Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

(Kendrik). Rebel mind voice: Yaelah, nggak boleh istirahat. Emangnya robot? Nggak digaji pula. Lebih parah, bahkan kamu itu nggak ada. Kamu cuma suara sisi jahat yang kadang grecokin aku kalau lagi mikir. (Kendrik). Bersambung ... Jogja, 13 Januari 2022 *** Disclaimer: Penyebutan asas democrazy di NEGARA INI. (negara ini refers to negara yang tidak pernah disebutkan namanya).
104.9K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

"Terlalu gombal. Rudra pasti akan muntah mendengarnya." Ia mengganti buku lain, sebuah puisi bertema perjuangan berjudul "Derap Ksatria Mahipura" "Darah menetes di ujung pedang, demi nusa kita menerjang! "Bagus, tapi tidak cocok dengan musik Wina. Ini lebih cocok diiringi genderang perang," keluh Isvara. Karena belum ada yang cocok, Isvara membaca buku berikutnya.
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 558 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.6K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

tanya Luci Semuanya terdiam, mereka memikirkan nama yang cocok sebagai kota mereka dan membuat kota itu lebih baik dari pada yang sebelumnya. “Aku memiliki usul, bagaimana jika Uhuru. Uhuru berarti kebebasan. Kebebasan dimana semua orang bisa berpendapat dan mengemukakan suaranya. Mereka juga bebas untuk memilih kehidupan yang ingin mereka jalani. Dengan peraturan yang sudah di tetapkan dan tidak memberatkan mereka” ususl Rea “Uhuru? Nama yang cukup bagus. Aku baru mendengar kata itu” semuanya pun setuju
102.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
Desire In Love

Desire In Love

"Iya sih Dad. Aku hapal loh Pancasila dan lagu Hari Merdeka dan Husein Mutahar penciptanya, mau aku nyanyiin Dad?" "Ayo coba sebutkan Pancasila." "Gampang itu Dad." "Pancasila 1. Ketuhanan yang Maha Esa, 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." Sean berkata dengan lantang.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

“Ya itu karena mereka berjiwa muda, Sar. Belum bisa mengontrol emosi. Harusnya mereka tidak seperti itu yang bisa merusak niat baik. Apapun perjuangannya kalau melalui jalan tidak tepat itu tidak akan berbuah manis.” Dia bercerita sambil menonton berita. Katanya. dulu setiap aksi ada penanggung jawab yang dibagi perkorlap untuk menghindari profokator. Tidak hanya itu, mereka juga menyediakan konsumsi sendiri, tim kesehatan-KSR- dan memastikan ketertiban supaya tidak menyisakan sampah menggunung, apalagi ricuh. Suamiku menghela napas. “Demokrasi itu memberi ruang untuk berpendapat, bukan memaksakan kehendak dengan tidak mengindahkan pendapat lainnya. Semoga kedepannya menjadi lebih baik.”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
Demi Statusmu (bahasa Indonesia)

Demi Statusmu (bahasa Indonesia)

Cemburu ya. A : {sedikit} Z : {aku tetap pilih kamu kok. I love you...} A : {I love you too} Melihat Za senyum-senyum sendiri, muncul ide jahil Herland terhadap gadis itu. “Sayang banget, cantik-cantik sedikit nggak waras.” Ujar Herland pelan dengan tetap fokus pada jalanan. “Biarin! Aku nggak waras, juga kamu nggak rugi kok. Lagi pula baru tadi pagi kamu bilang aku nggak cantik, kenapa sekarang berubah?”
105.7K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

tanya Dirja. Saat ini, Kemal berdiri seraya berkata, "Apakah Dirja memiliki niat jahat atau nggak, mohon biarkan Yang Mulia yang menilainya. Tapi, kalian semua sudah melihat puisi 'Pantang Menyerah' yang dibuat oleh Tuan Wahyudi, 'kan? Bagaimana bisa kita membiarkan orang yang benar-benar mencintai negara seperti dia, terjebak dalam intrik orang licik?"
96.1M viewsCompletedAdded to Library 135.0K Times as puisi demokrasi
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Read All Reviews
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

"Ini bukan hanya tentang menggulingkan kekuasaan yang korup, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang sadar haknya dan mampu berpartisipasi aktif dalam demokrasi." Keira, yang selama ini menjadi simbol kekuatan hati dan kepekaan, berdiri dan melangkah maju. Suaranya lembut namun penuh keyakinan mengisi ruangan. "Aku pernah merasa terjebak dalam bayang-bayang masa lalu, merasa tak berdaya dan kecil." "Namun, melalui setiap detik perjuangan, aku menemukan bahwa setiap luka membawa pelajaran dan setiap kegagalan menjadi batu loncatan untuk bangkit."
104.0K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as puisi demokrasi
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status