Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Alana merasa penasaran Alana membuka perlahan tali berwarna gold yang ada di kertas tersebut. Alana menemukan sebuah tulisan tangan yang sepertinya tidak asing Isi surat tersebut adalah deretan sajak Dari Alfa untuk Alana : Mentari datang atau senja yang pergi Bagiku hanya soal waktu Ya, waktu yang mengajariku semuanya Jatuh, bangkitm dan terhimpit Bahkan buai pilu yang seakan abu
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

Pembalasan - 7 Sumpah - Senja di sore itu Menemani kepergianmu Saat kau ucap kata Kau tak lagi bersamaku Perih yang ku rasa Mungkin takkan pernah kau duga Cinta yang dulu ada Kini telah kau bawa Cinta jangan tinggalkan aku Karena takkan pernah ada Cinta selain dirimu Jika kau tinggalkan aku Sanggupkah diriku menghapus Segala bayangmu oh kekasihku Ornito -- Segala bayangmu --------------- Matahari telah setinggi telat di atas kepala. Panas terik sangat menyengat, angin yang berhembus menerpa kulit terasa segar saat ini.
9.96.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
One Day In Your Life

One Day In Your Life

Ia hobi membaca kisah-kisah romantis, membayangkannya, mengkhayalkannya, lalu pikirannya akan terbang ke lamunan awan senja, ketika segala sesuatunya tampak seperti impian yang menjadi nyata. Seperti hari ini, ketika ia duduk di bawah jendela, membaca puisi karya Soe Hoek Gie sembari ditemani secangkir kopi. Angin meniup dedaunan kering di halaman, mendersikkan ranting-ranting Oak dan menggugurkan dedaunannya. Bebek-bebek tanpa tuan masih berkecipak di kolam tua. Sepasang tonggaret bercicit di dahan-dahan rendah. Langit kelabu, separuh hitam, separuh ungu, menandakan musim yang tak lama lagi akan berganti. Suhu turun menjadi lebih dingin.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
PASUTRI MAGANG

PASUTRI MAGANG

BAB, 28 🌻 Mentari senja merayap turun, mewarnai langit Jakarta dengan gradasi jingga, ungu, dan lembayung. Aroma laut bercampur dengan debu jalanan, menciptakan simfoni khas petang yang menyentuh relung jiwa. Di dalam mobil, keheningan bergelayut pekat, hanya di pecah oleh desah napas dan deru mesin yang membelah keramaian. Aylin dan Athar, dua insan yang terikat dalam pernikahan absurd, terperangkap dalam bisu yang sarat makna.
10975 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

Sebuah gemuruh halus terdengar, dan pintu gua mulai terbuka. Setelah beberapa jam menunggu di dalam gubuk, akhirnya senja tiba. Matahari perlahan mulai tenggelam di balik cakrawala, memberikan warna keemasan yang indah di langit. Mereka bertiga keluar dari gubuk, menuju pintu gua yang mulai terbuka perlahan-lahan dengan gemuruh halus.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

--- Saat senja turun perlahan, langit berubah warna bukan karena matahari terbenam, tapi karena dunia sedang menyimpan kata-kata terakhirnya sebelum tidur. Di Teman Sunyi, cahaya dari batu-batu yang dulunya tak berarti mulai berdenyut perlahan. Tak bersinar terang. Tak menyilaukan. Tapi cukup untuk menuntun langkah mereka yang tersesat karena diam. Rhia duduk bersama tiga makhluk kecil yang tak pernah mengucap satu kata pun sejak tiba. Hari ini, satu dari mereka membuka suara.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Tiga Belas Bulan Bersama

Tiga Belas Bulan Bersama

Matanya menatap langit senja yang mulai berubah keungu-unguan, begitu indah, seakan melukiskan perasaan yang tidak bisa dia ungkapkan. “Cantik sekali ...” gumamnya lirih. Haikal ikut mendongak, lalu berkata pelan, “Senja selalu mengingatkan bahwa semua hal ada akhirnya, bahkan keindahan.” Sania tertegun mendengar kalimat itu. Ada nada getir yang samar dalam suaranya. Apa mungkin ... dia menyimpan luka yang tidak pernah ditunjukkan pada siapa pun? Untuk sesaat, Sania ingin bertanya lebih jauh. Namun bibirnya kelu. Dia hanya bisa menunduk, memeluk lengannya sendiri untuk menghangatkan tubuh dari terpaan angin sore.
583 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Arjuna membacakan empat atau lima puisi karya Saleha dalam satu tarikan napas. "Angin musim semi datang dari timur dan berlalu dengan cepat, meninggalkan riak-riak samar dalam anggur mangkuk emas. Bunga-bunga berguguran, serpihan demi serpihan, berjuta-juta bersama." Pria tua yang ada di dalam kereta dan pelayan yang mengemudikan kereta di luar menggumamkan puisi Saleha. "'Di sini kita berpisah, kawan, sekali untuk selamanya. Kau pergi sejauh sepuluh ribu mil, hanyut.' Bagus, bagus! Nak, puisimu benar-benar bagus."
9.3428.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.3K kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status