Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

tiba-tiba Matt membuka mulutnya, lalu menghembuskan lingkaran asap dari bibirnya yang tebal. "Hah?" aku terkejut. “Tin?” “Onok uwit tin opo uwit ara sing tukul nang kene,” Mr. P menjawab pertanyaanku sambil menunjuk ke arah selebaran. "Biasane, wong Indonesua nyebut uwit beringin.” (Ada pohon tin atau pohon ara yang tumbuh di sini. Biasanya, orang Indonesia menyebutnya sebagai pohon beringin).
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Goyangan Pohon Beringin

Goyangan Pohon Beringin

ucap Wandi tertahan. “Apa-an? Di mana? Di bawah pohon beringin tadi? Kagak tuh, emang lu ngerasain apa? Jangan ngadi-ngadi lu Brow,” ucap Adrian sambil menerima teh manis yang baru di berikan pemilik warung. “Ngadi-ngadi gimana? Gue hanya pernah dengar kalau setiap pohon besar itu selalu ada penunggunya, bukan bercanda.” “Nah, emang ada kan? Tadi itu Kakek yang ngusir kita dari sana. Lu sadar nggak? Mukanya kayak hitam gitu seperti kebakar.”
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Lie In Love (Dusta Dalam Cinta)

Lie In Love (Dusta Dalam Cinta)

Meskipun ia berjalan sendirian, ia tetap menikmati perjalanannya itu. Pohon Kiara Payung merupakan jenis pohon peneduh yang banyak dijumpai di pinggir jalan. Pohon ini cukup kokoh menahan terpaan angin kencang, bahkan daunnya mempunyai fungsi pengobatan berbagai macam penyakit. Entah apa korelasinya dengan nama Kia, yang jelas bisa jadi sang ibunda berharap putrinya kelak bisa menahan semua ujian hidup dan bisa berguna bagi orang lain.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Gadis Bisu

Terjerat Cinta Gadis Bisu

Hening. Sepi dan sunyi, lalu aku bangkit dari dudukku dan berjalan menuju ke pohon bambu yang tumbuh di dekat posisi duduku. Kupetik satu Daun nya yang masih sangat muda dan membawanya pada wanita itu. "Lihatlah daun ini. Ibarat makhluk dia masih sangat muda belia. Apa kau tahu apa yang terjadi pada daun itu jika kekurangan air?"
791 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Setiap cabang pohon itu menjulur hingga ke langit, setiap akarnya menembus kedalaman bumi. Dari daun-daunnya, menetes tetesan air suci, jatuh ke tanah yang baru diciptakan, menjadi sungai-sungai spiritual baru. Di pucuk tertinggi pohon itu, bunga mekar, memancarkan sinar putih keperakan ke seluruh langit. He Sura menatapnya dalam diam. Suara lembut menggema di seluruh dunia — suara He Xiao’er, namun kini bergema dari segala arah.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Tak ada angin, tak ada hujan, pohon pun bergoyang. "Aku yakin, kalian bukan pohon yang sama, tetapi kalian pohon yang mempunyai hubungan erat. Aku selalu merasa aman jika berdekatan dengan kalian. Terimakasih Oma pohon," ucap Ami berbicara pada pohon apel Bu Farida. Puk Puk Puk
9.9169.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 646 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

ledek Siti sambil ngeluarin hp-nya dia. "Kagak, Woi!! Bantuin gue turun nih. Dikit lagi istirahat!" "Laah, bisa naik gak bisa turun?" "Gue naiknya pakai perantara pohon" tunjuk gue ke pohon jambu yang ada di depan pagar SMA CAHAR. "Terus gue harus jadi pohon gitu? Emang gue Harry Potter?" Gue elus dada gue perlahan, berusaha maklum sama otaknya Siti yang emang rada lemot.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Tapi ia tahu, mulai dari titik ini, tidak akan ada jalan kembali. Petualangannya belum usai. Itu baru mulai. Pohon itu tidak bisa disebut sebagai pohon dalam pengertian biasa. Batangnya terbuat dari kalimat-kalimat yang bergerak, menggulung dan mengurai sendiri seperti pita-pita hidup. Setiap cabangnya berisi kutipan, kenangan, bahkan potongan mimpi yang tak pernah ia sadari sebagai miliknya.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
SELUMBARI

SELUMBARI

Satu-satunya hal yang bisa aku nikmati di tengah kegelapan yang sunyi. “Ada apa lagi?” Suara itu memecah keheningan. Aku mencoba mengurai kegelapan satu-persatu, mencoba mencari rahasia yang tersembunyi. Perlahan muncul bayangan di balik hujan. Aku menajamkan mata. Tampak siluet sesuatu yang besar dan tinggi. Ah, aku tahu itu apa. “Pohon.” Sebentar, tidak hanya satu pohon. Tiba-tiba muncul banyak siluet yang mirip. “Ada banyak pohon.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status