Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

Akhirnya, cairan bening yang lama terbendung pun terjatuh juga, membanjiri pipi tirus itu. "Senja, itu berharga. Dia sempurna, karena ada Langit yang selalu menjadi tempatnya bermuara. Senja, itu indah saat warna Langit membaur bersama warna jingga yang merona. Senja dan Langit, akan terus bersatu meski badai dan hujan menghapus warna Senja dan Langit, hanya dalam satu waktu." "Senja, sayang sama Langit." Foto dalam pigura, didekap hangat oleh Senja.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Puisi ini Ten wiersz jest Garis surya di dinding Żyłką słoneczną na ścianie Seperti semua fotografi musim semi Jak fotografia wszystkich wiosen Aku akan membawakanmu beberapa nyanyian hujan Kantyczki deszczu wam przyniosę Nada musik pudar di lonceng langit Wyblakłe nutki w nieba dzwon Seperti menghirup angin muda Jak młodym wiatrem oddychanie
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Di suatu senja, di musim yang lalu Ketika itu hujan rintik Terpukau aku menatap wajahmu Di remang cahaya sinar pelangi Lalu engkau tersenyum, ku menyesali diri Tak tahu apakah arti senyummu (Widuri – Bob Tutupoly)
10819.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.4K kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
Amoy82
Dari semua novel yg kubaca di platform ini, karya ini adalah karya terbaik. Mulai dari judul yg memberikan makna lain. sampai isi. Jangan tanya soal tata bahasa, begitu rapi dan memerhatikan rima. Deskripsi suasana yang begitu rinci, membuat pembaca khususnya saya, menikmati dan merasa berada disana
q_ya
dulu pertama liat judul nya ga begitu tertarik, tapi setelah bingung baca karya njus yang mana lagi akhirnya aku bacalah..dan ternyata malah jatuh cinta yang kedua ... setelah yang pertama sama pak Roy..... tapi bukan berarti saya ga suka tokoh lain ka jus.. semuanya saya suka tp fav Om Roy&mas wir
Baca Semua Ulasan
Ayah Untuk Danish

Ayah Untuk Danish

Berlomba-lomba dengan hujan, siapa yang lebih dulu menyapa bumi. Setelah melaksanakan solat malam, Senja berdiri di samping jendela kecil dengan gorden yang sedikit tersibak. Betah berlama-lama di sana. Seolah sengaja membiarkan hujan menghapus jejak masa lalu, seperti beberapa sampah plastik yang terbawa aliran air.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

Dan yang tersisa dari kita hanyalah bahagia serta amin dari orang-orang yang turut mendoakan cinta kita. Sayang sekali itu hanya karya tulisan tangan di selembar kertas putih. Yang awalnya kosong kini telah bercampur dengan tinta hitam. Melukiskan suasana hati sang penulis; Alara Senja. Di mana netra hitamnya memandangi awan sore yang kelabu. Berarak mengikuti angin di sertai lukisan orange sebagai latar.
7.79.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Gak popo, Lif. Lain kali ketemu lagi." "Nggih.." *** Neng Lia Secercah impian kian mengena. Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Biduk Cinta Senja

Biduk Cinta Senja

ucap Langit sambil menatap tajam ke arah Barman dan Niken. Kedua bola mata Barman dan Niken membulat sempurna, saat mendengar apa yang di katakan Langit. Ingatan membawa mereka ke masa lalu yang menyakitkan untuk Senja. "Ka--kamu. Kamu, Senja." ucap Barman dengan gugup. "Tepat sekali. Dia Senja. Gadis kecil malang yang telah kau hancurkan hidupnya," ucap Langit semakin kesal.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Senja Pertama

Senja Pertama

Itulah keinginan pertama Nana saat ia bisa melihat lagi, melihat senja pertama dengan orang yang dia cintai. Matahari dipucuk peraduan. Sinar jingga menyapu seluruh pantai dan laut di depan Nana dan Sendanu. Pantulan bayangan yang terbentuk di air semakin membuat indah senja sore itu. Kebahagiaan Nana telah kembali bersama dengan senja pertama yang datang lagi dalam hidupnya.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

Kebahagiaan sederhana segera terpancar bersaksi bisu lembaran kardus yang lusuh bermandikan rinai hujan kemarin. Setelah membeli lima bungkus nasi, Ovan dan Agus pun langsung kembali pulang. Laju dituntun dengan semangat yang membara. Senja itu merangkak, menjejakkan keindahan dalam kitab langit nan terbentang kebiruan lautnya. Ada emas di ufuk Barat. Sunset telah menguap lebar, sebentar lagi bintang akan meminang malam. Lengkung janur rembulan pun akan bersiul di lembaran waktu. Gelap, akan menguasai jagad. Namun rengkuhan senyum anak jalanan tetap mengembang, walau hanya saat senja berkedip.
9.97.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status