Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Dia menoleh, dan di sana berdiri Gilang, mahasiswa tingkat dua yang wajahnya memerah malu. Gilang menggaruk-garuk kepala seperti kehilangan kata-kata. “Aku… mau bilang…” katanya terbata. “Kakak ramah banget sama anak kecil. Gemes. Kakak tipe istri idaman sih…” Akira terdiam, alisnya terangkat, ingin tertawa tapi menahannya. "Kok tiba-tiba ada genre baru?" pikirnya. Gilang menunduk, suaranya hampir berbisik, “Jadi… boleh aku minta kontak Kakak?”
997 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
AKU ATAU KEKASIH (GELAPMU)

AKU ATAU KEKASIH (GELAPMU)

mendengar itu Erika langsung terkejut dan berubah air mukanya. "Kenapa nggak suka?" Lanjut Laila. "Ah, enggak silakan aja kalau kamu mau." Erika masih menahan diri dan tersenyum kalem. "Nggak usah pura-pura baik padahal aslinya Kau adalah ular yang berbisa," cela anakku. "Kamu dari gara-gara ya," desis Erika mencengkeram tinju. "Memang ...."
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Insting membunuh mereka menguap tak bersisa dari dalam jiwa, digantikan oleh perasaan tak berdaya, bersalah, dan ketakutan yang murni—persis seperti anak kecil yang ketahuan mencuri permen dari toples ibunya. "Tamu yang tidak sopan, masuk tanpa ketuk pintu, lewat jendela, dan membawa benda-benda tajam yang berbahaya," suara Raka merendah, memancarkan otoritas mutlak yang membuat udara terasa berat. "Kalian tahu apa hukuman untuk anak nakal yang keluyuran larut malam mengganggu jam tidur orang lain?"
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

“Aman? Aku selalu membuatmu jantungan setiap hari. Aku membuatmu menangis dan ketakutan di dapur kemarin. Kau menyebut itu aman?” Ivony terkekeh pelan, tawa yang terdengar tulus tanpa beban. “Setidaknya kau membuatku jantungan karena kelakuan nakalmu, bukan karena ancaman pembunuhan dari orang asing di jalanan. Ada perbedaan besar di sana, Uncle.” Gadis itu meletakkan mangkuk yang kini sudah kosong ke atas nampan. Ia memberikan gelas air putih pada Damian, yang langsung diteguk hingga habis.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
Sang Kakak Buat Aku Tergila

Sang Kakak Buat Aku Tergila

Terlalu singkat "Kamu terlihat sempurna," ucap Arjuna spontan. "Kakak juga. Sedikit to much but it'is oke. I like it." Arjuna berdehem sekali. Di puji oleh istri sendiri rasanya sungguh berbeda. Hati Arjuna di penuhi kupu-kupu saat ini. "Gugup?" Arjuna mengalihkan topik. "Sure. Aku gak bisa bohong kan."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

tanya Arka dengan rasa penasaran Arka membukanya dan melihat apa isi kotak tersebut “Puisi?” Arka semakin penasaran Kemudian, Arka mengambil kertas yang bertuliskan puisi tersebut dan membacanya di atas kasur dengan membanting tubuhnya ke atas kasar empuk “Dari siapa ya puisi ini?” tanya Arka Arka membuka kertas tersebut X Iblis Kejam X Bolehkah aku bertanya?
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
Ellipsis

Ellipsis

Menyeruak kasar semua duka Tak ada lagi senyum tersisa Dan Ketika aku membuka mata Aku tersadar dari mimpi segala durja Menyatu padu semua dilema Merobek tudung segala rasa Tak ada hal lain yang kurasakan Selain sesal teramat dalam Tak mungkin aku meneruskan perjalanan Dengan mata separuh terpejam Aku berjalan memutar haluan Coba perbaiki cela yang tertinggal di belakang Kuketuk setiap pintu rumah mereka Namun, tak ada satupun yang dibuka Dari dalam rumah mereka berkata; Kopi sudah menjadi jelaga… Aku menundukkan pandangan dan memijat pangkal hidungku begitu Ashika selesai membaca puisiku. Aku hanya bisa menahan tawa dan malu melihat tingkahnya. Entah kenapa ia berpikiran untuk mencetak tuli
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Tampaklah halaman obrolan kami. "Kakak, aku salah. Aku bersedia mengakui kesalahanku. Kumohon, keluarkan aku. Aku nggak bisa bernapas." "Kakak, keluarkan aku. Aku bisa mati, aku sesak napas." "Kakak ...." Semua pesan tak terkirim itu membuat penglihatan Joseph menghitam. Dia terduduk di lantai.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
Talak Aku, Mas!

Talak Aku, Mas!

aku tidak tahu itu arah manusia atau hewan yang pasti ini membuat aku terkejut. Aku memeluk Najma, aku tahu dia pasti terkejut dan ketakutan. aku menyesal sudah menyuruh Najma yang membuka paket misterius ini. "Ma, itu apa? kenapa ada foto mamanya, kenapa penuh darah. Najma takut , Ma." tutur Najma. kuusap kepala Najma , berusaha untuk menenangkannya. "Tidak apa-apa. itu hanya kerjaan orang iseng sayang,"
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
ANAKKU PULANG SEPERTI PEMBANTU

ANAKKU PULANG SEPERTI PEMBANTU

ANAKKU PULANG SEPERTI PEMBANTU Part 3 Terburu-buru Seperti Ketakutan “Kamu sudah besar dan bisa menentukan pilihan hidup dengan langkah apa yang kamu tempuh. Jika kehidupan itu tak baik dan kamu tersiksa, jangan takut melawan dan keluar dari belenggu itu. Jika bukan kamu yang bertindak, orang lain tak akan bisa membantu. Jangan sia-siakan hidup dalam kesengsaraan. Kamu masih muda dan berhak cari kebahagiaan lain, Nak.”
8.463.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi ngakak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status