Tuan, Aku Hamil!
kodavnaik tangga jantung berdebarjantung ku berdebarsedikit cemas banyak rindunyalirik lagu hatiku masih berdebar tiap kali bertemu
Dia mengambil beberapa potong pakaian, dari blus hingga rok, namun tak ada satu pun yang terlihat biasa-biasa saja.
“Ini terlalu… terbuka,” kataku sambil memandangi dress ketat yang dia pilih. Aku merasa wajahku mulai memanas. Pilihannya tidak seperti yang biasa kupakai. Kebanyakan pakaian yang dia ambil terlihat lebih ‘berani’ dari apa yang biasa aku kenakan.
Gavin hanya tertawa kecil, lalu menatapku dengan tatapan yang membuatku merasa sedikit gugup. “Iya, makanya aku pilih,” jawabnya santai sambil menyodorkan dress itu padaku.