Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fake

Fake

Perkataan Nala terhenti ketika speaker sekolah berdenging, semua anak diam menunggu pengumuman apa yang akan disampaikan. “Perhatian, Anasthusa Laura Banuska kelas XI IPA 1 segera ke kantor sekarang.” Panggilan di speaker sekolah menggema di kelas Laura. Setelah pamitan pada Nala, Laura berjalan perlahan menuju ke kantor guru. Langkahnya terhenti ketika mendengar suara aneh dari arah lorong laboratirum biologi, rasa penasarannya yang besar berhasil menghasut Laura untuk mendekati sumber suara yang mengganggu pendengarannya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
FATAL OPTION

FATAL OPTION

_______ Satu bulan pasca insiden penyerangan di rumah Keluarga Larssen, Yuri, seorang rekan Kenneth, mendatangi Kenneth dan menyodorkan padanya sebuah catatan tentang kasus penyerangan pada keluarga Marc Larssen. Kenneth membaca catatan itu dengan teliti. Yuri memperhatikan mimik muka datar di hadapannya. Pelaku dikenal sebagai 'Psycho X', bukan nama asli, diperkirakan berusia 19-22 tahun. Identitas tak terungkap. Dikenal sebagai Psycho X karena selalu menjalankan aksinya dengan sadis. Motif penyerangan : pelaku mengidap schizophrenia¹, memilih korban secara acak. Korban terakhir adalah keluarga Marc Larssen.
9.99.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
Esterina Allen
:D :D :D Sumpah ih baru baca satu kalimat langsung baper. Abis ngajakin putus gitu. Trus aku langsung sedih deh. Oke, aku akan bertahan. ini baru satu bab ... masih ada beberapa bab lagi. awas kalo nggak happy ending, aku bakal nangis.
Buah_Kaktus
Aa, Neng ikhlas klo Aa nikah ma sahabat Neng. Mamah Aa pun lbh suka ma Desi karena suka ngirim2 masakan kan? Neng ikhlas Aa, Aa harus patuh ma orang tua... dadah Aa, mdh2n ada keajaiban selanjutnya.. apa kudu Neng kirim2 masakan juga le mamah Aa? 😁😁 Seru Thor, lajut kuy...
Baca Semua Ulasan
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Orang-orang?” “Benar, bagaiamana psikokamuginya?” “Warna beragam. Berbeda karena banyaknya orang.” “Pelangi?” “Hampir, sayangnya dicampuri satu warna hitam yang pekat.” “Bagaimana maksudnya itu? Psikokamugi memiliki warna? Apakah kamu ingin mengatakan, apa yang saya kagumi tadi adalah warna psikologi sendiri?”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
Psychofagos: Pemakan Jiwa

Psychofagos: Pemakan Jiwa

Namun, di saat itu, Vee yang telah membawa Fento ke pusat rehabilitas sedang melintas dan mendengar Fento yang terus menerus bergumam di dalam kamarnya. “Anak itu terus menerus bergumam tak jelas, bahkan psikiater terbaik kami belum juga membuahkan hasil,” kata salah seorang perawat yang lewat berdampingan dengan Vee. Malam saat itu, Vee dalam mode tengkoraknya. Vee bergegas membuka ruangan di mana Fento berada. Fento merasakan sesuatu, suatu kegelapan yang menyerupai Chofa karena iblis yang ada di dalam tubuh Vee.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH

TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH

"Bagaimana kabar anda selama ini? Apa anda baik-baik saja?" Mendengar orang itu bertanya padaku, aku langsung mengingatnya. Perempuan itu adalah Psikiater pribadiku yang disiapkan oleh ibuku. Dia sering meresepkanku obat anti-depresan dan obat tidur untuk gangguan bipolarku. Eh salah, Bipolar Lunaria. Sejak pemerkosaan itu, kejiwaan Lunaria terganggu. Dia sering mengalami mood swing yang cukup parah.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
Brondongku Psikopat

Brondongku Psikopat

Logikanya berteriak untuk melawan, tapi tubuhnya lumpuh oleh ketakutan. Bram menunjuk ke arah deretan foto di dalam ruangan remang-remang itu. "Kamu pasti mikir aku ini penguntit psikopat yang terobsesi sama kamu, kan? Kamu pikir aku dapet kontak kamu cuma karena kebetulan algoritma I*******m?" Bram terkekeh, suara tawanya terdengar hambar dan dingin. "Nggak ada yang kebetulan di dunia ini, Kiana."
418 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
Kembar Rahasia: Bolehkah Kami Memanggilmu Daddy?

Kembar Rahasia: Bolehkah Kami Memanggilmu Daddy?

Thana mengernyit kebingungan, apa Sergio sedang sakit parah? “M-mas….a-apa maksudnya? M-mas lagi sakit apa?” Sergio terkekeh pelan. “Aku tidak papa, hanya insomnia akut saja. Sudah ke psikolog rutin daridulu tetapi tidak ada peningkatan jadi harus selalu meminum obat ini sebelum tidur,” terangnya. Thana tidak pernah merasa selega ini sebelumnya, untung saja prasangkanya salah total. “Sebanyak itu yang harus dimunum, ya?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

"Apa maksudnya, Pak?" "Ketika seseorang mengalami trauma yang sangat berat, pikiran mereka bisa bereaksi dengan cara yang tidak normal. Mereka bisa mulai membuat koneksi yang tidak ada, melihat pola-pola di mana tidak ada pola. Ini disebut dengan trauma-induced psychosis," kata Pak Darto sambil menempatkan tangan di bahu Firman dengan gerakan yang terlihat sangat penuh perhatian.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Panggilan masuk dari nomor milik Kenzo, sahabat sekaligus tangan kanannya “Bos,” suara Kenzo terdengar tegang, “Saya ingin menginformasikan bahwa ada permintaan resmi dari lembaga psikologi untuk memeriksa kondisi mental Jessica.” Naren langsung berdiri. “Apa maksud mereka?” “Permintaan itu datang sebagai bagian dari evaluasi lanjutan, karena mereka menganggap jika saat ini Jessika sedang mengalami depresi berat dengan kasus yang dialaminya.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai psiko
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status