Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FREL.

FREL.

"Eh? Iya, ya? Bentar, bentar. Gue ganti lagi." Ya, iyalah, namanya Kak Kevan bukan Dik Narti. Itu kan puisi karya W.S Rendra. Kenapa juga nggak gue ubah dulu namanya. kalau gini kan, ketahuan banget gue lagi menghafal. Bego! Shit! Kenapa mendadak lupa lagi, sih. Aku berkonsentrasi penuh, memusatkan pikiran pada puisi yang cocok untuk kujadikan acara penembakan.
9.426.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi lentera pendidikan
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Yunia Rina
iih.. gemes aku sama novel romantis gini.. sukaa.. jalan ceritanya seru. Mengingatkanku masa2 SMA. Pernah kesandung cinta segitiga juga hahaha.. Novelnya bagus nih kalo dibikin filmnya. Masih ditunggu yaa thor novel FREL season 2 (:
Baca Semua Ulasan
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kapan? Baiklah, sekarang aku ingat. Sudah lama sekali. Aku pernah membuat puisi ketika kelas 1 SMP dahulu. Banyak tahun yang lalu ternyata. Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
Algoritma Bonanza

Algoritma Bonanza

Sejak hari di mana Lema dan timnya berdiskusi di kantin, ritme kerja mereka mulai terbentuk dengan sendirinya. Luhung sibuk menyusun latar belakang penelitian. Gendhis tenggelam dalam kumpulan jurnal mengenai PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia), Teori Instruksional Lokal, dan Hipotesis Lintasan Belajar. Layar laptopnya penuh dengan tab yang membahas teori. Sedangkan Mirah berkutat dengan format analisis hasil belajar dan instrumen observasi yang akan diujikan ke peserta didik saat berkunjung ke Kalpasastra.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
SALAH DIDIKAN : TERJERAT LEMBAH KELAM

SALAH DIDIKAN : TERJERAT LEMBAH KELAM

Baru sampai di ruang tamu, berbagai macam pecahan piring cantik dan kendi koleksi Mama Lisda bertebaran di lantai. Pasangan suami istri itu segera menghentikan pertengkaran mereka. Namun keduanya menatap tajam ke arah Jihan. "Dari mana kamu! Kok baru pulang sekarang?" hardik Tuan Raksa penuh amarah. Waktu memang telah menunjukkan pukul enam sore. "Aku baru pulang les, Pa." jawabnya santai. "Memangnya kamu les apaan? Bukannya Mama sudah tidak membiayai les mu?" selidik Tuan Raksa.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Baik dari berperilaku cara berpikir semuanya benar-benar hasil ajaran yang melekat dari temanya. “Kami berempat hanya sekedar pengelana tanpa arah, namun penderitaan rakyat dari semua negara membuat hati kami tergerak untuk menyudahi peperangan yang tidak kunjung usai. Dengan menyempurnakan semua kemampuan seni bela diri yang kami punya serta melatih diri beberapa tahun, ditambah kami mendapatkan tambahan dukungan dari jendral yang mampu membuat prajurit dari rakyat yang memiliki loaylitas tinggi untuk membantu kami.”
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Di pagi yang semakin cerah, Keira memutuskan untuk menulis sebuah puisi—kata-kata yang mengalir dari dalam hatinya, mencurahkan segala perasaan dan harapan. Ia menuliskan tentang malam-malam yang penuh keraguan, tentang cinta yang menantang segala rintangan, dan tentang janji yang terpatri dalam cincin di jarinya. Adrian membaca puisi itu dengan saksama, matanya lembab karena terharu. “Kata-katamu begitu indah, Keira. Mereka bercerita tentang keberanianmu dan tentang harapan yang kau miliki. Aku ingin selalu menjadi bagian dari setiap baitnya.”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

Ia ingin menunjukkan bahwa pesantren ini layak mendapat perhatian sebagai lembaga pendidikan modern. Di jalan menuju pesantren, Liam mengatur napasnya. Bayangan bertemu dengan Keya jauh lebih membuatnya deg degan daripada acara itu sendiri.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Layar di depan ruangan menyala, menampilkan sebuah lukisan tinta hitam-putih bergaya klasik. "Lukisan ini berjudul 'Renungan di Musim Gugur'. Sang pelukis terinspirasi dari bait puisi karya Edward yang berbunyi: 'Pohon tua, ranting kering, gagak senja, rumah kecil di tepi jembatan, aliran air mengalun. Kuda berderap di jalan tua diterpa angin barat, matahari terbenam, dan hati yang merana di tanah perantauan.'" "Yang menarik, pelukisnya tidak menuliskan nama di lukisan ini. Bagaimana kalau kita coba tebak, siapa kira-kira penciptanya?"
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42.7K kali sebagai puisi lentera pendidikan
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Kenapa Ginos merebutnya lagi? Susan merasa seperti ada batu berat yang menekan hatinya. Dia berjongkok untuk menyeka air mata Julian dan menelepon Ginos. Tidak ada yang menjawab setelah menelepon lima kali berturut-turut, tetapi Wenny memperbarui postingan lagi. [Selamat untuk putri kesayanganku, Nana, yang menjadi satu-satunya murid guru Joses. Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget!]
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
Pendidikan Rasa Sakit dan Nikmat

Pendidikan Rasa Sakit dan Nikmat

Saat aku sedang bimbang bagaimana cara mengirim pesan kepada Ben, tiba-tiba Ben mengirim pesan kepadaku. [Malam ini tunggu aku di gudang tua di belakang bukit kampus. Tugas yang sebelumnya belum kamu selesaikan, malam ini aku akan memberimu hukuman!] [Ingat, videomu masih ada di tanganku!] Gudang tua di belakang bukit itu nyaris tidak pernah dikunjungi siapa pun. Sepertinya pria ini benar-benar sangat mengenal seluk-beluk kampus kami!
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai puisi lentera pendidikan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status