya karena...?" "Iya yah... " "Shiiit!!! " Pak Rustam membanting rokok elektrik nya ke meja. Lagi lagi ia marah hingga menarik kerah Dimas tapi segera Nisa halangi. "Kamu! Angkat kaki sekarang juga dari rumah saya!"
8.220.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 724 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

Yang kecil perempuan membawa plastik bekas kemasan permen. “Beli apa, Dik?” “Aku mau yang ini, Kak.” Si bocah perempuan menunjuk gambar es teh susu cincau kemasan jumbo. “ Jangan! Itu harganya sepuluh ribu. Kita baru dapat uang lima ribu.” “Terus kalau lima ribu dapatnya yang mana?” Si anak lelaki menunjuk gambar es teh original. Sang adik terdiam dengan wajah murung.
979 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

Wanita itu terlihat gelagapan dan tidak tahu harus menjawab apa, sedang Mas Haris seolah menangkap apa yang aku maksudkan, ia meminta maaf dengan isyarat kedua tangan yang ia tangkupkan di dada. Hmm, bubuk merica putih, jahe dan pupuk cabe merah yang kutambahkan dalam jumlah banyak, dan saat ini kusimpan di kantong, sangat membantu niatku memberi pelajaran mempermalukan madu baruku itu. Rasakan!
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
Istri 3 Miliar Sang Pewaris

Istri 3 Miliar Sang Pewaris

Walau tidak pernah memakan seperti itu, tetapi bagi Adrian itu tidak buruk sama sekali dan buktinya dia masih mengunyahnya. Adrian juga meminum teh yang sangat cocok dengan makanan tersebut. "Pantas teh buatannya begitu enak dan ternyata menurun pada dari ibunya yang membuat Sama persis dengan yang dia buat," ucapnya dengan tersenyum miring dan kembali menyeruput teh tersebut yang sangat cocok dengan pisang goreng yang disajikan. "Kamu di sini ternyata?" Greesel yang keluar dari rumah yang sudah terlihat rapi-rapi yang baru saja selesai mandi.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
The Queen Janda Pirang

The Queen Janda Pirang

ucap Pinka memasukkan kembali alat testpack itu ke dalam kantung gamis yang ia pakai. Pinka memilih dudik dan mengeluarkan semua kotak makanannya dari tas bekal lalu mmebuka termos kecil dan emnuangkan sedikit teh susu denagn aroma mint untuk Sean. "Coba Kak. Ini Teh susu denagn aroma mint. Khasiatnya bisa untuk menjaga kebugaran tubuh dan membuat rileks. Kak Sean coba ya?" tawar Pinka memberikan satu cangkir teh susu itu untuk Sean.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

"Kok merah pipi Abang, Bang?" Setelah jatuh pertanyaan barusan, sontak Bang Panjul tergesa-gesa meraih gagang gelas tinggi hadiah dari sebuah minuman suplemen penyegar tubuh berwarna ungu yang ada gambar kukunya. Singkat Bang Panjul menghabiskan teh hangat tersebut. Aku pun heran. Tapi berpikir kalau dia pasti kehausan. Menyusuri jalan, dari Bandung kota ke sini itu lama.
7.346.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
Pesona Pelayanku

Pesona Pelayanku

Ia mencari tempat duduk lalu baru meneguk habis minumannya. “Hei, kamu!” tegur seseorang, membuat Mayumi hampir saja tersedak. Mayumi meletakkan gelasnya lalu dengan cepat mengelap bibirnya yang basah. Ia kemudian menoleh. “Iya, Tuan. Ada yang bisa aku bantu?” “Kamu bisa memasak, kan?” “Bisa, Tuan.” “Buatkan aku pasta. Pagi tadi aku belum makan.”
1037.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
Mr. Park Revenge (Indonesia)

Mr. Park Revenge (Indonesia)

Di sana ada ibu Loey yang membawakan satu gelas teh . “Eomma dengar kau sedang sakit, jadi Eomma juga membuatkan teh untukmu,” ucap wanita itu. “anda tidak perluh repot-repot membuatkannya! Aku hanya kurang enak badan saja dan sekarang sudah mendingan! Terima kasih sebelumnya!” ucap Rosella canggung, meskipun begitu dia tetap mengambil teh itu dari ibu Loey.
9.311.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Leo duduk santai di teras belakang rumah Maya, menyesap kopi hitamnya sambil membolak-balik halaman buku catatan Tirto. "Pupuk subsidi ditimbun di gudang kecamatan, dan harga pucuk teh akan dipotong lima puluh persen? Rencana yang sangat licik," gumam Leo sendirian, matanya menyipit tajam membaca rentetan angka manipulasi yang tercatat rapi di sana. Maya tiba-tiba melangkah keluar dari arah dapur, wajah cantiknya terlihat sangat pucat dan panik. Ia memegang sebuah selebaran kertas lecek di tangannya.
1029.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai poster iklan teh pucuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status