Antidote
“Aku minta maaf karena tidak menyadari perasaanku padamu. Aku minta maaf dengan segala ucapan dan kelakuanku padamu selama ini. Aku sadar, aku telah menyia-nyiakan cinta yang selalu ada untukku. Aku selalu sibuk mencari cinta, tanpa aku sadari yang terbaik ada di sampingku. Kamu selalu ada untukku, tidak pernah lelah denganku. Terima kasih banyak, Anna.”
Anna diam-diam mencubit pahanya sendiri, meyakinkan diri bahwa ini bukan mimpi. Anna meringis ketika merasakan sakit karena cubitannya sendiri. “Kak Victor, tidak perlu minta maaf. Aku tulus melakukannya.” Ucap Anna tulus.
“I know. Ketulusanmu telah menyadarkanku. Dan aku.. aku ingin kamu menjadi pacarku. Kamu mau kan, Na?”
Hot Chapters