Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.8K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

Pusaran rasa putus asa menyelubungi paru-parunya, menenggelamkan, mencekik, menghapus seluruh harapan. Jeritan tercekik menembus kegelapan mencekam, membuatnya terjaga. Ia bangkit dan melompat dari ranjang, kakinya mendarat dengan lembut dan tanpa suara. Ia membungkuk, nafas terengah-engah saat matanya yang liar menelusuri ruangan yang remang remang. Ancaman itu---menghampiri. Kelam dan menakutkan, mengandung bau busuk kekalahan saat menempel, lalu mengorek dalam, menembus kewarasan yang telah diperjuangkannya dengan susah payah. Benak serta jiwanya menggapai kesadaran dan akal sehat. Sisa-sisa ketakutan sedingin es masih memompa darahnya. Ia menegakkan tubuh bagai anak panah yang siap dilep
2.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

“Mereka tak pernah benar-benar pergi. Dunia ini adalah napas mereka.” Lira duduk di sampingnya, menatap horizon yang diselimuti sinar keemasan. “Kau tahu, anak-anak di Akademi Lumen sekarang belajar tentang Eterna bukan sebagai sistem, tapi sebagai kesadaran bumi. Mereka menganggapmu legenda.” Rafa terkekeh pelan. “Legends are stories people tell so they don’t forget what’s real.” Ia memandang ke langit, tempat aurora lembut masih menari setiap malam. “Yang nyata adalah cinta. Semua yang lain hanyalah bentuknya.”
1.1K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Lembaran senja menjadi sembilu Sejuta sajak bukan indah terlalu Melainkan pelangi yang tersembunyi benalu Menjadi saksi Sang Maha Tahu Wahai kau, Senja yang mengikat waktu Melepas sembilu menjadi lalu Kemudian hening di fajar yang baru Menanti pelangi berbaju baru. Pagi ini semua tak tampak biasa, banyak murid yang berdiri di depan majalah dinding. Dalam hitungan menit setelah sampai di sekolah, aku bisa mendengar rumor bahwa ada puisi bagus di rubrik mading. Pundakku terasa terangkat, aku bisa merasakan atmosfer teman-teman lainnya yang mungkin saja menyukai puisi yang kutulis kemarin itu. Aku dan Ani, ikut pergi untuk melihat mading, anak-anak kelas sebelah dan kakak kelas juga ikut menger
102.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

Lentera selalu mengingatkannya pada dua hal: terang yang bisa diandalkan, dan tangan yang menyalakannya. Ia tidak ingat kapan pertama kali menyadari bahwa menunggu orang lain menyalakan terang adalah bentuk penyerahan diri yang paling halus. Sejak itu, ia belajar menyalakan lentera-lenteranya sendiri—pengetahuan kecil, ketenangan yang dilatih, dan jarak yang dijaga.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Lama berselancar, setelah ketemu langsung ditunjukkan pada beberapa pria di sekitar. “Ini namanya manometer, di sebelahnya ada speedometer.” Ucapan Deryn yang rumit dan sulit dimengerti membuat mereka semua melongo. Bahkan ada yang mengorek telinga, berharap suaminya mengulang. “Mano—mano apa?” tanya Sia, kemudian menatap Nino. Sedang Nino hanya mengedikan bahu. “Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Eline mengangguk, “Di sini, di Leiden, kami percaya bahwa setiap naskah adalah pelajaran yang hidup. Dan setiap huruf memiliki cerita, seperti halnya setiap daun di Buton.” Pagi itu, saat bising kota belum sepenuhnya tergantikan oleh bisikan buku, Lintang ditemani oleh Eline dan beberapa mahasiswa dari berbagai negara. Mereka duduk di sebuah ruang kelas yang dipenuhi cahaya alami, di mana Lintang mempresentasikan gagasan-gagasannya tentang Madrasah Langit—sebuah visi pendidikan yang menggabungkan kebijaksanaan tradisional dengan teknologi modern. Kata-katanya mengalir bak melodi lembut, membawa pendengarnya menyelami arti mendalam dari "tanah yang merawat" dan "langit yang memeluk."
3.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Hanya kehangatan tubuh, kejujuran hati, dan doa yang terucap dalam bisikan lirih. Malam itu bukan malam penebusan dosa, bukan pula malam penyerahan tubuh semata. Itu adalah malam pengikatan jiwa, saat Ratri akhirnya berani percaya bahwa dirinya berharga, bahwa cinta bisa tumbuh bahkan dari reruntuhan hidup yang kelam.
722 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

"Apa Anda mau dateng ke acara wisuda? Acaranya diselenggarakan hari Selasa. Sedangkan hari Senin Anda ada janji dengan keluarga Gerung di kota Aston." Leroy ingat dengan janjinya. Dia berpikir sejenak. "Aku emang selalu tertarik dengan bidang pendidikan. Karena pendidikan terbaik akan melahirkan penerus yang cerdas dan beradab." Leroy berkata dengan antusias tinggi. Dia membakar rokok. Brak! Pintu utama terbuka dengan paksa. Leroy mengembuskan asap rokok sambil melihat sosok Finn yang angkuh berdiri di ambang pintu.
9.533.3K viewsCompletedAdded to Library 731 Times as puisi lentera pendidikan
Show Reviews (25)
Read
+Library
Zoya Dmitrovka
Welcome, Zoyaliciouz! Welcome to my 4th book on GoodNovel Indonesia! Seperti biasa, world building buku ini buatan sendiri. Karena memang basic-nya Zoya penulis fantasy. Ada dua buku pertama Zoya menggunakan dunia nyata. Klik saja profile Zoya! Btw, thank you for reading :⁠^⁠)
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Read All Reviews
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Amuk iblis di tempat tak dikenali, kan ku tahan sepenuh hati, Semua demi bertemu kamu lagi, Wahai istriku, Janganlah berhenti berdoa dan berharap, jadikan malam sebagai waktu meminta-minta, Kepada yang maha kuasa, pencipta semesta alam, Jadikan aku kuat dengan doa-doamu, dan keberanianku, Semoga kita bertemu lagi, istriku yang cantik, Maafkan segala kesalahan kakanda, Semoga kita ditakdirkan bertemu lagi di seberang lautan sana. Erik tidak tahu definisi kata-kata manis, puisi buatannya tidak mengandung kata-kata manis yang membuat Linda senang, tetapi berisi makna pahit tentang perang dan perpisahan. Puisi yang cukup untuk merobek hati seorang istri yang ditinggal suaminya ke medan perang da
102.7K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as puisi lentera pendidikan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status