Wanita Masa Depan CEO Muda
Hati terbisu, merindu yang tiada
Rindu itu bagai bunga yang layu
Di taman hati yang sepi dan sunyi
Kucoba menyusun kata-kata indah
Namun tetap saja, rindu tak terucap
Seiring waktu berlalu tanpa henti
Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa
Oh, ribuan pagi yang menyelinap
Seperti embun pagi yang merindu matahari
(Puisi karya Swonos)
Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
الفصول الرائجة